• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Yusril Persilakan Publik Tonton Film Pesta Babi dan Berdebat Terbuka

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Mei 2026 | 21:43
Reading Time: 1 min read
0
Yusril Persilakan Publik Tonton Film Pesta Babi dan Berdebat Terbuka

Yusril Persilakan Publik Tonton Film Pesta Babi dan Berdebat Terbuka

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak melarang pemutaran maupun diskusi film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Pernyataan itu disampaikan Yusril di tengah munculnya laporan pembubaran nonton bareng (nobar) dan diskusi film tersebut di sejumlah daerah. Menurut dia, masyarakat justru perlu diberi ruang untuk menonton lalu mendiskusikan isi film secara terbuka.

PILIHAN REDAKSI

Film Pesta Babi “Menampar” Jurnalis Bontang: Papua Dibungkam, Media Terlalu Takut?

Film Pesta Babi “Menampar” Jurnalis Bontang: Papua Dibungkam, Media Terlalu Takut?

22 Mei 2026 | 18:40
Film Pesta Babi Dipersoalkan, Sutradara: Papua Jangan Dibungkam

Film Pesta Babi Dipersoalkan, Sutradara: Papua Jangan Dibungkam

15 Mei 2026 | 21:39

“Biarkan saja masyarakat menonton, lalu setelah itu silakan gelar diskusi dan debat,” kata Yusril dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5).

Ia menilai materi film dokumenter tersebut masih dalam batas wajar meski menggunakan narasi dan judul yang kontroversial. Karena itu, Yusril meminta masyarakat tidak terpancing hanya karena istilah “kolonialisme” yang digunakan dalam judul film.

Menurut Yusril, kritik terhadap proyek pemerintah, termasuk proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan, merupakan hal yang sah dalam ruang demokrasi. Bahkan, pemerintah dapat menjadikan kritik itu sebagai bahan evaluasi pelaksanaan proyek di lapangan.

“Pemerintah dapat memetik hikmah dari film itu untuk mengevaluasi kalau-kalau ada langkah di lapangan yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Ia menjelaskan pembukaan lahan di Papua Selatan sudah dimulai sejak 2022 pada era Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersamaan dengan pemekaran wilayah Papua. Program tersebut kemudian dilanjutkan pemerintahan saat ini sebagai bagian dari agenda ketahanan pangan dan energi nasional.

Meski demikian, Yusril menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik atas implementasi proyek strategis nasional di Papua. Ia juga memastikan pembubaran maupun pelarangan nobar yang terjadi bukan instruksi pemerintah pusat.

Pernyataan Yusril muncul setelah sutradara film, Cypri Paju Dale, menyebut ada pihak-pihak yang berusaha membatasi penyebaran film tersebut ke publik luas. [RE]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Film DokumenterFilm Indonesia
Previous Post

Film Pesta Babi Dipersoalkan, Sutradara: Papua Jangan Dibungkam

Next Post

Jelang Iduladha, Seluruh Sapi Kurban di Kutim Dipastikan Bebas Penyakit

BACA JUGA

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

12 Juli 2026 | 21:22
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Next Post
Jelang Iduladha, Seluruh Sapi Kurban di Kutim Dipastikan Bebas Penyakit

Jelang Iduladha, Seluruh Sapi Kurban di Kutim Dipastikan Bebas Penyakit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved