• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Tolak Sembako demi Jalur Hukum

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Juli 2026 | 21:43
Reading Time: 2 mins read
0
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Proses pemakaman bayi di Bengalon, Kutim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DUKA mendalam menggelayuti keluarga kecil seorang pekerja kebun kelapa sawit di Bengalon, Kutai Timur (Kutim). Bayi mungil mereka yang lahir sehat, mendadak meninggal dunia hanya dalam hitungan jam setelah melalui rutinitas pagi di rumah sakit.

Kini, Polres Kutim tengah bergerak mendalami dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth Bengalon. Penyelidikan intensif terus berjalan guna mengungkap tabir di balik kematian tragis sang buah hati yang dilaporkan sejak Juni lalu.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Ketua Serikat Pekerja Fairco Mandiri, Ebed Sidabutar, yang mendampingi keluarga korban, membeberkan detik-detik sebelum sang bayi mengembuskan napas terakhirnya pada 8 Juni kemarin. Hari itu dimulai seperti biasa, penuh kehangatan keluarga baru.

Sekira pukul 10.00 Wita, perawat membawa bayi tersebut untuk dimandikan. Tak lama berselang, sang ayah diminta oleh perawat untuk membeli susu formula demi sang bayi.

Petaka justru datang setelah susu itu berpindah tangan. Pihak rumah sakit meminta agar bayi dibangunkan guna meminum susu yang baru dibeli tersebut. Namun, respons tubuh sang bayi di luar dugaan.

“Setelah meminum susu, kondisi bayi menjadi lemas. Usai diperiksa perawat dan dokter, sekira pukul 11.30 Wita keluarga diberi kabar bahwa bayi telah meninggal dunia,” ungkap Ebed, Rabu (15/7/2026).

Hanya dalam waktu 90 menit sejak dimandikan, bayi yang dinyatakan lahir sehat dua hari sebelumnya itu kini telah tiada. Pihak keluarga mencurigai ada kejanggalan serius pada pemberian susu yang disarankan perawat.

Tolak Sembako demi Jalur Hukum

Sehari setelah kejadian kelam itu, pihak keluarga langsung melaporkan RS Santa Elisabeth ke Polres Kutai Timur atas dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Respons tak terduga sempat datang dari pihak manajemen rumah sakit.

Ebed mengungkapkan, dua hari setelah laporan polisi masuk, Direktur RS Santa Elisabeth Bengalon sempat mendatangi kediaman karyawan di perumahan kebun sawit. Kedatangan tersebut dibarengi dengan pemberian bingkisan sembako.

Dalam pertemuan di rumah dinas buruh tersebut, pihak rumah sakit disinyalir melayangkan permintaan agar kasus ini tidak dibawa ke ranah hukum. Namun, keteguhan hati sang ayah tidak bisa ditukar dengan paket bahan pokok. Pihak keluarga memilih menutup pintu damai dan menuntut keadilan yang transparan.

“Pihak keluarga meminta pertanggungjawaban pihak Rumah Sakit Santa Elisabeth Bengalon dan proses hukum yang adil,” tegas Ebed.

Upaya keluarga mencari kejelasan semakin buntu ketika rekam medis sang anak belum juga diserahkan. Melalui surat resmi tertanggal 12 Juni, pihak rumah sakit berdalih belum bisa membuka dokumen medis tersebut karena kasusnya sudah masuk ranah hukum.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 13 Juli, Korps Bhayangkara menegaskan tidak tinggal diam. Penyelidikan terus berjalan terukur.

Polisi telah memeriksa delapan orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, penyidik juga sudah mengantongi dokumen penanganan medis serta melakukan pemeriksaan post-mortem terhadap jasad korban.

Langkah berikutnya, penyidik segera memanggil ahli dokter anak dan ahli forensik untuk membedah unsur medis perkara ini. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kutai Timur juga diagendakan sebelum polisi melakukan gelar perkara.

Sementara itu, Direktur RS Santa Elisabeth Bengalon, Suster Floresta Sitepu, memilih irit bicara saat dimintai klarifikasi. Pihak rumah sakit menegaskan baru akan membuka suara setelah proses hukum di kepolisian selesai.

“Mohon maaf, kami akan siap wawancara setelah proses hukum selesai. Untuk saat ini kami belum bisa memberikan pernyataan,” pungkas Suster Floresta singkat. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: M Hafif Nikolas
Tags: KriminalPolres KutimRumah Sakit
Previous Post

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Next Post

Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved