• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Bikin Rusak Ginjal dan Hati, Berikut Daftar Lengkap Jamu Oplosan yang Dilarang BPOM

Suriadi Said by Suriadi Said
1 Juni 2025 | 18:43
Reading Time: 2 mins read
0
Bikin Rusak Ginjal dan Hati, Berikut Daftar Lengkap Jamu Oplosan yang Dilarang BPOM

Ilustrasi jamu.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, KALTIM – Waspada terhadap jamu yang beredar di pasaran. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) baru saja mengungkap peredaran lebih dari 100 ribu obat herbal ilegal yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya.

Penindakan dilakukan di lima lokasi di Jawa Tengah. Seluruh produk ditemukan tidak memiliki izin edar dan diproduksi secara tidak layak.

PILIHAN REDAKSI

No Content Available

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, mengungkap temuan mengejutkan ini dalam konferensi pers, Rabu (28/5). Ia menjelaskan bahwa produsen nakal mencampurkan bahan kimia seperti paracetamol, dexamethasone, hingga tadalafil ke dalam jamu.

“Masyarakat percaya jamu itu alami dan aman. Tapi kalau dicampur obat keras seperti dexamethasone atau sildenafil, dampaknya bisa sangat berbahaya,” tegas Taruna.

Penggunaan jamu oplosan ini dapat menimbulkan dua masalah utama: Gangguan fungsi ginjal dan Kerusakan hati. Produk-produk ini dijual bebas tanpa label peringatan, sehingga konsumen tidak sadar telah mengonsumsi bahan kimia berbahaya.

Tak hanya di Jawa Tengah, produk jamu berbahaya ini juga telah menyebar ke Bandung, Medan, Lampung, Riau, hingga Makassar.

Modus para pelaku tergolong rapi. Mereka memasarkan produk seolah-olah jamu tradisional yang aman, padahal mengandung obat kimia keras.

Bahan kimia yang ditemukan di antaranya sildenafil sitrat (obat kuat) dan natrium diklofenak (antiinflamasi), yang seharusnya tidak boleh dikonsumsi tanpa pengawasan medis.

Taruna menegaskan bahwa BPOM akan terus melakukan pengawasan ketat dan penindakan terhadap produsen nakal.

“Kami ingin melindungi masyarakat dari produk berbahaya. Jamu seharusnya alami dan sehat, bukan malah menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak membeli jamu sembarangan, terutama yang diklaim dapat menyembuhkan cepat atau memberi stamina instan. Jika ragu, segera laporkan ke BPOM atau fasilitas kesehatan terdekat. [RE]

BPOM merilis nama-nama produk yang terbukti mengandung BKO hasil uji laboratorium:

  1. Pegal Linu Cap Dua Manggis
  2. Pegal Linu Cap Madu Manggis Hijau
  3. Pegal Linu Cap Kereta Api Plastik
  4. Super Stamina Pria Cap Madu Manggis
  5. Pegal Linu Cap Madu Manggis
  6. Pegal Linu Nusantara
  7. Urat Madu
  8. Montalin
  9. Godong Ijo
  10. Tongkat Arab
  11. Jakarta Bandung Plus
  12. Kopi Joss
  13. Super Greng

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BPOMJamu
Previous Post

Aksi Curanmor di Belakang Masjid Al-Falah Bontang, CCTV Rusak, Dokumen Penting Ikut Raib

Next Post

Kasus DBD di Kaltim Tembus 2.210, Balikpapan Paling Tinggi

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Tekan Kasus DBD, Kutim Distribusikan Ribuan Vaksin Qdenga Gratis Kasus DBD di Kaltim Turun Drastis, 11 Kasus Kematian hingga September Kasus DBD di Bontang Belum Masuk KLB Kasus DBD di Kaltim Tembus 2.210, Balikpapan Paling Tinggi DBD Intai Kaltim: 3 Warga Meninggal, Ribuan Terjangkit, Balikpapan Tertinggi Waspada! Selama 2024, 233 Kasus Positif DBD Melanda Bontang

Kasus DBD di Kaltim Tembus 2.210, Balikpapan Paling Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved