• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Fenomena Ikan Mati Massal di Santan Ilir, DPRD Bontang Desak Investigasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Maret 2025 | 13:20
Reading Time: 2 mins read
5
Fenomena Ikan Mati Massal di Santan Ilir, DPRD Bontang Desak Investigasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ikan mati massal di perairan Santan Ilir menimbulkan keresahan di kalangan nelayan.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Fenomena ikan mati massal di perairan Santan Ilir menimbulkan keresahan di kalangan nelayan. Kejadian ini mencuat setelah sebuah video yang diunggah akun Facebook Nina Iskandar memperlihatkan ratusan ikan mengapung dalam kondisi tak bernyawa.

Dalam video yang viral tersebut, tampak ikan-ikan terperangkap di jaring nelayan dalam keadaan mati. Unggahan itu disertai narasi yang mencerminkan keprihatinan masyarakat pesisir. “Video hari ini, nelayan temukan lagi ikan mati… Makan apa lagi sudah nelayan ini?” tulis Nina Iskandar dalam unggahannya.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Unggahan tersebut langsung menuai respons dari warganet. Banyak di antaranya menduga penyebab kematian ikan berkaitan dengan aktivitas industri di sekitar wilayah tersebut. Nina Iskandar juga menyentil keberadaan pabrik di Bontang yang dianggap merugikan nelayan di Santan Ilir. “Bangun pabriknya di Bontang, nelayan yang sengsara warga Santan Ilir,” lanjutnya dalam keterangan video.

DPRD Bontang Turun Tangan

Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRD Bontang Muhammad Sahib, atau yang akrab disapa Ibe Santan, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini dengan serius. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera melakukan investigasi secara transparan guna memastikan penyebab pasti kematian ikan-ikan tersebut.

“Pada dasarnya saya meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk benar-benar melakukan investigasi secara transparan agar penyebab kematian ikan ini dapat dipastikan,” ujar Muhammad Sahib, Senin (24/3/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Komisi C DPRD Kota Bontang akan menjalankan fungsi pengawasan dengan maksimal dan segera memanggil semua pihak terkait.

“Kami dari Komisi C betul-betul akan melaksanakan tupoksi kami sebagai pengawas dan segera memanggil semua pihak yang terlibat untuk membahas permasalahan ini dengan serius,” tambahnya.

Wilayah Terdampak dan Dampak Terhadap Nelayan

Muhammad Sahib menjelaskan bahwa wilayah terdampak masih termasuk dalam area Bontang, tepatnya di sekitar Segendis hingga Muara Santan yang masuk wilayah Kutai Kartanegara (Kukar). Ia menekankan bahwa kejadian ini tidak boleh dianggap sepele karena kawasan tersebut merupakan sumber utama mata pencaharian para nelayan.

“Wilayah ini masih dalam Bontang. Kita tidak bisa membiarkan kejadian ini terus berulang tanpa ada kejelasan. Nelayan kita butuh kepastian, apakah ini benar akibat limbah atau ada faktor lain,” tegasnya.

Jika hasil investigasi membuktikan bahwa kejadian ini disebabkan oleh limbah industri, Muhammad Sahib menegaskan bahwa perusahaan yang terlibat harus bertanggung jawab dan memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak.

“Berikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak. Tidak cukup sampai di situ, mereka juga harus mendapatkan sanksi tegas dari pemerintah,” pungkasnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait fenomena ini. Meski demikian, pihaknya telah merespons informasi tersebut dan mulai melakukan penyelidikan di lapangan.

“Laporan resmi belum masuk, namun kita merespons berita tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/3/2025).

Ia menambahkan bahwa saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti di lapangan untuk memastikan kebenaran informasi serta menentukan apakah kejadian tersebut mengandung unsur tindak pidana yang perlu ditindaklanjuti dengan proses penyidikan. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Zuhaji
Tags: BontangHeadline
Previous Post

Masa Berlaku SIM Habis saat Libur Lebaran? Cek Jadwal Perpanjangan di Polres Bontang

Next Post

Benarkah Limbah Sebabkan Ratusan Ikan Mati di Perairan Bontang Lestari? PT EUP Buka Suara

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Benarkah Limbah Sebabkan Ratusan Ikan Mati di Perairan Bontang Lestari? PT EUP Buka Suara

Benarkah Limbah Sebabkan Ratusan Ikan Mati di Perairan Bontang Lestari? PT EUP Buka Suara

Comments 5

  1. Ping-balik: Benarkah Limbah Sebabkan Ratusan Ikan Mati di Perairan Bontang Lestari? PT EUP Buka Suara - Pranala.co
  2. Ping-balik: Ikan Mati Massal di Santan Ilir, Wawali Bontang: Jika Salah, Perusahaan Wajib Bayar Kompensasi! - Pranala.co
  3. Ping-balik: Mitra FKPM Belimbing Bontang Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim di Penghujung Ramadan - Pranala.co
  4. Ping-balik: Mitra FKPM Belimbing Bontang Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim di Penghujung Ramadan - newsborneo.id
  5. Ping-balik: Urgent! Pemakaman Lempake Bontang Semakin Sesak - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved