• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Pajak Semen Tonasa: Uangnya ke Pusat, Debunya ke Pangkep

Suriadi Said by Suriadi Said
27 September 2025 | 21:16
Reading Time: 2 mins read
0
Pajak Semen Tonasa: Uangnya ke Pusat, Debunya ke Pangkep

Ilustrasi Pabrik Semen Tonasa.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, PANGKEP — Ironi itu nyata di Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Pajak bumi dan bangunan (PBB) dari aset raksasa PT Semen Tonasa, tak satu rupiah pun masuk ke kas daerah. Semuanya ditarik pusat.

Padahal, aset Tonasa di Pangkep bukan hanya pabrik dan tambang. Ada kantor pusat. Kompleks perumahan di Desa Biringere dan Tonasa I. Ada rumah sakit, kolam renang, supermarket, pelabuhan, bahkan jalan raya dari lampu merah Bungoro hingga Pelabuhan Biringkassi.

PILIHAN REDAKSI

Warga Ring 1 Semen Tonasa Rentan Bencana, DPRD Pangkep Desak Mitigasi

Warga Ring 1 Semen Tonasa Rentan Bencana, DPRD Pangkep Desak Mitigasi

16 Juni 2026 | 23:09
Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

15 Juni 2026 | 11:23

Semua aset itu—menurut logika Pemkab—jelas bukan pertambangan. Seharusnya masuk kategori PBB Perdesaan dan Perkotaan (P2). Tapi nyatanya semua dikategorikan sebagai PBB Pertambangan (P3). Otomatis masuk pusat.

“Potensi PAD besar sekali. Tapi daerah tidak dapat,” tegas Sekretaris Bapenda Pangkep, Kahar Mustakim, Kamis (25/9/2025).

Pemkab Pangkep sudah berulang kali memperjuangkan. Dari Dirjen Pajak Kanwil Sulsel, Kantor Pajak Pratama Maros, sampai minta bantuan kejaksaan. Hasilnya sama. Mentok.

Di sisi lain, manajemen Semen Tonasa mengaku sudah sesuai aturan.

“Kami hanya serahkan PBB P2 ke Pemkab. Sisanya sudah sesuai UU No.1/2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah,” ujar Manager Humas PT Semen Tonasa, Didi Amin.

Yang ironis, warga yang tinggal di kompleks Semen Tonasa tetap harus bayar retribusi. Langsung ke perusahaan. “Besarannya bervariasi. Ada yang Rp700 ribu sampai Rp1 juta setahun,” ujar AI, salah seorang warga.

Sementara itu, debu semen tetap mengepul. Mengganggu napas warga Desa Biringere dan Bulucindea. Mereka dapat polusinya. Pajaknya? Melayang ke pusat.

Pengamat ekonomi Sulawesi Selatan, Baso Iwang, ikut angkat bicara. Menurut Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Makassar itu, semestinya aset bangunan Tonasa menjadi sumber PAD Pangkep.

“Dalam kerangka otonomi daerah, PBB mestinya 90 persen untuk daerah, 10 persen untuk pusat,” ujarnya.

Ironis lain. Dua komisaris baru PT Semen Tonasa—Andi Rio Padjalangi dan Andi Nusawarta—bungkam.

Padahal keduanya bukan nama asing. Politisi yang sempat maju di Pilkada 2024. Gagal jadi bupati. Kini duduk di kursi komisaris Tonasa.

Tapi soal pajak yang bikin daerah buntung ini, mereka memilih diam. (IR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: PangkepSemen Tonasa
Previous Post

PBVSI Bontang Mantapkan Program Kerja, Target Prestasi hingga Porprov 2026

Next Post

Larangan Jual LKS di Samarinda Dilanggar, Orangtua Murid Resah

BACA JUGA

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

12 Juli 2026 | 21:22
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Next Post
Larangan Jual LKS di Samarinda Dilanggar, Orangtua Murid Resah

Larangan Jual LKS di Samarinda Dilanggar, Orangtua Murid Resah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved