• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dari Lahan Kering, Kupang Disiapkan jadi Contoh Nasional

Suriadi Said by Suriadi Said
28 Maret 2026 | 14:24
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dari Lahan Kering, Kupang Disiapkan jadi Contoh Nasional

Dok Pupuk Kaltim

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KUPANG, Pranala.co — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong dari berbagai lini. Salah satunya datang dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) yang kian mengintensifkan kolaborasi dengan petani, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor pertanian.

Komitmen itu kembali ditegaskan dalam Temu Tani Ketahanan Pangan Program Agrosolution 2026 yang digelar di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum lama ini. Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya gagasan, pengalaman, sekaligus solusi bagi pengembangan pertanian di wilayah dengan karakteristik lahan kering.

PILIHAN REDAKSI

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

12 Juli 2026 | 16:19

Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, Gustaaf AC Patty dan Sukardi Rinakit, sebagai bentuk dukungan langsung perusahaan terhadap penguatan sektor pertanian di kawasan timur Indonesia.

Gustaaf AC Patty menilai Kabupaten Kupang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional, meskipun didominasi lahan kering.

“Temu tani ini menjadi wadah strategis untuk berdialog secara langsung dengan petani dan pemangku kepentingan. Kita bisa membahas tantangan sekaligus peluang pengembangan pertanian berkelanjutan yang benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan sistem pertanian yang tangguh, efisien, dan adaptif harus dibangun melalui sinergi multipihak. Hal ini penting untuk menjawab dinamika kebutuhan pangan yang terus berkembang.

Gustaaf juga menyinggung arahan Prabowo Subianto terkait pentingnya kedaulatan pangan.

“Kedaulatan pangan bukan pilihan, melainkan keharusan. Semangat ini menjadi landasan kami dalam menjalankan program Agrosolution,” tegasnya.

Program Agrosolution menjadi salah satu andalan Pupuk Kaltim dalam mendorong pertanian modern yang berkelanjutan. Tidak hanya menyediakan pupuk, program ini mengusung pendekatan terintegrasi.

Mulai dari edukasi budidaya, pemupukan berimbang, pendampingan teknis, hingga peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani, seluruhnya dirancang untuk memperkuat kapasitas petani.

“Petani tidak hanya mendapat akses terhadap input pertanian, tetapi juga pemahaman yang tepat dalam mengelola lahan secara berkelanjutan,” jelas Gustaaf.

Pandangan serupa disampaikan Sukardi Rinakit. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan agenda besar yang tidak bisa diselesaikan secara parsial.

“Diperlukan keterlibatan semua pihak. Industri pupuk memiliki peran penting, tetapi keberhasilan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi yang saling menguatkan,” katanya.

Melalui Agrosolution, Kabupaten Kupang dinilai berpeluang menjadi contoh keberhasilan pengembangan pertanian di wilayah lahan kering. Tantangan ke depan, menurut Sukardi, bukan hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kesuburan tanah.

Implementasi Agrosolution di berbagai daerah menunjukkan hasil yang signifikan. Salah satu contohnya di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Produktivitas jagung di wilayah tersebut meningkat dari rata-rata 2,5 ton per hektare menjadi 6 ton per hektare, atau melonjak sekira 140 persen. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan terintegrasi mampu mengoptimalkan hasil pertanian. Keberhasilan serupa diharapkan dapat direplikasi di Kabupaten Kupang.

Sebagai bentuk komitmen, Pupuk Kaltim juga menyalurkan bantuan 500 kilogram pupuk urea kepada kelompok tani setempat. Produk yang digunakan adalah urea granul, yang dikenal memiliki kualitas baik dengan kandungan nitrogen optimal serta mudah diaplikasikan.

Butiran yang seragam membuat pupuk tidak mudah menggumpal dan memiliki daya sebar yang baik, sehingga membantu distribusi unsur hara lebih merata di lahan.

Namun, Sukardi mengingatkan bahwa kualitas produk harus diimbangi dengan pola pemupukan yang tepat.

“Produk yang baik tidak cukup tanpa edukasi. Di sinilah Agrosolution hadir untuk memastikan pemupukan dilakukan secara berimbang dan tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Pupuk Kaltim optimistis berbagai tantangan pertanian dapat diubah menjadi peluang. Tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga kesejahteraan petani.

“Dengan kerja bersama, kita bisa memperkuat kemandirian pangan bangsa sekaligus meningkatkan taraf hidup petani,” tutup Sukardi. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pupuk Kaltim
Previous Post

Bontang Genjot Layanan Digital, Aplikasi Pondok Pasilan Didorong jadi Andalan Warga

Next Post

Tiga Kandidat Berebut Posisi Sekda Samarinda

BACA JUGA

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

12 Juli 2026 | 21:22
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Next Post
Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik Sekda Definitif Samarinda Tiga Kandidat Berebut Posisi Sekda Samarinda

Tiga Kandidat Berebut Posisi Sekda Samarinda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved