• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Kalimantan Bergerak Dekati Pulau Jawa 7 Sentimeter per Tahun? Ini Penjelasan Ahli

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Februari 2025 | 02:37
Reading Time: 2 mins read
0
Kalimantan Bergerak Dekati Pulau Jawa 7 Sentimeter per Tahun? Ini Penjelasan Ahli

Ilustrasi Pulau Kalimantan,

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JAKARTA – Sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa Pulau Kalimantan bergerak mendekati Pulau Jawa dengan kecepatan 7 cm per tahun. Informasi yang dibagikan akun Instagram @balikpa******* pada Senin (17/2/2025) tersebut menyebutkan bahwa pergerakan ini disebabkan oleh dinamika lempeng tektonik bumi. Akun itu juga menyatakan bahwa dalam 10 juta tahun ke depan, kedua pulau tersebut dapat saling terhubung.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh peneliti geologi dan kebencanaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Danny Hilman Natawidjaja. Menurutnya, tidak ada data ilmiah yang mendukung pernyataan bahwa Kalimantan bergerak mendekati Jawa.

PILIHAN REDAKSI

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07
Skor KLA 2026 Kaltim Dirilis, Balikpapan Teratas, Mahulu Terus Berbenah

Skor KLA 2026 Kaltim Dirilis, Balikpapan Teratas, Mahulu Terus Berbenah

8 Juli 2026 | 10:06

“Setahu saya, tidak ada pergerakan seperti itu. Mungkin yang dimaksud adalah pergerakan tektonik dari data GPS, tetapi data GPS pun tidak menunjukkan pergerakan sebesar 7 cm per tahun,” ujar Hilman, Selasa (18/2/2025).

Hilman menjelaskan bahwa Kalimantan dan Jawa berada dalam satu lempeng tektonik yang sama, yaitu Lempeng Eurasia. Karena itu, tidak mungkin terjadi pergerakan signifikan antara kedua pulau tersebut.

“Kalimantan dan Jawa tidak terpisah oleh batas lempeng, sehingga tidak ada pergeseran tektonik yang menyebabkan pergerakan seperti itu,” tambahnya.

Lempeng Eurasia adalah lempeng tektonik yang mencakup sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Kepulauan Nusa Tenggara, dan Maluku.

Sementara itu, wilayah seperti Jawa dan Sumatera terletak di perbatasan lempeng, di mana Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan Lempeng Eurasia, menciptakan zona subduksi yang memicu gempa bumi dan aktivitas vulkanik.

Hilman menegaskan bahwa zona subduksi hanya terjadi di wilayah perbatasan lempeng, seperti di selatan Jawa dan barat Sumatera. “Zona subduksi inilah yang menghasilkan gempa megathrust akibat pergeseran lempeng. Namun, antara Jawa dan Kalimantan, atau Sumatera dan Kalimantan, tidak ada batas lempeng, sehingga tidak mungkin terjadi pergerakan seperti yang diklaim,” jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa pergerakan tektonik di wilayah Indonesia lebih banyak terjadi di daerah-daerah yang berada di dekat batas lempeng, seperti Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Sementara Kalimantan relatif stabil karena letaknya yang jauh dari zona subduksi dan patahan lempeng.

Hilman mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi dari sumber terpercaya.

“Informasi seperti ini bisa menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu. Sebaiknya, masyarakat selalu memeriksa kebenaran informasi dari ahli atau institusi resmi,” pesannya.

Klaim bahwa Kalimantan bergerak mendekati Jawa hanyalah salah satu contoh hoaks yang beredar di media sosial. Masyarakat diharapkan lebih kritis dan selalu mencari informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama terkait isu-isu sains dan kebencanaan. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Redaksi
Tags: HeadlineKalimantanKaltim
Previous Post

Curi Kabel Telkom, Pria di Samarinda Diciduk Polisi saat Beraksi di Gorong-Gorong

Next Post

Tahun Ini, Tidak Ada Pembangunan Jembatan di Bontang

BACA JUGA

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

12 Juli 2026 | 21:22
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Next Post
Tahun Ini, Tidak Ada Pembangunan Jembatan di Bontang

Tahun Ini, Tidak Ada Pembangunan Jembatan di Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved