PRANALA.CO – Pemkot Bontang bakal melakukan pengadaan lahan untuk pembangunan kolam depresi Kanaan.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Amiruddin Syam menerangkan diprediksi pengadaan lahan ini bakal rampung pada akhir tahun.
“Ada tahapan appraisal juga yang dilakukan di awal tahun,” terangnya.
Dari perhitungan appraisal inilah nanti baru diketahui berapa anggaran total kebutuhan dana untuk pembebasan lahan. Sementara saat ini pemkot mengalokasikan anggaran senilai Rp 2,3 miliar.
“Ini sifatnya sementara. Nanti bisa ditambahkan di APBD Perubahan kalau kurang,” sebutnya.
Terpenting di APBD murni sudah ada mata anggarannya dulu. Supaya penambahan bisa dilakukan. Nantinya untuk pembangunan fisik infrastruktur menjadi tanggung jawab pemprov.
“Pemkot hanya sebatas pembebasan lahan,” ungkap dia.
Embung nantinya berseberangan dengan Waduk Kanaan, Kota Bontang. Nanti di jalan Pongtiku akan dibuat gorong-gorong. Sehingga air dari waduk bisa menuju ke embung.
“Anggarannya kemungkinan puluhan miliar,” sebutnya.
Infrastruktur ini nantinya berfungsi sebagai tempat penampungan sementara air. Sebelum dialirkan menuju hilir. Utamanya saat bagian hilir juga mengalami banjir rob.
Luasan embung diperkirakan mencapai 38 hektare. Saat ini statusnya masih dimiliki oleh warga. Kapasitas tampung nantinya yakni 948 ribu meter kubik. Rencana ini sebelumnya dicetus pada 2014 silam.
“Tetapi berapa luasan yang akan dipakai bergantung dengan anggaran yang disiapkan nantinya,” tandasnya. (*)
















