• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Bambang Bela Gubernur Kaltim

Ditulis Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan Periode 20211-2021

Suriadi Said by Suriadi Said
20 April 2026 | 07:52
Reading Time: 4 mins read
0
Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim Bambang Bela Gubernur Kaltim Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan Periode 20211-2021 (Dok Pranala,co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

AGUS, warga Telok Lerong bilang, kalau yang ngomong Sudarno dia mafhum saja. Tapi dia jadi heran dan hampir tak percaya karena ucapan itu keluar dari mulut Bambang Widjojanto (BW). Pegiat antikorupsi dan mantan Wakil Ketua KPK ini sekarang duduk sebagai anggota Dewan Penasihat Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kaltim dengan upah dari APBD sebesar Rp45 juta per bulan.

Ucapan Bambang yang mengherankan itu berkaitan dengan rencana aksi demo 21 April yang dilakukan berbagai komponen masyarakat kepada Gubernur Haji Rudy Mas’ud (HARUM). Bambang memastikan mobilisasi massa yang dilaksanakan itu memang secara sengaja dikemas seola-olah aspirasi dari suara rakyat, padahal tidak.

PILIHAN REDAKSI

80 Tahun Mengabdi, Gubernur Rudy Mas'ud Puji Peran Humanis Polda Kaltim Jaga Stabilitas

80 Tahun Mengabdi, Gubernur Rudy Mas’ud Puji Peran Humanis Polda Kaltim Jaga Stabilitas

1 Juli 2026 | 16:44
Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas'ud

Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas’ud

1 Juli 2026 | 00:21

Dia menyebut itu residu politik dari kontestasi 2024 yang belum selesai. Itu sebabnya dimunculkan isu-isu yang berkaitan dengan anggaran hingga fasilitas pejabat publik yang dijadikan tema untuk diangkat terus menerus oleh kelompok-kelompok yang secara sengaja ingin melakukan keonaran.

“Ini semua pola klasik ketika kalah di bilik suara maka pertarungan dipindahkan ke jalanan. Kebijakan dikritik tanpa henti tanpa melihat apa sesungguhnya yang secara substansif sedang terjadi, itu sebabnya masyarakat harus kritis siapa yang sesungguhnya diuntungkan dalam proses ini,” kata Bambang lagi.

Agus mempertanyakan apakah Bambang yang dikenal sebagai pejuang antikorupsi itu sudah berubah. Justru komentarnya itu yang dianggap klasik. Kalau ada seorang pejabat dikritisi lalu dituding ada lawannya yang tidak senang. Padahal sang pejabat sendiri yang berbuat ulah, yang menyakiti hati nurani rakyat.

Ada komentar menarik dari Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul), Herdiansyah Hamzah yang dirilis kaltimtoday.co. Herdi mengkritik sikap Tim Ahli Gubernur yang dinilai lebih sibuk menyerang metode aksi 21 April daripada menjawab substansi kritik publiknya.

Herdi yang akrab disapa Castro itu berpendapat, seharusnya Tim Ahli yang dibayar dari uang rakyat itu, memberikan kontra narasi berbasis data dan keahlian profesional, bukan justru bertindak sekadar sebagai corong pembelaan yang mengabaikan persoalan mendasar yang dikeluhkan masyarakat.

Ia juga menyayangkan narasi “gagal move on” dari Pilgub 2024 yang digunakan untuk mendeskreditkan Gerakan Aksi 21. Dalam demokrasi, kata Castro, siapapun termasuk pihak yang kalah dalam Pemilu, memiliki hak konstitusional untuk menjadi oposisi guna mengawal jalannya pemerintahan berjalan baik dan efektif.

Banyak di media sosial menyerang pernyataan BW. Salah satunya dari akun @biedh. “Bambang Widjojanto Anda mantan petinggi KPK dan juga tergabung di dalam Tim Ahli Gubernur Kaltim. Kebodohan apalagi yang Anda pertontonkan saat ini. Anda digaji dari pajak kami masyarakat Kaltim, bukan untuk memancing opini publik dan membuat suasan semakin panas. Anda orangtua atau balita? Tim Ahli jangan berasumsi tapi berikan edukasi,” begitu pesannya.

SUDAH TERLALU HEBOH

Sementara itu, suasana di Pemprov Kaltim makin tidak baik-baik saja. Malah cenderung semakin penuh kehebohan. Sang gubernur,  HARUM makin “harum” namanya di jagad media sosial (medsos) se Indonesia.

Ulah dan kebijakannya atas nama “marwah” Kaltim menjadi boomerang yang memukul dirinya. Mulai soal mobil mewah Rp8,5 miliar, renovasi rumah jabatan Rp25 miliar, percepatan penggantian Dirut Bankaltimtara, gaya busana sang istri, makan di HARUM Resort sampai masalah nepotisme yang terkesan main seruduk.

Soal mobil, kata HARUM sudah selesai karena sudah dikembalikan kepada penjualnya. Tapi berbagai pihak bilang tak ada mekanisme seperti itu. Jadi ada kemungkinan tetap bermasalah. Lagi pula apa sudah Rp8,5  miliar yang masuk ke kas daerah. Soalnya ada pembayaran pajak sekitar Rp1 miliar yang lagi dilakukan restitusi.

Soal renovasi rumah, juga seru. Penjelasan Gubernur dan Sekdaprov Sri Wahyuni tak sinkron. Malah cenderung dua-duanya tidak benar terutama soal masa kosongnya rumah jabatan gubernur yang disebut Lamin Etam itu.

Menurut Gubernur, Lamin Etam tidak ditempati berpuluh tahun. Artinya di atas 10 tahun. Tak jelas dari mana menghitungnya. Tapi menurut Sri, lima tahun semasa Gubernur Isran Noor. Isran memang memilih tinggal di rumah pribadi.

Yang saya heran kok dua-duanya tidak menyinggung keberadaan Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik.  Begitu masa bhakti Isran berakhir September 2023, Akmal yang dari Kemendagri datang dan langsung menempati rumah dinas gubernur setahun lebih. Tak mungkin tak ada perbaikan-perbaikan saat itu.

Jadi penjelasan Gubernur atau Sekda agak berlebihan. Dia bilang, lantainya bocor, toilet yang mampet, AC yang tidak menyala, tempat tidur yang sudah usang sampai sopa yang sobek.

Pengalaman saya ketika pindah ke rumah dinas wawali dan wali kota, memang Bagian Umum dan Rumah Tangga menanyakan kepada saya dan istri beberapa hal berkaitan dengan perabot rumah. Yang agak peka memang tempat tidur dan kamar mandi.  Umumnya minta diganti. Tapi waktu itu saya pilih kualitas biasa-biasa saja.

Soal tidak sinkronnya penjelasan Gubernur dan Sekdaprov bukan sekali. Soal mobil juga begitu. Sekda bilang Gubernur perlu mobil andal karena medan yang ditempuh di berbagai pelosok Kaltim sangat berat. Eh Gubernur HARUM bilang, mobilnya ditempatkan di Jakarta.

Saat ini Sri bukan penguasa utama di Kantor Gubernur. Karena di sana bercokol, Hijrah Mas’ud adik kandung gubernur. Apalagi dia sekarang memangku jabatan Wakil Ketua TAGUPP. Hijrah seperti pernah diucapkan Sudarno, sangat berkuasa di sana. Cawe-cawenya luar biasa.

Meski Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud (HAMAS) adalah kakak kandung HARUM, tapi saat ini hubungan Gubernur dengan Dewan tidak baik-baik saja. Hal ini dipicu dengan kebijakan Gubernur yang tidak mengakomodir sepenuhnya program Pokir yang diajukan anggota Dewan.

Undangan rapat kerja yang dialihkan Gubernur ke Jakarta tidak direspon sepenuhnya dari anggota Dewan. Banyak yang tidak mau hadir. Pertama, kecewa karena Pokir-nya tidak disetujui. Kedua, menghindari sorotan masyarakat. Di saat kemampuan APBD masih seret, kok tetap nekad rapat di luar daerah.

Hubungan tidak nyaman seperti bakal meluas. Ada kebijakan baru Gubernur yang bisa membuat pemerintah kabupaten/kota uring-uringan. Gubernur tahun ini kabarnya tidak memberikan bantuan keuangan (Bankeu). Jelas itu berdampak kepada kekuatan APBD kabupaten/kota.

Gubernur juga berseteru dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun berkaitan dengan pengalihan 49 ribu lebih BPJS Gratis warga Samarinda. Yang membuat Andi Harun berang, pengalihan itu dilakukan di saat APBD sudah ditetapkan, sehingga bagaimungkin bisa mengakomodir kebijakan pengalihan itu.

Andi Harun makin kesal karena ada 2 orang di lingkaran Gubernur ikut berkomentar. Padahal dinilainya tidak mengerti apa yang dia risaukan. Yaitu komentar Sudarno dan Dirut RS Beriman Balikpapan, dr Ifransyah Fuadi, yang juga suami dari Hijrah Mas’ud. “Apaan mereka itu, ngga ngerti masalah ngomong. Mendingan diam,” kata Wali Kota.

Baru-baru ini ada kekegiatan yang dilaksanakan Kesbangpol Pemprov Kaltim. Kepalanya baru masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Yaitu AFF Sembiring. Dia mengundang sejumlah ormas. Ada yang mencurigai itu pendekatan dengan maksud tertentu.

Yang lucu surat Sembiring ke Sekda bocor. Bahkan beredar di medsos.  Isinya minta snack dan dana transport untuk peserta. Snack-nya dipenuhi tapi uang transportasinya sebesar Rp100 ribu per orang gagal. Peserta kecewa, selain Gubernur tak hadir, juga kecele tak jadi dapat uang. Sembiring minta maaf dan mengaku masih belajar karena pejabat baru. Kasihan (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Gubernur KaltimOpiniOpini Pembaca
Previous Post

Haaland Jadi Penentu, Arsenal Tumbang di Kandang City!

Next Post

Insentif Dokter Spesialis Kaltim Disiapkan untuk Daerah Terpencil

BACA JUGA

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

17 Juni 2026 | 11:22
Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

16 Juni 2026 | 15:21
Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

14 Juni 2026 | 00:39
Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

9 Juni 2026 | 17:01
Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Next Post
Kutim Andalkan Dokter Keliling untuk Tekan Kematian Ibu dan Stunting di Pesisir Insentif Dokter Spesialis Kaltim Disiapkan untuk Daerah Terpencil

Insentif Dokter Spesialis Kaltim Disiapkan untuk Daerah Terpencil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved