• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Menuju UNESCO, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Tak Boleh Terganggu

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Juni 2026 | 18:03
Reading Time: 2 mins read
0
Menuju UNESCO, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Tak Boleh Terganggu

Pemandangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dari ketinggian. [IST]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kabupaten Kutai Timur alias Pemkab Kutim tak ingin kehilangan momentum penting yang akan menentukan masa depan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Menjelang kedatangan tim penilai UNESCO pada Juli 2026, seluruh pihak diminta menjaga kawasan tersebut agar tetap utuh dan lestari.

Pengakuan sebagai geopark dunia bukan sekadar prestise. Status itu diyakini akan membuka peluang besar bagi perlindungan lingkungan, pengembangan pariwisata berkelanjutan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan.

PILIHAN REDAKSI

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Diyakini Jadi Mesin Baru Ekonomi Kutim

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Diyakini Jadi Mesin Baru Ekonomi Kutim

11 Juli 2026 | 14:53
Nestapa Goa Segegeh: Lenyap Digerus Pabrik Semen di Tengah Penilaian Geopark Sangkulirang

Nestapa Goa Segegeh: Lenyap Digerus Pabrik Semen di Tengah Penilaian Geopark Sangkulirang

8 Juli 2026 | 19:22

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat merupakan aset berharga yang menyimpan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya yang tidak ternilai.

“Saya minta kepada seluruh pihak agar tidak mengganggu keutuhan dan kelestarian kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang sedang kita usahakan mendapat pengakuan nasional bahkan pengakuan global,” kata Ardiansyah di Sangatta, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah telah menerapkan berbagai regulasi dalam penerbitan perizinan dengan mempertimbangkan keaslian, keutuhan, serta kelestarian kawasan hutan yang menjadi bagian utama bentang alam geopark.

Kedatangan tim penilai UNESCO dipandang sebagai kesempatan emas memperkenalkan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat ke panggung internasional.

Kawasan seluas sekira 1,8 juta hektare yang membentang di wilayah Kutai Timur dan Berau itu dikenal sebagai salah satu bentang karst terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Tak hanya menawarkan lanskap karst yang megah, kawasan ini juga memiliki gua-gua alami, sungai bawah tanah, perbukitan kapur, hingga puluhan situs geologi dan ekologi yang masih terjaga.

Yang membuatnya semakin istimewa, sejumlah gua prasejarah di kawasan tersebut menyimpan lukisan cap tangan serta gambar hewan yang diperkirakan telah berusia ribuan tahun. Jejak itu menjadi bukti penting awal peradaban manusia yang bernilai tinggi bagi dunia ilmu pengetahuan.

Ardiansyah menegaskan pembangunan daerah tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan.

Pemkab Kutim berkomitmen menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dengan keberlangsungan ekosistem agar kekayaan alam tersebut tetap dapat dinikmati generasi mendatang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur, Januar Bayu Irawan, mengatakan seluruh pemangku kepentingan telah bergerak bersama mempersiapkan proses penilaian.

Kolaborasi dilakukan mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa hingga perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan geopark.

Menurut Bayu, status UNESCO Global Geopark nantinya akan memberikan manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar pengakuan internasional.

Pengakuan tersebut akan memperkuat perlindungan ekologi, mendorong pembangunan infrastruktur pendukung, memperluas kesempatan penelitian dan pendidikan, serta mempercepat pengembangan pariwisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal.

“Yang paling penting, apabila Geopark Sangkulirang-Mangkalihat ditetapkan sebagai warisan dunia akan ada jaminan keberlangsungan untuk menjaga ekologi dan ekosistem di wilayah tersebut,” ujarnya.

Meski sektor pariwisata diproyeksikan berkembang pesat, Bayu mengingatkan keberhasilannya sangat bergantung pada konsistensi seluruh masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan.

Dia berharap pengakuan UNESCO nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan yang berkelanjutan, dan terjaganya warisan alam Sangkulirang-Mangkalihat bagi generasi yang akan datang. [HAF]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Karst SangkulirangSangkulirang
Previous Post

Terancam Defisit, APBD Kaltim Baru Cair 36 Persen

Next Post

31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

BACA JUGA

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

12 Juli 2026 | 21:22
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Next Post
31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved