• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Makin Jago, 10 Keberhasilan Pemerintahan di Tangan Neni Moerniaeni

Suriadi Said by Suriadi Said
30 November 2020 | 22:40
Reading Time: 5 mins read
1
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO, Bontang – Selama kurang lebih 4,5 tahun, Neni Moerniaeni memimpin Bontang, terus melakukan upaya besar mewujudkan visi misinya. Visi misi tersebut tak hanya sebagai janji kampanye saja, namun masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang 2016-2021 termasuk capaian indikatornya.

Meski di awal kepemimpinan Neni menjabat sebagai Wali Kota Bontang pada 2016 lalu diterpa tsunami anggaran, wanita yang berlatar belakang dokter spesialis itu mampu survive hingga APBD Bontang terus meningkat setiap tahunnya.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Segala upaya, koordinasi, dan konsultasi dilakukan perempuan yang pernah duduk sebagai Anggota DPR RI untuk mejadikan Bontang Lebih Baik meski anggaran mengalami defisit. Baginya, kepentingan masyarakat diatas segalanya. Dimana masyarakat harus tetap mendapat hak pendidikan, dan hak kesehatan sehingga dua urusan wajib pemerintah itu tetap menjadi prioritasnya.

“Bayangkan dari APBD 2015 Bontang senilai Rp 1,9 triliun, turun di 2016 yang hanya mencapai Rp 900 miliar. Tapi Bunda tidak menyerah, pendidikan dan kesehatan tetap yang utama sesuai porsinya yakni 20 persen dari APBD,” terang Neni.

Hingga mau tidak mau, suka tidak suka, Srikandi Golkar itu harus membuat kebijakan yang tidak populer. Yakni, memangkas anggaran belanja tidak langsung (anggaran gaji pegawai) yang sebelumnya mencapai hampir 50 persen APBD Bontang. Dimana, tunjangan seluruh PNS diturunkan dan disamaratakan, serta dana insentif tenaga Non PNS yang dipangkas 50 persen lebih, dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 1 juta.

“Memang itu kebijakan pahit, tapi harus dilakukan agar roda pemerintahan bisa tetap jalan. Dan saya komitmen, ketika APBD Bontang mencapai Rp 1,6 triliun, maka akan dikembalikan,” ujarnya.

Komitmen itu ia buktikan. APBD tahun anggaran 2019 diasumsikan mencapai Rp 1,6 miliar, dan Neni sudah membuat kebijakan insentif seluruh tenaga Non PNS atau honorer dinaikkan sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Bontang 2020, yaitu Rp 3,2 juta.

Lalu, apa saja keberhasilan Neni selama memimpin Bontang menjadi Bontang yang Lebih Baik? Yuk simak ulasannya;

1. Pembagian 38.500 Paket Seragam Gratis

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berhasil mewujudkan visi misinya dalam hal pembagian paket seragam gratis. Program tersebut dimulai pada tahun 2017 dengan anggaran senilai Rp 18 miliar terdiri atas sepatu Rp 6,7 miliar, tas Rp 5,4 miliar, dan seragam Rp 6,1 miliar.

Pada 2017 lalu, jumlah paket seragam yang disalurkan sebanyak 38.727 pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kota Bontang baik swasta maupun negeri.

Nah, karena paket seragam gratis masuk hibah, maka pelaksanaannya tak bisa pertahun atau berturut-turut. Maka di 2018, Neni membagikan 10 ribu seragam olahraga gratis untuk anak PAUD, TK, RA, KB, SPS, serta TPA dengan jumlah anggaran Rp 1,5 miliar.

Di 2019 ini, barulah paket seragam gratis kembali dibagikan kepada 38.500 pelajar dengan anggaran Rp 20 miliar. Paket tersebut tidak hanya tas, sepatu, dan seragam saja, melainkan ditambah alat tulis sekolah berupa buku tulis.

2. Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Untuk Semua

Selain komitmen terhadap pendidikan. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang memiliki gelar dokter spesialis kandungan ini juga sangat konsen terhadap kesehatan masyarakat Bontang. Bontang menjadi salah satu daerah yang capaian kepesertaan BPJS-nya mencapai 100 persen.

Di bidang kesehatan, Neni juga berhasil meningkatkan kualitas kesehatan untuk semua. Di antaranya sudah mencapai target kinerja penurunan angka kematian bayi, angka kematian ibu, prevalensi balita gizi kurang, dan angka harapan hidup.

3. Peningkatan Kesejahteraan Kehidupan Sosial

Sasaran peningkatan kesejahteraan kehidupan sosial diukur dari dua indikator kinerja yakni tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran.

Hal itu sejalan dengan pelaksanaan program melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Walaupun belum mencapai target, namun peningkatan pencapaian Pemkot Bontang dalam memberantas tingkat kemiskinan perlu diapresiasi.

4. Terwujudnya Pemerintah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif.

Terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif dapat diukur melalui 5 indikator kinerja yakni predikat akuntabilitas kinerja pemerintah, nilai Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), indeks kepuasan masyarakat, indeks reformasi birokrasi, nilai pemeringkatan e-Government Indonesia (PeGI).

Atas 5 indikator tersebut, Kota Bontang meraih berbagai penghargaan, di antaranya:

– Anugerah Pangripta Nusantara Kaltim
– Penghargaan Bhumandala di 2017 dan 2018
– Penghargaan Smart Nation 2016
– Penghargaan Panji, Trophy dan Piagam Keberhasilan Pembangunan Kaltim 2017, 2018
– Penghargaan LAKIP 2017
– Penghargaan Kota Berkinerja Terbaik 2016
– Penghargaan Desa Maritim Award
– Penghargaan Upakarya Wanuanugraha
– Penghargaan Entrepeneur Award 2017

-Penghargaan Kota Cerdas
– Penghargaan Innovation Government Award 2017, 2018, 2019
– Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2017, 2018
– Penghargaan Menteri Keuangan RI

– Penghargaan Smart Sanitation Award 2018
– Anugerah Pandu Negeri 2018

– Penghargaan Nata Mukti 2018

5. Meningkatnya Cakupan Pengelolaan Sanitasi

Ada dua indikator capaian kinerja untuk mewujudkan peningkatan cakupan sanitasi yakni cakupan pelayanan air limbah domestik, dan cakupan penanganan sampah. Dua hal ini sangat diperhatikan penanganannya oleh Neni Moerniaeni.

Mengingat jika pengelolaan sanitasi tidak ditangani dengan baik akan berdampak negatif terhadap lingkungan yakni tercemarnya sungai dan sumur yang mengakibatkan peningkatan biaya pengolahan air baku, juga meningkatnya jumlah penderita penyakit akibat sanitasi buruk.

Dari tahun ke tahun capaian pengelolaan sanitasi terus meningkat seperti di 2018 realisasi cakupan pelayanan air limbah yang mencapai 99,51 persen.

6. Meningkatnya Kualitas Lingkungan Permukiman

Kota Bontang di tahun 2019 harus mampu mengubah 28,13 hektar kawasan kumuh 2018 menjadi wilayah bebas kumuh. Padahal, di 2015 terdapat SK Wali Kota Bontang no 106 tentang penetapan lokasi permukiman kumuh di Bontang ditetapkan seluas 123,21. Artinya dapat disimpulkan Pemkot Bontang telah mencapai target penurunan wilayah permukiman kumuh sebanyak 78,79 persen.

7. Meningkatnya Akses Pelayanan Air Minum

Ada dua program peningkatan akses pelayanan air minum dari Pemerintah Kota Bontang yakni program pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah, serta program perencanaan pengembangan infrastruktur prasarana wilayah dan sumber daya alam.

8. Banjir yang Bisa Ditangani dengan Baik

Indikator wilayah tergenang merupakan indikator yang baru ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2017 dan 2018. Rata-rata, curah hujan di Bontang cukup besar, maka perlu waspada terhadap bahaya banjir setiap saat. Dan telah dilakukan upaya teknis pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) agar banjir dapat diantisipasi sejak dini.

Untuk indikator kinerja luas wilayah kebanjiran/tergenang trennya positif, dimana tahun 2017 sebesar 29,81 hektare dan di 2018 berkurang menjadi 29, 19 hektare.

9. Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi Non Migas

Indikator kinerja peningkatan pertumbuhan ekonomi Non Migas dapat diukur melalui pertumbuhan pendapatan domestik regional bruto (PDRB). PDRB Non Migas diukur menurut 17 lapangan usaha yang dominan di masyarakat.

10. Tersedianya Infrastruktur Kota untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kota

Insfrastruktur, sangat mendukung pertumbuhan ekonomi di satu daerah. Bontang sudah tersedia infrastruktur yang memadai di antaranya panjang jalan dengan kondisi baik, jumlah sarana perdagangan/pasar, jaringan gas rumah tangga.

 

 

[red]

Tags: BontangKalimantan TimurPilkada Serentak
Previous Post

Hipertensi dan Diabetes jadi Momok Warga Bontang

Next Post

Tren COVID-19 Kalimantan Timur Naik Turun

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post

Tren COVID-19 Kalimantan Timur Naik Turun

Comments 1

  1. Ping-balik: Pelabuhan Peti Kemas di Bontang bakal Terbesar di Kaltim - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved