• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

350 Kantong Darah Tersedia Tiap Bulan, Bontang Tak Kekurangan Pendonor

Suriadi Said by Suriadi Said
1 Maret 2023 | 11:39
Reading Time: 2 mins read
0
350 Kantong Darah Tersedia Tiap Bulan, Bontang Tak Kekurangan Pendonor

Kantor UPT PMI Bontang (Bams)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Meski secara data jumlah pendonor Bontang terendah di Kaltim, namun kebutuhan untuk kantong darah di Kota Taman diklaim aman. Hal itu disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bontang, Neni Moerniaeni.

Rata-rata per bulannya, PMI Bontang memperoleh 350 kantong darah dari pendonor sukarela. Wanita yang akrab disapa bunda itu menyampaikan, rendahnya jumlah pendonor di Bontang dibandingkan daerah lain di Kaltim, lantaran faktor jumlah penduduknya yang juga sedikit.

Sedangkan untuk setahun, terkumpul sekitar 3.500-3.700 kantong. Ini berbeda jauh dari kota-kota besar seperti Samarinda yang mencapai 156 ribu kantong darah.

PILIHAN REDAKSI

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28

“Itu sudah sangat memenuhi. Jadi tidak kekurangan untuk Bontang. Yang kurang hanya ketika mencari golongan darah tertentu. Golongan darah A misalnya. Itu susah mencarinya. Berbeda dengan O yang banyak pendonornya,” kata Neni saat dikonfirmasi usai acara Pelantikan Pengurus PMI masa Bakti 2022-2027 di Aula Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Selasa (28/2/2023).

Neni bilang, PMI tidak mungkin mengambil darah seseorang jika tidak dibutuhkan. Sebab khawatir berujung sia-sia atau mubazir jika tidak tersalurkan ke yang membutuhkan. Apalagi masa kadaluarsa penyimpanan darah hanya dua bulan.

“Sejauh ini stok darah kita rata-rata habis terus. Kalau ada yang expired (masa kadaluarsa habis) persentasinya sedikit saja,” beber wanita yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bontang itu.

Saat ini, tercatat ada 235 pendonor rutin di PMI Bontang. Selama masa kepemimpinannya di periode pertama lalu, Neni menyebut total pendonor dalam kurun waktu lima tahun terakhir ada sebanyak 15 ribuan.

Dirinya meminta kepada masyarakat, agar mendonorkan darahnya melalui PMI. Tujuannya menghindari praktik jual beli darah seperti kasus yang pernah terjadi di daerah lain.

“Kami juga memiliki data para pendonor berdasarkan golongan darahnya. Jadi ketika ada yang membutuhkan tinggal dihubungi saja untuk diarahkan ke PMI. Rumah sakit pun juga ketika butuh langsung menghubungi PMI. Jadi tidak langsung ke pendonor karena takut disalahgunakan,” terangnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News  
Via: Bambang Alfatih
Tags: PMI BontangRumah Sakit
Previous Post

DPMPTSP Kaltim Goes to Campus: Edukasi Perizinan dan Penanaman Modal di Kampus

Next Post

Pemprov Kaltim Maksimalkan Peluang Investasi di IKN Nusantara

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Pemprov Kaltim Maksimalkan Peluang Investasi di IKN Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved