• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Andi Harun Minta OPD Berhemat Demi Jaga TPP ASN dan Fiskal Samarinda

Suriadi Said by Suriadi Said
12 Juni 2026 | 08:41
Reading Time: 2 mins read
0
Andi Harun Minta OPD Berhemat Demi Jaga TPP ASN dan Fiskal Samarinda

Andi Harun saat memimpin Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 Triwulan II di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Kamis (11/6/2026). FOTO: ARY/DOKPIM

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

TAMBAHAN Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara di Samarinda menjadi salah satu perhatian serius Wali Kota Andi Harun. Di tengah ketidakpastian ekonomi nasional, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih disiplin mengelola anggaran agar kondisi keuangan daerah tetap sehat.

Pesan itu disampaikan Andi Harun saat memimpin Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 Triwulan II di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Kamis (11/6/2026). Bagi Andi Harun, menjaga TPP bukan sekadar urusan kesejahteraan pegawai, tetapi juga menyangkut stabilitas kinerja birokrasi dalam melayani masyarakat.

PILIHAN REDAKSI

Korupsi TPP Guru Kukar: Kejati Kaltim Temukan Ribuan Transaksi Janggal, Nilai Kerugian Bisa Lebih Rp9 Miliar Kejati Kaltim Geledah Disdikbud Kukar Terkait Insentif Guru Puluhan Miliar, Sita Dokumen hingga 8 Ponsel

Korupsi TPP Guru Kukar: Kejati Kaltim Temukan Ribuan Transaksi Janggal, Nilai Kerugian Bisa Lebih Rp9 Miliar

9 Juli 2026 | 11:34
Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp 290 Miliar, Terowongan Belum Lunas Ganti Rugi Terowongan Samarinda Belum Tuntas, Warga Tolak Rp9 Juta

Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp290 Miliar, Terowongan Belum Lunas

7 Juli 2026 | 17:35

“Kalau kita ingin TPP tetap terjaga, maka kita harus berani berhemat. Bukan memotong pelayanan, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat,” tegasnya.

Menurut Andi Harun, pola penyusunan anggaran tidak bisa lagi dilakukan dengan pendekatan rutin seperti tahun-tahun sebelumnya. Setiap program dan usulan belanja harus berbasis kebutuhan nyata, didukung data yang akurat, serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Penyusunan APBD ke depan harus benar-benar realistis. Setiap usulan belanja harus dapat dijelaskan kebutuhan dan manfaatnya. Jangan lagi menggunakan pendekatan perkiraan tanpa dasar yang jelas,” ujarnya.

Ia mengingatkan, sejumlah indikator ekonomi nasional masih memerlukan kewaspadaan. Fluktuasi harga minyak dunia, tekanan nilai tukar rupiah, potensi perlambatan ekonomi, hingga kebijakan transfer dana dari pemerintah pusat dapat memengaruhi kondisi fiskal daerah.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur belanja masing-masing.

Andi Harun memberi contoh sederhana. Jika mengusulkan anggaran listrik, maka harus disertai data tagihan riil. Begitu pula dengan kebutuhan operasional lainnya yang harus dibuktikan melalui perhitungan yang jelas.

“Kalau belanja listrik, tunjukkan data tagihan riilnya. Kalau belanja operasional, tunjukkan kebutuhan nyatanya. Kita ingin APBD disusun berdasarkan fakta, bukan asumsi,” katanya.

Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

Di tengah dorongan efisiensi, Andi Harun memastikan pelayanan dasar tidak boleh terganggu. Bidang pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah.

Ia meminta OPD terkait memfokuskan belanja pada program yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Bukan hanya itu. Pemerintah Kota Samarinda juga diminta lebih siap menghadapi kemungkinan dampak sosial akibat perlambatan ekonomi. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperkuat Belanja Tidak Terduga (BTT).

Dana tersebut dinilai penting sebagai instrumen penanganan keadaan darurat, bantuan sosial, maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Menurut Andi Harun, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah merupakan pihak yang paling rentan ketika kondisi ekonomi memburuk. Karena itu, pemerintah harus memiliki ruang fiskal yang cukup untuk bergerak cepat.

“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Karena itu, kita harus menyiapkan bantalan sosial dan ruang fiskal yang memadai,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Andi Harun meminta seluruh perangkat daerah mulai menyusun berbagai skenario fiskal untuk tahun 2027.

Proyeksi pendapatan, belanja, hingga kewajiban daerah harus dihitung lebih cermat agar Samarinda tetap mampu menjaga stabilitas keuangan sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan publik.

Evaluasi triwulan kedua ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya tata kelola anggaran yang lebih terukur, adaptif, dan akuntabel. [RIL/DIAS]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: APBD SamarindaTPP ASN
Previous Post

Kabel dan Tiang Internet Semrawut, Pemkot Samarinda Ultimatum Provider

Next Post

4.004 Hektare Lahan di Samarinda Menggantung 22 Tahun, Warga hingga Pesantren Terdampak

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
4.004 Hektare Lahan di Samarinda Menggantung 22 Tahun, Warga hingga Pesantren Terdampak

4.004 Hektare Lahan di Samarinda Menggantung 22 Tahun, Warga hingga Pesantren Terdampak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved