• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

1.997 Sambungan PDAM Tak Digratiskan

Suriadi Said by Suriadi Said
13 April 2020 | 21:14
Reading Time: 3 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

1.997 Sambungan PDAM Tak Digratiskan

SUDAH sebulan, Madikah (43) tak bekerja. Bekerja serabutan merawat taman di kompleks perumahan perusahaan. Dia ‘terpaksa’ berhenti, karena ada peraturan tempatnya bekerja untuk beristirahat di rumah saat pandemi Corona.

PILIHAN REDAKSI

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14

Tiap sepekan perempuan janda tiga anak ini menerima upah sebesar Rp 210 ribu. Waktu bekerjanya dimulai pukul 06.30 Wita sampai 13.00 Wita. Tidak setiap pekan dia mendapatkan upah. Madikah bekerja jika rumput mulai tumbuh berkeliaran. Hitungannya, Madikah bekerja tergantung panggilan.

Selama pandemi Corona, perempuan ber-KTP Bontang ini berjualan apa saja. Mulai nangka muda sampai bantu tetangganya menjajakan duku. Lumayan, dia bisa diupah Rp 70 ribu sehari. Itu kalau jualannya laris. Jika tak habis, biasa diberi Rp40 ribu.

“Cukup aja Dek. Lumayan rezeki daripada enggak ada penghasilan,” katanya kepada Pranala.co, belum lama ini.

Kala Corona mewabah, dia tak banyak mengetahui kebijakan Pemkot Bontang. Mulai bantuan uang Rp 500 ribu sampai gratis sambungan rumah. Maklum saja, dia bukan penggemar menonton berita, apalagi baca info terkini di media massa atau daring.

Meski begitu, perempuan bermukim di Jalan Kapal Layar, Kelurahan Lok Tuan ini sempat mendengar dari tetangga. Jika ada bantuan stimulan dan penggratisan PDAM. Dia juga sempat sumringah. Apalagi, kebutuhan air bersih hanya mengandalkan saluran perusahaan pelat merah itu. “Kalau ada syukurlah dek, mudahan dapat,” harap dia.

Gayung bersambut. Madikah satu dari 26.280 sambungan pelanggan PDAM Bontang yang menerima penggratisan air bersih pembayaran selama tiga bulan.

Berdasarkan data, jumlah keseluruhan pelanggan di Bontang mencapai 28.277 sambungan. Artinya masih terdapat 1.997 sambungan yang tidak mendapat subsidi dari pemerintah.

“Yang tidak mendapat pembayaran gratis akan kami surati,” jelas Dirut PDAM Tirta Taman Bontang Suramin, Senin (13/04).

Ia menjelaskan, penggratisan pemakaian yakni Maret hingga Mei. Artinya April – Juni tidak akan muncul di tagihan rekening air. Meski begitu tunggakan pelanggan sebelum harus dilunasi.

Berkaca Maret lalu, setiap bulannya pemerintah harus menanggung biaya subsidi air sekitar Rp 3,1 miliar dari total 26.280 pelanggan. Jika diakumulasi selama tiga bulan mencapai Rp 9 miliar lebih.

Kelompok dan Golongan Pelanggan Mendapat Pembayaran Gratis:
Sosial Umum: 10
Sosial Khusus I: 182
Sosial Khusus II: 46
Rumah Tangga I: 287
Rumah Tangga II: 4.830
Rumah Tangga III: 17.674
Niaga I: 3.094
Niaga Khusus: 177

Kebijakan pemerintah tersebut bentuk kepedulian terhadap dampak corona virus disease (Covid-19). Saat ini prosesnya tengah menunggu SK resmi sebagai dasar hukum penggratisan air PDAM.

Pelanggan instansi pemerintah, perhotelan dan industri tidak mendapat gratis pembayaran. Hal itu menjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi bersama Pemkot Bontang beberapa waktu lalu.

Adapun jenis usaha yang juga tidak diberikan secara gratis seperti toko atau ruko, praktek dokter, kantor media massa, losmen atau penginapan, usaha bengkel motor dan mobil, pusat jajanan dan sebagainya.

“Kenapa depot air isi ulang mendapat pembayaran gratis, karena jumlahnya tidak berpengaruh signifikan dengan air PDAM dan penghasilannya juga masih minim,” terangnya.

Ketahuan Jual Air Bakal Disanksi

DIREKTUR PDAM Tirta Taman Bontang, Suramin menegaskan untuk pemberian sanksi bagi pelanggan yang ketahuan memperjualbelikan air. Selama penggratisan pembayaran, masyarakat diminta tetap menghemat air.

Tak main-main, Suramin menyampaikan jika ada pelanggan atau oknum yang ketahuan atas tindakan itu akan diberi sanksi teguran hingga penutupan total sambungan milik pelanngan tersebut.

“Kami akan pantau melalui administrasi pembayaran, apakah diperjualbelikan dan sebagainya,” ucapnya kala bertemu awak media, di kantor PDAM Bontang, Senin (13/04).

Ia juga mengatakan, PDAM Tirta Taman Bontang akan membentuk tim untuk mengontrol pelanggan yang over menggunakan air. Menurutnya meski pemerintah telah menggratiskan, akan tetapi warga juga tidak memboros.

“Jangan merusak, memotong, atau mengubah saluran air sehingga aliran tidak lagi melalui meteran, karena ini masuk dalam unsur pencurian air,” tegasnya. (*)

Tags: CoronaHeadlinePDAM BontangPemkot Bontang
Previous Post

Takut Corona dan Tak Punya Rumah, Empat Napi di Samarinda Ogah Dibebaskan

Next Post

Pupuk Kaltim Peduli Wartawan, Salurkan Masker hingga Vitamin

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post

Pupuk Kaltim Peduli Wartawan, Salurkan Masker hingga Vitamin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved