• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

522 Pegawai RSUD Bontang Jalani Rapid Test, Wali Kota Neni: Jangan Ada Stigma Negatif!

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Mei 2020 | 00:36
Reading Time: 2 mins read
1
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SEBANYAK 522 pegawai RSUD Taman Husada Bontang menjalani rapid test secara bertahap mulai 24 April lalu. Rinciannya, 365 adalah tenaga kesehatan, dan 157 non kesehatan atau penunjang pelayanan di fasilitas kesehatan. Ini wajar, sebab RSUD Bontang ini ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan corona.

Hasilnya 52 orang pegawai pelayanan kesehatan dinyatakan reaktif. Sementara 53 orang juga jalani test swab, 1 diantaranya berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Selanjutny ada 47 orang menjalani karantina di Hotel Grand Mutiara, 7 orang lainnya jalani isolasi mandiri.

“Intervensi tersebut dijalankan sebagi bentuk kewaspadaan, dan status mereka masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala, red),” jelas Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam siaran persnya, Rabu (6/5) malam.

BACA JUGA:
Dari OTG jadi Positif Covid-19, Tambahan 1 Kasus dari Bontang Lestari

Lanjut Wali Kota, Selasa (5/5) malam sekira pukul 19.04 Wita, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Timur, menyampaikan melalui pesan pada Gugus Tugas Kota Bontang, bahwa hasil test swab 28 pegawai RSUD Bontang dan 1 Pegawai RSIB Yabis Kota Bontang terkonfirmasi negatif.

Tim Gugus Percepatan Penangan Covid-19 Kota Bontang juga telah melaksanakan tes swab sejak 20 Maret sampai 6 Mei 2020. Ada 131 orang di-swab, 11 orang terkonfirmasi positif, 66 orang negatif, dan masih ada 54 orang menunggu hasil tes tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Defisit Anggaran, Revitalisasi RS Tipe D dan GOR Bontang Dibatalkan RSUD Bontang Overkapasitas, Rencana Pembangunan Gedung C Mulai Digodok

RSUD Bontang Overkapasitas, Rencana Pembangunan Gedung C Mulai Digodok

10 Juli 2026 | 09:38
Anggaran Seret, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Biaya Dinas demi Pasien

Anggaran Seret, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Biaya Dinas demi Pasien

6 Juli 2026 | 18:34
https://www.instagram.com/p/B_2f6gTDljM/?igshid=nmr3wl5g4q3s
Soroti Adanya Stigma Negatif

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni juga menyoroti terkait rapid test dan berbagai stigma melekat pada tenaga kesehatan dan warga berstatus OTG, ODP, PDP, maupun konfirmasi positif. Dia tegaskan rapid test bukan alat untuk menegakkan diagnose, tetapi merupakan screening yang dapat dijadikan tuntunan petugas kesehatan untuk melaksanakan langkah-langkah antisipatif terkait pencegahan dalam hal penatalaksanaan kasus.

Sejak penyampaian informasi tentang screening yang dijalani pegawai RS, berbagai stigma muncul di masyarakat. Bahwa orang-orang dengan status OTG, ODP, maupun PDP bukan untuk dijauhi dikucilkan dianggap sebagai penyebar virus.

Stigma terhadap OTG, ODP, PDP maupun konfirmasi positif berimbas pada warga lainnya. Ujungnya takut menyampaikan keluhan, tidak melaporkan kedatangan, tidak jujur menyampaikan riwayat perjalanan dan atau kontak. Bahkan, lanjut Neni, mental pasien maupun keluarga menjadi tertekan atau drop sehingga berpotensi imunitas pun ikut berpengaruh. Kasus di masyarakat menjadi tidak terdeteksi, sehingga penyebaran terus terjadi.

BACA JUGA:
Update Covid-19 Kaltim: Kasus COVID-19 Klaster Gowa Teridentifikasi Menular ke Keluarga

Dia pun mengajak semua warga Bontang untuk membantu siapapun yang menjadi OTG, ODP, PDP ataupun yang terkonfirmasi positif. Membantu agar mereka patuh dan disiplin menyelesaikan isolasi mandiri, memberikan dukungan dan motivasi kepada keluarga. Sehingga lahir “Gerakan Kesholihan Sosial” menjadikan Bontang khususnya dan Indonesia bisa segera bebas dari pandemi COVID-19.

“Jangan ada stigma negatif lagi. Corona bukan aib. Siapapun bisa kena tidak mengenal suku, agama, ras, derajat kekuasaan. Mari saling mendukung,” ajak Neni. (*)

Tags: CoronaCovid-19Kalimantan TimurRSUD Taman HusadaStigma NegatifUpdate Covid-19
Previous Post

Update Covid-19 Kaltim: Kasus COVID-19 Klaster Gowa Teridentifikasi Menular ke Keluarga

Next Post

Manggatang Sahur Lewu, Ritual Dayak Ngaju “Tolak” Virus Corona

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Manggatang Sahur Lewu, Ritual Dayak Ngaju “Tolak” Virus Corona

Comments 1

  1. Ping-balik: Sekeluarga di Kutai Barat Positif Covid-19, Termasuk Balita 1,8 Tahun – Pranala.Co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved