Pranala.co, BONTANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menggelar lomba menulis cerpen tingkat SMP/MTs sederajat. Tahun ini, ajang literasi tersebut mengusung tema “Bontang dalam Cerita”.
Pendaftaran sudah dibuka sejak 26 Agustus hingga 1 September 2025. Menariknya, lomba ini gratis untuk semua pelajar Bontang yang memenuhi syarat.
Ketentuan Lomba
Peserta adalah pelajar SMP/MTs sederajat, baik siswa reguler maupun difabel. Setiap sekolah boleh mengirim maksimal dua orang perwakilan. Pendaftaran wajib menyertakan surat rekomendasi dari sekolah.
Selain itu, peserta juga harus terdaftar sebagai anggota Perpustakaan Kota Bontang serta mengikuti akun media sosial resmi DPK.
Mekanisme Pelaksanaan
Sebelum lomba dimulai, akan digelar technical meeting pada Selasa, 2 September 2025. Sedangkan lomba menulis cerpen dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 3 September 2025 pukul 08.00–12.00 WITA.
Peserta akan menulis langsung di lokasi dengan kertas folio yang disediakan panitia. Waktu menulis dibatasi selama 4 jam. Cerpen harus ditulis tangan, minimal dua halaman folio, menggunakan tinta hitam atau biru.
Cerita wajib asli, belum pernah dipublikasikan, dan tidak boleh diikutsertakan dalam lomba lain. Panitia menegaskan isi cerpen tidak boleh mengandung unsur SARA, kekerasan, maupun pornografi.
Pengumuman Pemenang
Hasil lomba akan diumumkan Sabtu, 6 September 2025 melalui media sosial resmi DPK Bontang. Para juara kemudian akan menerima hadiah pada Rabu, 10 September 2025.
Lomba ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa-siswi Bontang untuk menyalurkan bakat menulis. Selain mengasah keterampilan literasi, ajang ini juga menjadi wadah kreatif untuk mengenalkan Bontang melalui karya cerita pendek.
Bagi pelajar yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi: https://bit.ly/LombaCerpenDPK
Petunjuk teknis lengkap lomba juga tersedia di: https://bit.ly/juknislombacerpenDPK
Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi narahubung panitia: 0856 2919 540 (Tanjung) atau 0812 5804 8492 (Shana). (*)
















menurut saya ini hal yang bagus untuk bisa saya jadikan pengalaman, dan mengasah kemampuan saya lebih baik lagi