• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Menilik Asal-Usul Suku Dayak di Pulau Kalimantan

Suriadi Said by Suriadi Said
2 Mei 2024 | 11:59
Reading Time: 3 mins read
5
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Indonesia dikenal dengan suku bangsa, budaya, dan adat yang beragam. Dengan banyaknya suku dan budaya, Indonesia dijuluki sebagai negara multikultural. Salah satu suku yang ada di Indonesia ialah suku Dayak dari Pulau Borneo atau Kalimantan.

Istilah “Dayak” diberikan oleh penjajah kepada penghuni di pedalaman Pulau Borneo. Para penghuni ini tinggal di Pulau Kalimantan yang terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Semula, masyarakat Dayak memiliki budaya maritim atau dikenal juga dengan budaya bahari. Maka dari itu, hampir semua orang di suku Dayak memiliki sebutan yang berhubungan dengan sungai atau perhuluan.

Dayak menjadi istilah umum yang dipakai oleh 200 bagian kelompok yang tinggal di sungai dan pengunungan pedalaman. Letaknya, ada di bagian selatan dan tengah Pulau Kalimantan.

Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, suku Dayak merupakan keturunan imigran dari Provinsi Yunnan di Cina Selatan, tepatnya di Sungai Yangtse Kiang, Sungai Mekhong, dan Sungai Menan.

Kemudian, sebagian dari kelompok tersebut menyebrang ke bagian utara Pulau Kalimantan. Menurut seorang tokoh Kayan, suku dayak adalah ras Indo-Cina yang bermigrasi ke Indonesia pada abad ke-11.

Tidak hanya di Pulau Kalimantan, suku Dayak juga dapat ditemukan di pulau Kalimantan bagian Malaysia dan Brunei. Terdapat enam rumpun suku Dayak, yaitu Rumpun Klemantan, Rumpun Apokayan, Rumpun Iban, Rumpun Murut, Rumpun Ot Danum-Ngaju, dan Rumpun Punan.

Rumpun Dayak Punan merupakan suku Dayak yang usianya paling tua di Pulau Kalimantan. Sementara rumpun Dayak lainnya adalah rumpun hasil asimilasi antara Dayak Punan dengan kelompok Proto Melayu, dan moyang Dayak yang berasal dari Yunan, Tiongkok. Akan tetapi, terdapat sudut pandang yang beragam terkait rumpun suku Dayak tersebut. Berikut pemaparan tentang berbagai versinya.

Versi Pertama

Dayak berdasarkan kesamaan hukum adat dibagi menjadi enam rumpun. Di antaranya Kenyah-Kayan-Bahau, Ot Danum, Ngaju, Maanyan, Dusun, dan Luangan. Selain itu, ada pula Iban, Murut, Klemantan, Punan, Basap, Ot, dan Bukat.

Versi Kedua

Dayak berdasarkan kesamaan upacara adat kematian. Dengan kata lain, suku dayak dibagi menjadi kesamaan upacara adat kematian.

Versi Ketiga

Rumpun suku Dayak dibagi ke dalam 18 grup yang terdiri dari 403 sampai 450 subetnik. Contohnya Ngaju terdiri dari Ngaju, Maanyan, Luangan, dan Dusun.

Kemudian, komunitas Apau Kayan terdiri dari Kenyah, Kayan, dan Bahau. Komunitas Murut terdiri dari Idaan (Dusun), Tidung, dan Murut. Sementara, komunitas Punan terdiri dari Basap dan Punan.

Versi Keempat

Suku Dayak dalam terdiri dari enam rumpun, yaitu Kenyah-Kayan-Banau, Ngaju, Land Dayak, Klemantan-Murut, Iban, dan Punan. Versi ini paling banyak dipakai dalam berbagai literatur.

Versi Kelima

Suku Dayak dibagi berdasarkan nama-nama sungai besar di tempat komunitas tersebut berdiam. Terdapat enam nama, yaitu Melayu, Iban, Barito, Bidayuh, Sabah-Dusun-Kadasan, Kayan-Kenyah, Penan, Kelabit-Lun Dayeh-Lun Bawang-Murut Bukit-Kajang, dan Berwan-Melanau.

Dilandir dari Rimbakita, berdasarkan bahasa yang digunakan, suku Dayak terbagi menjadi lima. Di antaranya Dayak Darat memiliki 13 bahasa salah satunya bahasa Rejang, Barito Raya memiliki 33 bahasa dengan 11 bahasa dari 33 bahasa berasal dari kelompok bahasa Madagaskar, dan Borneo Utara memiliki 99 bahasa termasuk bahasa Yakan dari Filipina.

Kemudian, ada pula Melayik yang dituturkan oleh Dayak Meratus, Dayak Keninjal, Dayak Kendayan, Dayak Iban, Dayak Bamayoh, dan lainnya, serta Sulawesi Selatan yang dituturkan oleh tiga Suku Dayak di pedalaman Kalimantan Barat, yaitu Dayak Embaloh, Dayak Kalis, dan Dayak Taman. (ga/id)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

PILIHAN REDAKSI

Menanti Nasib 6 Ribu Jiwa Dayak Wehea Kutim Raih Pengakuan Adat Tahun Ini

Menanti Nasib 6 Ribu Jiwa Dayak Wehea Kutim Raih Pengakuan Adat Tahun Ini

18 Juni 2026 | 18:32
Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26
Via: Redaksi
Tags: HeadlineKalimantanSuku Dayak
Previous Post

Punya Riwayat Asam Lambung, ABK Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Pelabuhan Loktuan

Next Post

Taksi Terbang dan Kereta Tanpa Rel bakal Diuji Coba di IKN pada Juli 2024

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Next Post
Lima Desa di Kaltim Terancam Kehilangan Status Wilayah Imbas Perubahan UU IKN Taksi Terbang dan Kereta Tanpa Rel bakal Diuji Coba di IKN pada Juli 2024 Ada Lowongan 225 Ribu ASN Khusus IKN, Berikut Syaratnya Grounbreaking IKN Tahap Ketiga Mulai Desember Pegawai hingga Aset Penajam Paser Utara di Sepaku Diserahkan ke Otorita IKN Nusantara

Taksi Terbang dan Kereta Tanpa Rel bakal Diuji Coba di IKN pada Juli 2024

Comments 5

  1. Ping-balik: Pascalebaran, Angka Covid-19 di Kaltim Masih Fluktuatif - pranala.co
  2. Ping-balik: Tahun Ini, SKK Migas bakal Tambah Pengeboran dan Pipanisasi di Paser - pranala.co
  3. Ping-balik: Main Sore Ini, Berikut Link Streaming dan Prediksi Formasi Timnas Indonesia Vs Filipina - pranala.co
  4. Ping-balik: Lima Perusahaan Batu Bara Terbesar di Pulau Kalimantan, Siapa Paling Cuan? - pranala.co
  5. Ping-balik: 4 SMA Terbaik di Bontang versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022 - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved