• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Pemkot Kaji Relokasi Warga

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Juli 2026 | 16:37
Reading Time: 2 mins read
0
Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Pemkot Kaji Relokasi Warga

Kondisi rumah warga yang ambruk akibat gelombang pasang di RT 09, Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan. (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SUARA ombak yang menghantam pesisir saat azan Subuh berubah menjadi kepanikan warga RT 09, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). Gelombang pasang merobohkan tiga rumah panggung hingga ambruk ke laut, sementara satu rumah lainnya berada dalam kondisi rawan.

Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri. Sejumlah kepala keluarga, anak-anak, hingga dua balita yang berada di dalam rumah saat kejadian lolos tanpa mengalami luka serius.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

Peristiwa terjadi sekira pukul 04.56 Wita. Rumah-rumah yang berdiri di bibir pantai tak mampu menahan kuatnya hantaman gelombang yang menghantam tiang penyangga bangunan.

Merespons kejadian tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan langsung menyiapkan langkah darurat. Selain mendirikan tenda pengungsian sementara, pemerintah mulai mengkaji kemungkinan relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir dengan tingkat kerawanan tinggi.

Camat Balikpapan Kota, Rosin Suparlan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan untuk menentukan langkah lanjutan.

“Dari kecamatan, kemudian tentunya kita lapor ke BPBD. Nanti kita rapatkan lagi untuk menentukan penanganan berikutnya,” ujar Rosin.

Berdasarkan pendataan sementara, tiga rumah mengalami kerusakan total setelah roboh ke laut. Satu rumah lain masih berdiri, tetapi kondisinya dinilai membahayakan.

“Ada tiga rumah yang roboh, satu rumah lagi masih rawan,” katanya.

Rosin menyebut opsi relokasi masih terbuka mengingat kawasan tersebut merupakan permukiman di atas perairan yang rentan terdampak gelombang pasang. Meski begitu, keputusan akhir akan dibahas bersama para pemilik rumah.

“Kami akan diskusikan bersama warga. Apakah rumah akan dibangun kembali atau ada solusi lain, semuanya akan dibicarakan bersama,” ucapnya.

Sebagai penanganan awal, pemerintah akan mendirikan tenda darurat di sekitar lokasi agar warga yang kehilangan tempat tinggal memiliki lokasi berteduh sementara.

Rosin mengakui bantuan pemerintah memerlukan proses administrasi sebelum dapat disalurkan. Karena itu, kebutuhan mendesak warga saat ini dipenuhi melalui bantuan swadaya.

“Sementara bantuan berasal dari teman-teman pegawai kecamatan dan koperasi agar kebutuhan warga bisa segera terpenuhi,” tuturnya.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan tim gabungan langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

Personel BPBD bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan melakukan asesmen, memastikan kondisi warga, sekaligus membantu proses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Usman.

Data BPBD mencatat tiga rumah yang roboh merupakan milik keluarga Misnan dan Zainah, Syamsudin dan Suriyani Ningsih Atun, serta Hendra dan Mustika Sari.

Menurut Usman, rumah-rumah tersebut berdiri sangat dekat dengan garis pantai sehingga tiang penyangga tidak mampu menahan tekanan gelombang pasang yang diperkuat cuaca dan angin.

“Rumah yang berada sangat dekat dengan garis pantai memang memiliki tingkat kerawanan tinggi ketika terjadi gelombang pasang,” jelasnya.

Hingga Jumat siang, petugas masih melakukan pendataan kerusakan dan menghitung besaran kerugian yang dialami warga sebagai dasar penyaluran bantuan berikutnya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat yang bermukim di sepanjang pesisir Balikpapan agar lebih waspada terhadap potensi gelombang tinggi, terutama ketika cuaca memburuk.

Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat atau BPBD apabila melihat tanda-tanda yang berpotensi mengancam keselamatan. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: Syahrul Ramadan
Tags: BalikpapanBencana AlamGelombang Tinggi
Previous Post

KUR di Kaltim Tembus Rp6,5 Triliun, OJK: Jangan Asal Pinjamkan KTP!

Next Post

Batu Bara Menyusut, Kutim Raup Cuan Rp35 Miliar lewat Jualan Udara Segar

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Batu Bara Menyusut, Kutim Raup Cuan Rp35 Miliar Lewat Jualan Udara Segar

Batu Bara Menyusut, Kutim Raup Cuan Rp35 Miliar lewat Jualan Udara Segar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved