• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Abrasi Pantai Ancam Pesisir Indonesia

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Januari 2025 | 09:45
Reading Time: 2 mins read
0
Abrasi Pantai Ancam Pesisir Indonesia

Ilustrasi

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Data terbaru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan bahwa 400 kilometer garis pantai di Indonesia telah tergerus abrasi. Dari total pantai sepanjang 745 kilometer, 44 persen di antaranya telah hilang.

Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah pesisir Tangerang, di mana 579 hektare lahan hilang dalam rentang waktu 1995-2015. Fenomena ini semakin mengkhawatirkan seiring dengan laju abrasi yang mencapai 200 hingga 500 meter dalam 10 tahun terakhir.

PILIHAN REDAKSI

Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

10 Juli 2026 | 21:42
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyatakan bahwa daerah-daerah yang kehilangan hutan mangrove sangat rentan terhadap abrasi.

“Sangat terlihat daerah-daerah yang ke mangrove-nya sudah tidak terjaga, sangat riskan tergerus dalam luasan yang cukup signifikan,” ujar Abdul dalam keterangannya, Selasa (28/1/2025).

Pantai Anom di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menjadi contoh nyata dampak abrasi yang mengkhawatirkan. Hasil citra satelit menunjukkan perubahan drastis yang terjadi dalam 16 tahun terakhir.

Pada 2009, wilayah ini masih berupa daratan dengan hamparan sawah yang luas. Namun, pada 2014, jarak laut sudah sangat dekat dengan titik yang bertuliskan “Pantai Anom” pada citra satelit.

Pada 2022, titik tersebut sudah berada di laut, dan pada 2024, daratan yang sebelumnya ada benar-benar hilang. Citra satelit terbaru yang diambil pada 24 Januari 2025 menunjukkan bahwa titik “Pantai Anom” kini berada di posisi laut, tepatnya di area Pagar Laut. Kondisi ini membuat masyarakat setempat was-was, terutama dengan ancaman banjir rob yang semakin nyata.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan potensi bencana banjir rob di pesisir pantai utara Pulau Jawa. Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa degradasi tanah akibat air laut dapat menjadi gerbang masuknya banjir rob.

“Jika memang terjadi penurunan tanah atau degradasi tanah, tentunya banyak hal yang terancam. Di antaranya potensi terjadinya air laut yang masuk ke daratan ketika fase rob,” ujar Eko.

Degradasi tanah dan banjir rob tidak hanya mengancam infrastruktur, tetapi juga kesehatan masyarakat. Pencemaran air, lingkungan, dan penyebaran penyakit menular menjadi risiko yang harus diwaspadai.

“Rob ini harus ditangani, tidak boleh dibiarkan. Peningkatan volume air laut yang masuk ke daratan harus dikendalikan agar kesejahteraan masyarakat pesisir tetap terjaga,” tegas Eko.

Abdul Muhari menekankan pentingnya restorasi ekosistem mangrove untuk mencegah abrasi lebih lanjut. “Mangrove berperan penting dalam melindungi pantai dari abrasi. Tanpa perlindungan ini, laju abrasi akan semakin cepat dan dampaknya semakin parah,” ujarnya.

Pemerintah dan masyarakat diharapkan bekerja sama untuk menangani masalah ini. Langkah-langkah seperti penanaman kembali mangrove, pembangunan tanggul pantai, dan sistem peringatan dini banjir rob perlu segera diimplementasikan.

“Kita tidak bisa menunggu lebih lama. Abrasi dan banjir rob adalah ancaman nyata yang harus segera diatasi,” tambah Abdul. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Redaksi
Tags: Banjir RobKaltim
Previous Post

Buaya Masuk Pemukiman, Warga Sangatta, Kutim Panik Akibat Banjir Parah

Next Post

Nongkrong sambil Konsumsi Miras, 5 Remaja di Bontang Diciduk

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Nongkrong sambil Konsumsi Miras, 5 Remaja di Bontang Diciduk

Nongkrong sambil Konsumsi Miras, 5 Remaja di Bontang Diciduk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved