• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Suami Tewas Ditikam di Gunung Bugis Balikpapan, Istri Minta Pelaku Dihukum Seadil-adilnya

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Februari 2026 | 16:34
Reading Time: 3 mins read
0
Suami Tewas Ditikam di Gunung Bugis Balikpapan, Istri Minta Pelaku Dihukum Seadil-adilnya

Korban tergeletak usai ditikam tersangka dalam adegan kelima rekonstruksi kasus pembunuhan di Gunung Bugis, Balikpapan. (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN — Duka mendalam masih menyelimuti Ayu, istri MH (38), korban penikaman yang tewas di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat. Di tengah proses hukum yang kini berjalan, ia hanya menyimpan satu harapan, yaitu pelaku dihukum seadil-adilnya atas kematian suaminya.

Harapan itu disampaikannya usai polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang merenggut nyawa sang suami. Dalam rekonstruksi yang digelar di halaman Mapolsek Balikpapan Barat, Jumat (13/2/2026), tersangka J (39) memperagakan enam adegan utama beserta sejumlah subadegan untuk menggambarkan rangkaian peristiwa tersebut.

PILIHAN REDAKSI

3 Pembunuh Polisi Katingan Ditangkap di Samarinda, Bandar Narkoba Ikut Dibekuk

3 Pembunuh Polisi Katingan Ditangkap di Samarinda, Bandar Narkoba Ikut Dibekuk

10 Juli 2026 | 09:12
Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

6 Juli 2026 | 17:34

“Saya sih berharapnya dari rekonstruksi ini pelaku bisa mendapatkan hukuman seadil-adilnya untuk almarhum suami saya,” ujar Ayu.

Menurutnya, dirinya tidak mengetahui adanya persoalan sebelumnya antara suaminya dan pelaku. Bahkan, informasi yang beredar, peristiwa penikaman itu disebut terjadi dua minggu setelah dugaan pengeroyokan terhadap pelaku.

Namun, Ayu menegaskan, suaminya tidak pernah bercerita soal masalah tersebut.“Gak pernah cerita kalau ada masalah itu. Keluarga juga di sini gak tahu kalau suami punya masalah seperti itu,” ungkapnya.

Ayu sendiri bekerja di Penajam Paser Utara (PPU), tepatnya di Sepaku. Ia mendapat kabar duka saat suaminya sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Saya dihubungi waktu kejadian sudah meninggal dunia,” ucapnya lirih.

Lebih lanjut, yang membuatnya semakin terpukul, kata dia, anak semata wayang mereka yang baru berusia tiga tahun terus menanyakan keberadaan sang ayah. “Kasihan anak saya masih kecil, masih tanya bapaknya terus. Umurnya tiga tahun. Anak kami cuma satu,” ungkapnya.

Ayu menuturkan, ia menunggu sembilan tahun untuk memiliki anak. Sang buah hati baru tiga tahun merasakan kebersamaan dengan ayahnya. Bahkan, pertemuan terakhir terjadi pada 10 Januari 2026, saat anak mereka merayakan ulang tahun.

“Baru ulang tahun kemarin tanggal 10 Januari terakhir ketemu bapaknya. Habis itu bapaknya pulang ke Balikpapan. Sabtu itu rencananya mau pulang ke Itchi, ternyata bapaknya sudah gak ada,” tuturnya.

Di tengah kenangan yang masih membekas, Ayu kembali menegaskan harapannya. “Saya minta keadilan yang seadil-adilnya untuk suami saya. Itu saja,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sukarman Sarun, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian rekonstruksi berjalan lancar dan memperlihatkan secara utuh kronologi kejadian.

“Tadi kita sudah sama-sama menyaksikan rekonstruksi kasus pembunuhan dengan tersangka J dan korban MH Rekonstruksi dilaksanakan dengan total enam adegan,” ujarnya.

Sukarman merinci, setiap adegan berkembang menjadi beberapa subadegan. “Pada adegan ketiga terdapat enam item, adegan keempat lima item, adegan kelima tiga item, dan adegan keenam dua item. Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan lancar,” terangnya.

Menurut Sukarman, poin utama berada pada adegan kelima, yakni saat tersangka menikam korban hingga menyebabkan luka di bagian punggung. Berdasarkan hasil autopsi, luka akibat penikaman tersebut menjadi penyebab korban meninggal dunia.

Senada, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Balikpapan, Muhammad Mirhan, mengungkapkan bahwa perkara ini bermula dari persoalan antara pelaku dan korban sekitar dua pekan sebelum kejadian.

Menurutnya, peristiwa terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 00.30 Wita, di Gunung Bugis, Balikpapan Barat. Saat itu korban melintas di lokasi, sementara tersangka sedang duduk di sebuah warung bersama tiga orang lainnya.

“Tersangka kemudian mendatangi korban. Saat melihat korban mengangkat baju, pelaku mengira korban hendak mengeluarkan senjata tajam,” jelas Mirhan.

Sebelum terjadi penikaman, sempat terjadi adu mulut atau cekcok sebelum korban berlari untuk menghindar dari tersangka. Sebab, saat itu korban sedang menodongkan satu senjata tajam jenis badik kepada korban.

Lanjut Mirhan, tepat pada adegan kelima, tergambar aksi kejar-kejaran yang berujung penikaman satu kali di bagian kiri tubuh korban. Meski sempat berlari, korban akhirnya jatuh di dekat Masjid Al-Muhajirin.

Atas perbuatannya tersangka tersangka terancam Pasal 458 KUHP baru tentang menghilangkan nyawa dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (SR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: PembunuhanPolresta Balikpapan
Previous Post

Jembatan Nibung Kutim-Berau Hampir Rampung, Warga Tagih Utang Kontraktor Rp1,8 Miliar

Next Post

Sambut Ramadan, Warga Gunung Telihan Bontang Terima Bantuan Paket Sembako

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Sambut Ramadan, Warga Gunung Telihan Bontang Terima Bantuan Paket Sembako

Sambut Ramadan, Warga Gunung Telihan Bontang Terima Bantuan Paket Sembako

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18
Jadwal Kapal Pelni dari Bontang Juni 2026, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka: Tanpa Subsidi, Siap Tarik Investor Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Lok Tuan, Bontang Diprediksi 25 dan 28 Maret Pelni Rilis Jadwal Kapal di Pelabuhan Bontang selama Februari 2025, Berikut Rinciannya Jadwal KM Cattleya Express Desember 2024: Rute Bontang ke Pare-pare Siap Melayani Anda Jadwal Terbaru KM Binaiya dan KM Egon dari Pelabuhan Bontang untuk September-Oktober 2024 Penawaran Terbaru Perjalanan Laut Kapal Pelni dari Parepare untuk Juni dan Juli 2024 Calon Penumpang Kapal Pelabuhan Lok Tuan Wajib Vaksin Booster

Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka: Tanpa Subsidi, Siap Tarik Investor

6 April 2026 | 13:27

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved