• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

3 Warga Bontang Positif COVID-19, Ini Riwayat Lengkapnya

Suriadi Said by Suriadi Said
16 April 2020 | 19:45
Reading Time: 3 mins read
1
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

3 Warga Bontang Positif COVID-19, Ini Riwayat Lengkapnya

USAI satu warga Bontang dinyatakan sembuh, 4 April lalu. Tiga orang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahauddin saat konferensi pers di Gedung PSC, Kamis (16/4) petang.

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26

“3 orang terkonfirmasi positif dan 1 negatif. Tiga kasus konfirmasi positif selanjutnya disebut Kasus 02BTG, Kasus 03BTG, dan Kasus 04BTG,” jelasnya.

Dia jelaskan, untuk kasus 02BTG, awalnya 30 Maret 2020 ditetapkan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Lalu melakukan karantina mandiri di rumah, mulai 29 Maret sampai 14 April 2020. “Kasus 02 BTG ini merupakan imported case, tidak berasal dari klaster apapun,” tambah dr Bahauddin.

Pasien ini berjenis kelamin perempuan, dia pernah kontak erat dengan teman kerja dengan hasil rapid tes COVID-19 positif. Bahauddin menjelaskan, 02BTG ini melakukan perjalanan dari Jakarta. Tiba di Bandara AP Pranoto, Samarinda pada 29 Maret 2020 menggunakan Batik Air.

“Dia ke Bontang menggunakan travel, carter, tidak ada penumpang lain. Sopir travel belum dapat dihubungi sampai saat ini,” jelasnya.

Sesampainya di Bontang 29 Maret sampai 14 April melakukan isolasi mandiri. Kondisi tubuh pun stabil. tidak ada gejala demam, batuk, sesak. Bahkan, menggunakan kamar terpisah, menggunakan alat makan terpisah, menjaga jarak dengan anggota keluarga lain.

Lanjut Bahauddin, pasien pun juga melalukan pemeriksaan swab di RSUD Bontang pada 4 April. Pun, pada 14 April dilakukan rapid test di Puskesmas Bontang Utara 1 dengan hasil negatif.

“Hari ini, 16 April barulah hasil swab dinyatakan positif. Dilakukan pemeriksaan lanjutan di RSUD Bontang dan dirawat,” ujarnya.

Pihaknya pun juga sudah tracing kontak erat, yaitu ibu, adik dengan hasil negatif. Enam atau tujuh hari ke depan akan dilakukan rapid tes ulang, dan saat ini keluarga diminta untuk patuh dan disiplin isolasi mandiri.

Lalu, untuk kasus 03BTG, laki-laki. Bahauddin berujar awalnya ditetapkan menjadi status monitoring. Pada 29 Maret diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Enam hari kemudian, 4 April dia ditetapkan menjadi OTG. Itu bertepatan usai diumumkannya satu orang konfirm positif klaster Gowa. Dia pun diminta untuk isolasi mandiri.

“Dia ini merupakan klaster Ijtima Ulama Gowa. Pernah kontak erat dengan kasus positif klaster Ijtima Ulama, Gowa,” jelas Bahauddin.

Kondisi 03BTG ini, kata dia, secara umum stabil dan tidak ada keluhan. Tidak ada penyakit penyerta lain (komorbit). Usai mendapatkan hasil rapid tes positif, pasien diarahkan ke RSUD Taman Husada untuk pemeriksaan lanjutan dan langsung diisolasi.

Lalu, Tim Gugus tracing kontak erat. Yakni, istri dan 2 anak, 1 orang pernah datang ke rumah dengan hasil pemeriksaan rapid tes negatif. Enam atau tujuh hari ke depan akan dilakukan rapid tes ulang.

“Saat ini keluarga diminta untuk patuh dan disiplin isolasi mandiri. Kami juga sudah desinfeksi rumah pasien,” tambahnya.

Sementara untuk kasus 04BTG, awalnya ditetapkan menjadi OTG pada 29 Maret 2020. Lalu diminta melakukan isolasi mandiri. 4 April, ditetapkan menjadi ODP setelah ditemukan keluhan batuk. “Pasien ini juga klaster Ijtima Ulama Gowa. Pernah kontak erat dengan kasus positif klaster Ijtima Gowa di Balikpapan. Jenis kelamin laki-laki,” tambahnya.

Sejatinya, pasien ini sudah diminta untuk isolasi mandiri sejak 22 Maret. Namun, tetap bekerja sebagi marbot dan mengajar mengaji di 3 masjid. Beraktivitas seperti biasa, sempat beberapa kali bertemu teman, santri, dan mengunjungi tempat umum.

Tim Gugus pun melakukan rapid tes pada 30 Maret 2020 di rumah pasien dengan hasil negatif. Lima hari kemudian, 4 April 2020 dilakukan swab di RSUD Taman Husada Bontang. Selanjutnya 13 April dilakukan rapid tes di Puskesmas Bontang Bontang Utara II, dengan hasil negatif.

“Kami dapat hasil swab dan dinyatakan positif hari ini. Usai hasil rapid tes positif, pasien dijemput Tim Medis dibawa ke RSUD Taman Husada untuk pemeriksaan lanjutan dan langsung diisolasi,” paparnya.

Selanjutnya dilakukan tracing kontak erat. Yakni, istri, 4 anak, dan 6 santri dengan hasil pemeriksaan rapid tes negatif. Enam atau tujuh hari ke depan akan dilakukan rapid tes ulang. “Saat ini keluarga diminta untuk patuh dan disiplin isolasi mandiri,” pungkasnya. (*)

Tags: CoronaHeadlineKalimantan Timur
Previous Post

Sisihkan Gaji, ASN Bontang Bantu Sembako dan Rapid Test

Next Post

Isolasi Mandiri Diabaikan, Ajar Ngaji di 3 Masjid hingga Bertemu Teman

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Isolasi Mandiri Diabaikan, Ajar Ngaji di 3 Masjid hingga Bertemu Teman

Comments 1

  1. Ping-balik: Isolasi Mandiri Diabaikan, Ajar Ngaji di 3 Masjid hingga Bertemu Teman – Pranala.Co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved