• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Soal Kejanggalan Penanganan Pasien Covid-19 di RS Yabis, Satgas Ungkap Sederet Fakta

Suriadi Said by Suriadi Said
17 September 2022 | 15:11
Reading Time: 2 mins read
0
Soal Kejanggalan Penanganan Pasien Covid-19 di RS Yabis, Satgas Ungkap Sederet Fakta

Ilustrasi pintu masuk ruang lobi RS Yabis

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Kasus kejanggalan penangan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Islam Bontang atau RSIB, mendorong tim Satgas Covid-19 meninjau lokasi demi mendapatkan fakta lapangan sebenarnya.

Saat awal diberitakan pranala.co, Kamis (15/9/2022) lalu, Jubir Tim Satgas Covid-19 Adi Permana langsung memeriksa standar prosedur pelayanan pasien korona di rumah sakit yang akrab dikenal dengan sebutan RS Yabis itu. Dari hasil tinjauan lapangan itu, tim mengungkap beberapa fakta.

PILIHAN REDAKSI

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26
SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober Link Jadwal dan Syarat Seleksi PPPK di Bontang 214 PPPK Bontang Resmi Bertugas, Mayoritas di Posisi Tenaga Teknis

SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober

1 Oktober 2025 | 15:37

Pertama, RS Yabis sudah memiliki ruang triase atau ruangan khusus pemilahan pasien. Di ruangan itu, pasien dengan gejala tertentu diperiksa oleh tim dokter kemudian dipilah.

Dalam proses pemilahan, pasien yang belakangan diketahui berinisial SN (40) didiagnosa dokter mengidap virus korona dengan penyakit asma dan pelemahan detak jantung. Kemudian pasien langsung diisolasi di ruang isolasi khusus di RS Yabis.

Fakta kedua, ruangan tersebut telah memenuhi standar ruang isolasi. Dengan dilengkapi ventilator udara khusus yang tidak terbagi ke ruang Instalasi Gawat Darurat atau IGD. Dipasangi pula exhaust fan alias penyedot udara yang diarahkan ke luar ruangan.

Ketiga, SN dinyatakan dokter telah meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di ruang isolasi.

“Almarhumah itu sudah diisolasi ke ruangan khusus pasien Covid. Standar ruangannya sama dengan ruang isolasi di rumah sakit lain, seperti RSUD Taman Husada,” kata Adi Permana, kepada pranala.co, Sabtu (17/9/2022).

Fakta keempat, pihak RS Yabis mengakui saat penanganan SN terjadi crowded alias penumpukan orang. Karena keluarga hilir mudik menjenguk almarhum. Diklaim pula, pihak rumah sakit telah memberikan anjuran ke keluarga pasien untuk menggunakan APD.

Fakta kelima, keluarga pasien sudah di-tracing. Hasilnya anggota keluarga dinyatakan negatif Covid-19. Tim satgas tengah berupaya untuk melakukan tracing secara menyeluruh ke seluruh anggota keluarga yang menjenguk SN, dalam beberapa waktu ke depan.

“Harusnya saat terjadi crowded, pihak rumah sakit harus melakukan pengamanan,” terang Adi.

Fakta keenam, setelah ditelusuri tim satgas mengungkap jika SN, pasien belum mendapatkan vaksin. Adi bilang, almarhum memang tidak mengikuti vaksinasi yang digalakkan pemerintah. Pun keluarganya, belum mendapatkan dosis vaksin secara lengkap.

Dari beberapa fakta di atas, Adi menyatakan penanganan SN sudah sesuai standar pelayanan bagi pasien Covid-19. Adi yang juga menjabat sebagai Kasi Survailens Dinkes Bontang, mengingatkan pentingnya warga mengikuti vaksinasi. Dengan keberadaan Covid-19 varian Delta dan Omicron, dipastikan dapat mengurangi efek dari gejala dua varian tersebut.

“Dari sini kita belajar pentingnya vaksinasi, karena Omicron dan Delta memang berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya.

“Vaksin itu bukan sertifikatnya saja yang penting. Tapi perlindungannya atau efeknya yang kita cari,” sambungnya.

Atas kasus ini, pihaknya tetap memberikan evaluasi kepada pihak rumah sakit maupun pemerintah yang juga mendapat pelajaran, agar memberikan pelayanan prima bagi seluruh pasien yang diperiksa di rumah sakit.

Mengkonfirmasi pihak keluarga, Heriyanto menyatakan belum melayangkan protes ke pihak rumah sakit atas pelayanan yang diberikan.

Ia juga mengaku sudah dimintai pihak rumah sakit untuk mengambil surat keterangan kematian SN. Namun urung dilakukan lantaran pihak keluarga masih dalam suasana berkabung atas meninggalnya SN.

“Belum ada Mas, kami masih berkabung,” jawab dia singkat.

Sementara, Ketua RS Swasta Kaltim dr Yuniarti Arbain, saat hendak dimintai komentar atas kasus ini, menyatakan tidak ingin memberikan komentar lantaran kasus tersebut baru ia ketahui. (*)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari pranala.co. Mari bergabung di Grup Telegram “PRANALA.co”, caranya ketuk link https://t.me/pranaladotco , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Via: Sulaiman
Tags: Covid-19Headline
Previous Post

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Dibuka, Ini Pesan Kadiskominfo Kaltim

Next Post

WHO Beri Sinyal Akhiri Pandemi Covid-19

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
WHO Beri Sinyal Akhiri Pandemi Covid-19

WHO Beri Sinyal Akhiri Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved