Pranala.co, SANGATTA – Kabar gembira bagi pelajar dan santri di Kutai Timur. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutim kembali membuka program beasiswa pendidikan tinggi untuk putra-putri daerah. Tak hanya untuk kuliah dalam negeri, tapi juga tersedia kesempatan belajar ke luar negeri.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan tahun ini adalah beasiswa penuh ke Sekolah Tinggi Cendekia Baznas (STCB).
“Program ini tidak dipungut biaya. Semua gratis, termasuk asrama dan makan. Tapi hingga sekarang baru tujuh orang yang mendaftar, padahal kuota kami 50 orang,” kata Kepala Baznas Kutim, Masnip Sofwan, Selasa (29/7/2025).
STCB adalah kampus milik Baznas yang berlokasi di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lembaga ini mengintegrasikan kurikulum umum dan penguatan nilai-nilai keislaman.
“STCB dirancang bukan hanya untuk mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual dan karakter,” jelas Masnip.
Sejak awal kerja sama, Baznas Kutim sudah mengirim 17 mahasiswa ke STCB. Tapi untuk tahun ajaran ini, minat pendaftar dinilai masih rendah dibandingkan peluang yang tersedia.
“Dengan potensi pelajar di Kutim, kami harap bisa menjaring minimal 20 orang tahun ini,” tambahnya.
Selain STCB, Baznas Kutim juga membuka akses beasiswa kuliah ke luar negeri, termasuk ke Mesir—negara yang dikenal sebagai pusat pendidikan Islam dunia.
“Sudah ada tiga mahasiswa asal Kutim yang sedang menempuh pendidikan di Mesir. Seluruh prosesnya difasilitasi oleh Baznas, mulai dari seleksi hingga keberangkatan,” terang Masnip.
Program beasiswa ini terbuka untuk siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi, baik dari kalangan pesantren maupun sekolah umum.
Masnip menegaskan bahwa beasiswa dari Baznas bukan hanya bentuk bantuan, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Kutai Timur yang unggul dan religius.
“Harapannya, mereka yang berangkat nanti kembali membawa manfaat untuk daerah. Kita siapkan generasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga berakhlak,” tegasnya.
Bagi warga Kutim yang berminat mengikuti program ini, pendaftaran bisa dipantau melalui media sosial resmi Baznas Kutim atau langsung ke kantor Baznas di Masjid Al-Faruq, Kecamatan Sangatta Utara.
Sekolah gratis, bahkan bisa ke luar negeri. Tapi kalau tidak dimanfaatkan, peluang itu bisa jadi milik orang lain. Baznas Kutim sudah membuka pintu—tinggal siapa yang berani melangkah lebih dulu. (HAF)














