• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

Suriadi Said by Suriadi Said
1 April 2026 | 16:49
Reading Time: 2 mins read
0
Anggaran Rp25 Miliar Rumah Jabatan, Gubernur Kaltim Sebut Sesuai Prosedur Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Seno Aji: Bukan Cuma Renovasi 47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA, Pranala.co — Sorotan publik terhadap pembentukan Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) di Kalimantan Timur (Kaltim) terus bergulir. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud, angkat bicara dan menegaskan bahwa keberadaan tim tersebut bukan bentuk pemborosan anggaran, melainkan langkah strategis untuk memastikan kebijakan daerah tepat sasaran.

TAGUPP dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/K.9/Tahun 2026 dengan total 47 personel, terdiri dari 39 tenaga teknis dan delapan dewan penasihat. Jumlah ini sempat menjadi perhatian publik karena dinilai cukup besar, baik dari sisi personel maupun anggaran.

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07

Namun, Gubernur Kaltim menilai persepsi tersebut perlu diluruskan. Ia menegaskan bahwa tim ahli justru merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

“Jangan sampai ada salah persepsi. Ini bukan sekadar biaya, tetapi investasi agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujarnya di Samarinda, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur yang mencapai puluhan triliun rupiah membutuhkan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Kesalahan kebijakan, kata dia, berpotensi menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar dibandingkan biaya operasional tim ahli.

“Kalau salah mengambil kebijakan, berapa besar kerugian yang bisa terjadi? APBD kita sangat besar. Karena itu, kebijakan harus benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Rudy juga memastikan bahwa proses pembentukan TAGUPP telah melalui prosedur operasional standar (SOP) dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menyebut komposisi tim ahli di Kalimantan Timur masih dalam batas wajar jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Selain itu, ia menekankan bahwa seluruh anggota TAGUPP dipilih berdasarkan kompetensi dan rekam jejak di bidangnya masing-masing. Para ahli tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak percepatan pembangunan sekaligus menjawab tantangan kompleks di daerah.

“Mereka adalah orang-orang yang memiliki keahlian. Risiko kebijakan yang salah bisa jauh lebih besar dibandingkan biaya tim ahli,” jelasnya.

Pemprov Kaltim, lanjut Rudy, tetap membuka ruang bagi kritik dan masukan dari masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prinsip utama dalam setiap kebijakan yang diambil.

Dia berharap TAGUPP diharapkan dapat menjadi jembatan antara visi pembangunan daerah dengan implementasi program di lapangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kaltim. (TIA)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Gubernur KaltimKaltim
Previous Post

BBM di Kaltim Dipastikan Aman, Pertamina Minta Masyarakat Tak Panik

Next Post

Aplikasi ‘Teman Naker’ Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Aplikasi 'Teman Naker' Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

Aplikasi 'Teman Naker' Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved