• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kutim Naik Peringkat, Angka Stunting Turun Drastis 8,4 Persen

Suriadi Said by Suriadi Said
12 Juni 2025 | 10:49
Reading Time: 2 mins read
0
Kutim Naik Peringkat, Angka Stunting Turun Drastis 8,4 Persen

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim Achmad Junaidi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatat prestasi membanggakan. Angka stunting berhasil ditekan signifikan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, stunting di Kutim turun 8,4 persen.

Penurunan ini mengangkat peringkat Kutim dari posisi ke-10 menjadi ke-8 di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

PILIHAN REDAKSI

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

14 Juli 2026 | 16:16
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01

“Angka stunting Kutim saat ini 20,6 persen. Turun tajam dari 29 persen di tahun sebelumnya,” ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi, Rabu (11/6/2025).

Data itu diumumkan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam rilis resmi pada 27 Mei 2025. Dengan penurunan tersebut, Kutim kini berada di atas Kutai Barat (21,0 persen) dan Penajam Paser Utara (21,9 persen).

Junaidi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutim menegaskan, capaian ini merupakan buah kolaborasi lintas sektor.

“Ini hasil kerja bersama. Kolaborasi semua perangkat daerah, mitra organisasi, dan pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Lewat pembinaan dan pendampingan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), langkah-langkah penanggulangan stunting di daerah semakin efektif.

Selain stunting, Kutim juga menunjukkan kemajuan dalam menurunkan jumlah keluarga berisiko stunting (KRS). Data dari Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Elsimil milik BKKBN RI memperlihatkan tren penurunan yang konsisten.

Berikut data jumlah KRS di Kutim: Semester II 2023: 19.900 KRS; Semester I 2024: 15.576 KRS; September 2024: 12.362 KRS; Semester II 2024: 11.973 KRS

Junaidi mengajak semua pihak terus bersinergi agar capaian ini tak berhenti di sini. Ia optimistis Kutai Timur bisa menjadi contoh dalam penanganan stunting di Indonesia.

“Kita awali Kutai Timur Hebat menuju Indonesia Emas 2045. Ke depan, akan ada lebih banyak kisah sukses yang bisa kita banggakan bersama,” tutupnya. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: KutimStunting
Previous Post

Wali Kota Samarinda Tinjau Titik Banjir di Jalan Damai, Satu Rumah bakal Dibebaskan

Next Post

Bontang Diklaim jadi Kota Pertama di Indonesia Tuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Bunga Pinjaman 6 Persen Dinilai Berat, Koperasi Merah Putih di Bontang Minta Keringanan 1 Juli 2025 Tinggal Hitungan Hari, Wajib Tahu! 9 Syarat Koperasi Desa Bisa Dapat Kredit Rp 3 Miliar dari Bank Negara Bontang Diklaim jadi Kota Pertama di Indonesia Tuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Bontang Diklaim jadi Kota Pertama di Indonesia Tuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved