• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tewas di Kamar, Leher Biru Terlilit Tali Ayunan

Suriadi Said by Suriadi Said
16 April 2022 | 01:10
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Jajaran Tim Inafis Polresta Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mengevakuasi jenazah seorang ibu muda berinisial Sp (22), Kamis siang, 14 April 2022.

Bersama aparat kepolisian setempat, Tim Inafis mendatangi rumah warga di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda.

PILIHAN REDAKSI

APMKT Balas Lapor Sudarno ke Polisi, Sengketa Kini Bergulir di Dua Jalur Sudarno 'Bongkar' Identitas Pemilik Akun Anonim Kaltim: Jangan Bikin Gaduh!

APMKT Balas Lapor Sudarno ke Polisi, Sengketa Kini Bergulir di Dua Jalur

16 Juli 2026 | 07:31
Terungkap! Rp280 Juta Uang Peserta Samarinda Half Marathon Dipakai Bayar Utang

Terungkap! Rp280 Juta Uang Peserta Samarinda Half Marathon Dipakai Bayar Utang

30 Juni 2026 | 13:37

Pihak kepolisian memperoleh informasi adanya kematian warga yang dinilai tidak wajar. Sp dilaporkan suaminya bernama Arif Kurniawan (27) telah melakukan perbuatan mengakhiri hidup sendiri.

Polisi pun melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui penyebab pasti kematian ibu satu anak tersebut. Tim Inafis melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan jenazah Sp. Warga sekitar pun penasaran adanya kejadian itu.

Aparat kemudian terpaksa membubarkan warga sampai keluar rumah saat petugas memeriksa jenazah korban.

Selain memeriksa kondisi jenazah Sp, polisi meneliti tali gantungan ayunan anak korban. Tali ayunan itu terikat ke plafon rumah yang melilit di leher korban.

Menurut keterangan dari suami korban saat diperiksa polisi, sebelum menemukan istrinya tewas, keduanya mengalami pertengkaran.

Penyebab pertengkaran itu karena Sp tidak izin saat membawa anaknya ke rumah orang tuanya di Samarinda Seberang.

Arif juga menyatakan bahwa keduanya tidak tidur satu kamar. Pasalnya, Sp telah memilih tidur sendiri dengan mengunci pintu kamar dari dalam sementara Arif tidur di luar kamar.

Kamis pagi, sekitar pukul 06.00 WITA, Arif akan berangkat kerja. Dia lalu mencoba membangunkan istrinya. Namun lama korban tak merespon dirinya. Arif pun berusaha masuk ke dalam kamar yang berada di bagian belakang rumah namun terkunci.

Karena tak ada respon dari dalam kamar, Arif kemudian mendobrak pintu kamar. Saat itulah Arif melihat istrinya dalam posisi tergantung dengan tali sarung ayunan anak mereka terlilit di leher.

Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi menyatakan, pihaknya akan mendalami temuan tim penyidik di lapangan. Pemeriksaan intensif yang dilakukan ini untuk memastikan penyebab kematian korban.

Polisi melihat beberapa fakta janggal. Antara lain, dilihat dari kondisinya, korban diketahui telah meninggal dunia selama tiga jam sebelum ditemukan.

“Ditemukan jenazah seorang perempuan yang tergantung. Namun, pihak keluarga tidak melaporkan ke Polsekta Palaran,” ujar Aiptu Harry Cahyadi.

Pihaknya pun belum bisa memastikan penyebab kematian Sp. Kepastian penyebab kematian Sp akan diketahui setelah adanya hasil visum dan autopsi dari rumah sakit.

Tim Inafis Polresta Samarinda kemudian membawa jenazah korban ke RSU AW Syahranie Samarinda untuk proses autopsi jenazah.

“Hingga nanti apabila ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, kami akan lanjutkan. Untuk sementara ini dilihat dari bagian leher ada biru,” ujar Aiptu Harry Cahyadi.

 

(jie/ks)

Tags: bunuh diriPolresta Samarinda
Previous Post

Nihil Pasien Covid-19, Isoter di Kaltim Ditutup Sementara

Next Post

Penahanan Bupati PPU Abdul Gafur Masud Diperpanjang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Penahanan Bupati PPU Abdul Gafur Masud Diperpanjang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved