• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Banyak Orangtua Telanjur Beli Sendiri, DPRD Kutim Desak Pemkab Evaluasi Bantuan Seragam Sekolah

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Juli 2026 | 17:18
Reading Time: 2 mins read
0
Banyak Orangtua Telanjur Beli Sendiri, DPRD Kutim Desak Pemkab Evaluasi Bantuan Seragam Sekolah
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SABAN menjelang tahun ajaran baru, para orangtua murid selalu dihadapkan pada rutinitas yang menguras dompet: membeli perlengkapan sekolah anak. Di Kutai Timur (Kutim), pemerintah daerah sebenarnya mengalokasikan anggaran besar dari APBD untuk membantu meringankan beban ini lewat program bantuan seragam sekolah gratis.

Namun, niat baik saja rupanya tidak cukup jika eksekusinya meleset di lapangan. Realitasnya, bantuan seragam sekolah Kutim tersebut kerap kali datang terlambat, memaksa orangtua murid tetap harus merogoh kocek sendiri demi memastikan anak mereka punya seragam saat hari pertama masuk sekolah.

PILIHAN REDAKSI

Sabar Pakai Banget! Seragam Gratis di Kutim Baru Proses Lelang

Sabar Pakai Banget! Seragam Gratis di Kutim Baru Proses Lelang

13 Juli 2026 | 17:40
Distribusi Seragam Gratis di Bontang Bertahap, Produksi Masih Berjalan Silpa Rp 150 Miliar Meleset, Wali Kota Bontang Pilih Tunda Proyek Besar demi Seragam Sekolah Gratis Neni Percepat Pengadaan Seragam Gratis untuk Pelajar, Dikerjakan Penjahit Lokal Bontang Desain Tas Sekolah Gratis Belum Ditentukan, Pengadaan Digelontor Rp1,4 Miliar Pengiriman Tas dan Sepatu Sekolah Gratis untuk Pelajar Bontang Dipastikan Bertahap Tas Sekolah Gratis untuk Pelajar di Bontang Dianggarkan Rp 1,2 Miliar? 6 Ribu Pelajar Bontang Dapat Seragam Gratis Bertahap

Distribusi Seragam Gratis di Bontang Bertahap, Produksi Masih Berjalan

13 Juli 2026 | 16:22

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menangkap langsung kegelisahan warga ini. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk segera membongkar dan mengevaluasi mekanisme penyaluran bantuan tersebut agar linier dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Kadang-kadang APBD memberikan bantuan baju seragam, sementara anak sekolah sudah punya seragam semua. Jadi, waktunya tidak tepat dengan kondisi di lapangan. Ini mohon bisa ada penyesuaian,” ungkap Jimmi saat ditemui di Sangatta, Jumat (9/7/2026).

Menurut Jimmi, ketepatan waktu adalah kunci utama dari efektivitas program perlindungan sosial ini. Bantuan tersebut baru bisa dikatakan tepat sasaran apabila sudah berada di tangan siswa sebelum lonceng sekolah tahun ajaran baru berbunyi.

Jika seragam gratis baru dibagikan berbulan-bulan setelah kegiatan belajar mengajar dimulai, esensi dari anggaran APBD untuk meringankan beban ekonomi keluarga seketika pudar. Uang rakyat yang digelontorkan menjadi terasa mubazir karena fungsi kedaruratannya hilang.

Jimmi membeberkan, ada pergerakan massal yang sangat besar setiap menjelang tahun ajaran baru di Kutim. Sedikitnya ada sekitar 30 ribu siswa yang bersiap mengenakan baju baru untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Angka 30 ribu siswa ini bukan sekadar statistik di atas kertas. Jika dikelola dengan manajemen logistik yang tepat, momentum ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang luar biasa bagi pelaku usaha lokal.

“Kita melihat ada potensi sekitar 30 ribu siswa yang mau pakai baju baru. Di sisi lain perekonomian juga mulai berputar karena kebutuhan seragam dan sebagainya,” jelas politisi senior tersebut.

Namun, Jimmi juga mengingatkan efek domino yang mengintai jika pemerintah lambat mengantisipasi pergerakan ini. Lonjakan permintaan perlengkapan sekolah, mulai dari baju, celana, sepatu, hingga tas, yang terjadi secara serentak berpotensi memicu permainan harga di pasar.

Jika Pemkab Kutim tanggap dan menyalurkan bantuan seragam lebih awal, tekanan pasar bisa diredam. Sebaliknya, jika pemerintah pasif, masyarakat kelas bawah akan menjadi korban langsung dari kenaikan harga akibat kelangkaan stok atau spekulasi pedagang.

“Begitu seragam itu dibutuhkan, pemerintah juga siap untuk itu. Nilainya banyak, puluhan ribu siswa. Sedikit banyak daerah kita akan terpengaruh terhadap inflasi harga pakaian, sepatu, dan peralatan sekolah,” pungkas Jimmi. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: M Hafif Nikolas
Tags: DPRD Kutai TimurPelajar Kutai TimurSeragam GratisSeragam sekolah Gratis
Previous Post

Batu Bara Menyusut, Kutim Raup Cuan Rp35 Miliar lewat Jualan Udara Segar

Next Post

Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved