• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Mimpi Mahakam Ulu Punya Bandara Segera Terwujud

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Juli 2020 | 08:24
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur bakal membangun bandar udara (bandara) di Ujoh Bilang. Tahap demi tahap sudah dilakukan. Salah satunya pembebasan lahan seluas 90 hektare. Target pembangunan untuk sisi udara akan dilaksanakan pada 2021.

“Total luas bandara yang kami perlukan 250,5 hektare (ha), sedangkan untuk pembebasan tahap pertama seluas 90 ha yang segera kami lakukan setelah ada hasil dari tim appraisal (penilai harga tanah),” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mahakam Ulu Toni Imang di Ujoh Bilang, Selasa (7/7) menukil antara.

PILIHAN REDAKSI

Magnet IKN Kuat, Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 2,3 Juta Penumpang Tiket Pesawat ke Balikpapan Tembus Rp7 Juta Jelang Lebaran, 59 Extra Flight Ludes Terjual

Magnet IKN Kuat, Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 2,3 Juta Penumpang

11 Juli 2026 | 09:49
Wings Air Resmi Terbang Samarinda-Melak, Warga Kubar Tak Perlu Lelah di Jalan

Wings Air Resmi Terbang Samarinda-Melak, Warga Kubar Tak Perlu Lelah di Jalan

18 Juni 2026 | 00:32

Dari hasil inventarisasi ke lokasi calon bandara yang dilakukan sejak 2019, jumlah pemegang hak kepemilikan atas tanah yang dibebaskan pada tahap pertama dengan luas 90 ha.

Untuk tahap kedua akan dilanjutkan pembebasan seluas 160,5 ha, sehingga total lahan yang akan dibebaskan mencapai 250,5 ha, sesuai dengan estimasi kebutuhan total luas lahan calon bandara.

Pada 1 Juli 2020, pihaknya kembali melakukan sosialisasi kepada warga pemilik lahan untuk calon bandara..Sosialisasi yang kesekian kalinya tersebut merupakan tahapan dari tim appraisal dalam melaksanakan penilaian atas pemilik lahan di lokasi calon bandara.

Nilai dari tim appraisal ini selanjutnya akan digunakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai dasar untuk melakukan pembayaran sebagai Tim Pelaksana Pengadaan Tanah

Sosialisasi yang digelar di Lamin Adat, Kampung Ujoh Bilang tersebut dilakukan oleh Ketua Tim Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) Cek Putera Handalan, dihadiri Pejabat Sekda Mahakam Uu Stephanus Madang, jajaran Dishub setempat, pemilik lahan, dan sejumlah pihak terkait.

Dia mengatakan keberadaan bandara di dekat ibu kota kabupaten merupakan kebutuhan penting karena letak geografis Mahakam Ulu yang di kawasan perbatasan negara, transportasi masih mengandalkan jalur Sungai Mahakam dan belum tembusnya jalur darat.

Atas kondisi geografis dan masih minimnya jalur transportasi tersebut, sejak 2018 pihaknya mencari lokasi calon bandara yang kemudian menetapkan di hilir Kampung Ujoh Bilang, tepatnya dekat dengan perbatasan Kampung Long Melaham.

“Dari total luas lahan bandara yang dibutuhkan mencapai 250,5 ha itu, khusus untuk bangunan bandara diperlukan seluas 835×3.000 meter, kemudian untuk runway (landasan pacu) sepanjang 1.600 meter,” ucap Toni.

Wakil Bupati Mahulu, Y Juan Jenau dalam tiap kesempatan menegaskan setidaknya terdapat empat alasan mengapa bandara harus dibangun. Pertama adalah karena Kabupaten Mahulu merupakan kawasan yang berbatasan dengan Malaysia, sehingga daerah ini menjadi beranda terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kedua, karena kawasan Mahulu memiliki  kontur perbukitan dan hutan luas yang sulit diakses dengan jalan darat,  dan sampai sekarang belum bisa ditembus jalan darat. Demikian pula akses melalui sungai yang juga sulit dan memakan waktu lama.

Alasan ketiga adalah untuk membuka keterisolasian daerah, sehingga dengan adanya penerbangan pesawat perintis diharapkan dapat mempermudah angkutan orang maupun barang.

Keempat, lanjut Juan, Mahulu sebagai kabupaten yang kaya akan sumberdaya alam dan budaya untuk diperkenalkan melalui sektor pariwisata, maka keberadaan bandara sangat penting sebagai akses bagi wisatawan maupun calon investor untuk datang ke Mahulu.

“Saya sudah sering berbincang dengan para tamu, termasuk tadi malam. Ada tamu yang mengaku sudah beberapa kali datang dan ada yang baru sekali. Semuanya mengeluh tentang panjangnya rute yang dilalui, terutama harus naik speedboat sekitar 5 jam dari Kutai Barat ke Ujoh Bilang,” katanya.

Jika ada bandara, maka waktu tempuh dapat dipersingkat, karena rencananya penerbangan untuk sampai di Bandara Ujoh Bilang bisa dilakukan dari bandara di Balikpapan, Samarinda, maupun Kutai Barat, sehingga tidak melelahkan karena tidak harus lewat darat yang disambung dengan jalur sungai. (*)

Tags: BandaraHeadlineKalimantan TimurMahakam Ulu
Previous Post

Kala Setan Bisikkan Ketakutan Jatuh Miskin kepada Muslim

Next Post

Diskes Kutim: Alat Swab Test RS PKT Sangatta Belum Berizin

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Diskes Kutim: Alat Swab Test RS PKT Sangatta Belum Berizin

Diskes Kutim: Alat Swab Test RS PKT Sangatta Belum Berizin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved