• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bom Bunuh Diri di Depan Katedral Makassar, Pelaku Perempuan?

Suriadi Said by Suriadi Said
28 Maret 2021 | 11:31
Reading Time: 2 mins read
1
Bom Bunuh Diri di Depan Katedral Makassar, Pelaku Perempuan?

Anggota polisi berjada di ruas jalan menuju Gereja Katedral Makassar yang menjadi lokasi ledakan bom di Makassar, Minggu (28/3/2021). Arnas Padda / ANTARA FOTO

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO – Sebuah upaya pengeboman terjadi di depan Gereja Katedral Makassar Minggu pagi (28/3/2021) sekitar pukul 10/15 Wita. Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Polisi Merdisyam saat dikonfirmasi, membenarkan adanya teror tersebut.

“Di jalan ada satu motor yang mau masuk ke dalam parkir tapi sempat ditahan oleh petugas gereja, saat itulah terjadi ledakan,” kata Merdisyam seperti dikutip Tempo.

PILIHAN REDAKSI

Bermain di Tepi Sungai Berakhir Duka, Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Kalibone Pangkep

Bermain di Tepi Sungai Berakhir Duka, Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Kalibone Pangkep

12 April 2025 | 00:26
Pangkep Bidik Juara Umum STQH Sulsel, Juara 1 Dijanjikan Umrah

Pangkep Bidik Juara Umum STQH Sulsel, Juara 1 Dijanjikan Umrah

11 April 2025 | 20:05

Menurut dia, pelaku belum sempat turun dari sepeda motor ketika bom meledak, sehingga jasad menyatu dengan kendaraan. “Sempat ditahan sama petugas gereja, tapi masih kita lakukan pendalaman.”

Dari ledakan tersebut, ia menginformasikan pembawa bom diduga meninggal. “Saya belum tahu pelakunya,” katanya.

“Sementara data awal yang kita sampaikan satu korban tewas yang dipastikan sebagai pelaku bom bunuh diri dan 9 masyarakat yakni lima petugas gereja dan empat jemaat sedang dalam perawatan,” kata Merdisyam di lokasi kepada wartawan.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya bersama Detasemen Khusus 88 sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti di Gereja Katedral Makassar.

Di lokasi saat olah tempat kejadian perkara, kata Kapolda Sulawesi Selatan ini, pihaknya masih pengumpulan barang bukti bom bunuh diri Gereja Katedral. “Jenis ledakannya sementara ini eksklusif yah karena daya ledakan cukup tinggi. Tapi kerusakan di gereja tidak ada, di jalan ada beberapa kendaraan yang rusak akibat ledakan,” ucap dia.

Pelaku perempuan

Saksi mata yang berada sekitar 50 meter dari titik ledakan di Gerbang Gereja Katedral Makassar menduga pelaku bom bunuh diri adalah seorang perempuan. Saksi bernama Saele kepada Media Indonesia mengatakan, kesimpulan tersebut berdasarkan pada bentuk tubuh orang yang meninggal.

Saele yang bekerja sebagai penyuluh agama Islam Kemenag Makassar di Kecamatan Mamajang itu, sedang naik sepeda motor dengan istrinya dari arah Jalan Ahmad Yani menuju Pantai Losari ketika ledakan terjadi. Ia lalu mendekati sumber ledakan dan melihat .

Sementara, Wali Kota Makassar Mohammad Ramadhan Pomanto menyebut tak ada korban jiwa pada jemaat gereja Katedral setelah sebuah bom meledak persis di depan gereja tersebut.

“Saya langsung telepon Katedral dan meraka sampaikan jamaah dalam keadaan baik dan aman,” kata Ramadhan lewat siaran Metro TV, Minggu (28/3).

Danny Pomanto, sapaan akrabnya mengaku bahwa dirinya kalo pertama menerima informasi tersebut dari seorang ojek online. Ia kemudian menerima gambar dari ledakan tersebut.

Gereja Katedral Makassar bernama resmi Gereja Hati Yesus Yang Maha kudus merupakan gedung gereja tertua di kota Makassar dan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara. Gereja didirikan pada tahun 1898.

 

[RED]

Tags: Bom Bunuh DiriKatedral MakassarMakassarSulawesi Selatan
Previous Post

Sejarah Hari Ini: 28 Maret, Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda

Next Post

Pasca-Bom Gereja Makassar, Kaltim Ikut Waspada

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Pasca-Bom Gereja Makassar, Kaltim Ikut Waspada

Pasca-Bom Gereja Makassar, Kaltim Ikut Waspada

Comments 1

  1. Ping-balik: Sejarah Hari Ini: 29 Maret, Bom Bunuh Diri di Moskow Dilakukan 2 Wanita - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved