• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Pendapatan Kalimantan Timur Optimistis Naik di 2024

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Mei 2024 | 21:13
Reading Time: 3 mins read
0
Pengembangan Lahan Pertanian Bisa Jaga Inflasi Kaltim Bontang akan jadi Tuan Rumah Harganas ke-31 Pendapatan Kalimantan Timur Optimistis Naik di 2024

Penjabat (Pj.) Gubernur Kaltim Akmal Malik.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO – Kalimantan Timur (Kaltim) melaporkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari sisi pendapatan masih “on the track” menuju pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai target.

Penjabat (Pj.) Gubernur Kaltim Akmal Malik menyatakan pendapatan dari Benua Etam telah mencapai 41,04% per 13 Mei 2024.

PILIHAN REDAKSI

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

13 Juli 2026 | 20:39
Kaltim Perketat Anggaran OPD, Belanja di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

Kaltim Perketat Anggaran OPD, Belanja di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

9 Juli 2026 | 22:13

“Kaltim optimis untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercapai sesuai target hal tersebut didukung dg dampak positif pembangunan di IKN yang meningkatkan ekonomi Kaltim,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5/2024).

Akmal berharap pemerintah pusat akan terus menyalurkan dana transfer umum sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan.

Dari sisi belanja, realisasi APBD Kaltim juga menunjukkan tren positif, dengan pencapaian sebesar 19,07% pada 14 Mei 2024 atau melampaui target keuangan Kuartal II Bulan Pertama yang direncanakan sebesar 17,99%.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk mencapai target realisasi di akhir Mei sebesar 36%,” tegas Akmal.

Mengenai pemungutan pajak, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor, Akmal menyebutkan akan mulai dilaksanakan pada Januari 2025 untuk kabupaten/kota di Kaltim.

Dia menjelaskan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian daerah dan mengelola PAD secara efektif tanpa menambah beban wajib pajak.

Perubahan tarif dan jenis pajak di bawah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) memberikan daerah keleluasaan untuk mengatur belanja sesuai dengan rencana daerah tanpa membebani masyarakat.

“Ini termasuk pengaturan bagi hasil sawit yang memberikan penguatan fiskal bagi daerah,” jelasnya.

Realisasi pendapatan daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia, per 30 April 2024, hanya mencapai 21% atau turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu di angka 23.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan idealnya pencapaian per April 2024 berada pada kisaran 40% dari target yang tertuang pada APBD.

Di sisi lain, progres pembangunan Ibu Kota Negara alias IKN Nusantara dinilai turut memberikan dampak signifikan pada kinerja keuangan APBN dan APBD di Kaltim.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur M Syaibani mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan IKN mendominasi 79,60% pagu belanja K/L, dengan alokasi APBN IKN mencapai Rp36,01 triliun hingga Maret 2024.

Kemudian, Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) telah mencapai Rp7,04 triliun yang ditopang oleh peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sumber daya alam Minerba.

“Namun, sebagian dana TKD masih menunggu penyaluran, tergantung pada pemenuhan syarat dan jadwal yang ditetapkan,” sebutnya.

Selain itu, dia menyebutkan Kaltim juga menerima pendanaan Green Climate Fund (GCF) sebesar USD 4,6 juta pada tahun 2024, yang akan digunakan untuk proyek mitigasi dan adaptasi terkait perubahan iklim.

Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman Purwadi menekankan pentingnya kemandirian fiskal daerah dan berhati-hati terhadap pertumbuhan ekonomi yang bergantung pada transfer keuangan dari Pemerintah Pusat dan eksploitasi sumber daya alam.

“Maka sebenarnya semakin gede transfer dari Jakarta ke daerah, makin gede juga pengerukan SDA yang kita miliki kan?,” katanya.

Menurutnya, Kalimantan Timur masih bergantung pada transfer dari pemerintah pusat dan memiliki keterbatasan dalam sumber pendapatan sendiri, padahal transfer keuangan dari pemerintah pusat bisa berkurang kapan saja.

Sebagai contoh, APBD Kabupaten Berau sebagian besar berasal dari transfer, sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) hanya sekitar Rp300 miliar. Purwadi menegaskan transformasi ekonomi menjadi hal yang mendesak, bukan sekadar slogan, apalagi hanya sebagai kampanye calon gubernur.

“Ekonomi (Kaltim) harus menuju sektor-sektor seperti pertanian, pariwisata, dan sektor jasa, termasuk kelautan. Namun, ini bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, melainkan memerlukan upaya yang berkelanjutan,” tuturnya.

Ke depannya, Purwadi menuturkan upaya transformasi ekonomi dan kreativitas dalam pengelolaan keuangan daerah harus berjalan seiring.

Dia menyebutkan pemerintah harus berani mengalokasikan anggaran lebih secara serius untuk kebutuhan dasar publik, seperti kesehatan, pendidikan, air bersih, infrastruktur, telekomunikasi, itu dan penyediaan energi.

“Jadi semua potensi (pendapatan) harus didorong dengan sinergi. Hilangkan ego-sektoral dan kencangkan ikat pinggang pejabat, kurangin jalan-jalan misalnya,” pungkasnya. (*)

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Via: Dias Ramadani
Tags: APBD KaltimDana Bagi HasilKalimantan TimurPendapatan Asli Daerah
Previous Post

319 Calon Jemaah Haji asal Balikpapan Mulai Berangkat

Next Post

Banjir Bandang Rendam Seluruh Kecamatan di Mahakam Ulu, Aktivitas Lumpuh Total

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Banjir Bandang Rendam Seluruh Kecamatan di Mahakam Ulu, Aktivitas Lumpuh Total

Banjir Bandang Rendam Seluruh Kecamatan di Mahakam Ulu, Aktivitas Lumpuh Total

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved