Pranala.co, BONTANG – Harga beras yang terus merangkak naik membuat warga kian terbebani. Untuk menekan dampak lonjakan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama sejumlah mitra menyalurkan 41 ton beras murah ke berbagai kelurahan dan instansi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Ahmad Aznem, menjelaskan Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun ini sudah digelar di beberapa titik.
“Untuk GPM yang digelar Pemkot ada di tiga lokasi, dengan total 23 ton. Di antaranya Kelurahan Loktuan 10 ton, Tanjung Laut 7 ton, dan Api-api 6 ton,” kata Ahmad, Sabtu (6/9/2025).
Tidak hanya mengandalkan program pemerintah daerah, kegiatan ini juga melibatkan pihak swasta dan lembaga lain.
PT Pupuk Kaltim (PKT) menyalurkan 2 ton beras melalui program CSR di Selambai; PT Pos Indonesia menyalurkan 600 kilogram di kantornya.; Polres Bontang menyalurkan 6 ton lewat pasar murah di kantor Polres dan Polsek; Kodim 0908 Bontang menyalurkan 8 ton di markas Kodim maupun Koramil; Kejaksaan Negeri Bontang ikut serta dengan 2 ton beras di kantornya.
Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani, menyebut GPM kali ini lebih fokus pada beras.
“Harganya sedang naik. Kami ingin masyarakat tetap bisa membeli dengan harga terjangkau, kualitasnya juga baik,” jelas Debora.
Beras yang dijual adalah jenis SPHP dari Bulog. Harganya dipatok Rp60 ribu per karung isi 5 kilogram. Harga ini jauh lebih murah dibanding harga pasaran saat ini.
Agar distribusi merata, setiap warga hanya boleh membeli maksimal dua karung.
Selain beras, Pemkot juga menyiapkan opsi paket sembako murah. Program ini digelar bersama PT Mazaya Mandiri Grup. Dengan harga Rp150 ribu per paket, isi sembako diharapkan bisa membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa membebani dompet.
Debora menegaskan program GPM akan terus berjalan hingga akhir 2025. Tujuannya, menjaga stabilitas pasar sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah gejolak harga pangan.
“Harapannya warga benar-benar terbantu dan bisa mengakses pangan murah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (FR)















