• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Opini: New Normal

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Agustus 2020 | 10:10
Reading Time: 2 mins read
0
Opini: New Normal
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DALAM beberapa waktu terakhir ini tiba- tiba angka penderita covid-19 di Kota Bontang, Kalimantan Timur naik menjadi 170 orang. Hal ini cukup mengagetkan masyarakat karena sebelumnya jumlah kasus sangat rendah. Pertanyaannya, mengapa kasus tiba-tiba banyak?

Memang ada kasus baru yang kemudian dikenal dengan klaster PKT. Dari semua orang yang positif covid dilakukan tracing. Dievaluasi dari mana saja dia pergi dan dia kontak dengan siapa saja. Dari tracing itulah dilakukan test. Semua yang kontak dilakukan pemeriksaan swab.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Di Bontang sudah ada 25.000 orang yang di lakukan pemeriksaan swab dan dari situ didapatkan hasil positif 170 orang. Jadi, tingginya angka positif covid pertanda bahwa pemerintah, gugus tugas covid, dan perusahaan bekerja keras. Kalau mereka tidak bekerja keras, niscaya penderita covid tidak terdeteksi karena semua pengidap covid ini berupa orang tanpa gejala (OTG).

Jangan Dikucilkan

Covid-19 sebetulnya berupa penyakit virus seperti influensa. Lalu mengapa ada perlakuan istimewa terhadap covid-19, karena tingkat penularannya yang dahsyat. Sebetulnya tingkat kematian penyakit infeksi lain seperti demam berdarah lebih tinggi dari covid. Tapi karena penyebarannya yang cepat sehingga rantai penularannya harus diputus. Yakni dengan 3 M (Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).

170 kasus yang terdeteksi dari 25 ribu test swab sebetulnya cukup rendah. Namun sekali lagi kita tidak boleh pandang enteng karena takut penularan.

New Normal

Naiknya jumlah penderita yang terdeteksi menimbulkan pertanyaan pada sekelompok masyarakat. Mengapa tidak dilakukan lagi penjagaan di Tugu Selamat Datang. Mengapa orang yang habis bepergian dari Jakarta, Makassar, dan lain-lain tidak diisolasi?

Jawabannya karena sekarang kita sudah berada pada fase new normal. Orang bebas bepergian sepanjang mengikuti protokol kesehatan. Itulah sebabnya setiap mau berangkat dengan pesawat terbang harus menunjukkan hasil rapid test.

Demikian pula masyarakat sudah bebas melakukan kegiatan ekonomi sepanjang dalam transaksi selalu diterapkan 3M. Pemerintah nampaknya tidak akan menahan lagi masyarakat untuk tinggal berlama-lama di dalam rumah. Sebab khawatir mereka yang mati karena kesulitan ekonomi lebih tinggi dari yang mati akibat covid 19. Salam sehat.

(Penulis: Wali Kota Bontang 2 Periode, dr Andi Sofyan Hasdam, Sps)

Tags: BontangCovid-19Kalimantan TimurNew normalOpini
Previous Post

Mengintip 3 Progres Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Baru

Next Post

Kelabui Polisi, Buang Sabu di Tong Sampah

BACA JUGA

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

17 Juni 2026 | 11:22
Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

16 Juni 2026 | 15:21
Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

14 Juni 2026 | 00:39
Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

9 Juni 2026 | 17:01
Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Next Post

Kelabui Polisi, Buang Sabu di Tong Sampah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved