• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Menuju Industri Rendah Karbon

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Juni 2025 | 23:18
Reading Time: 2 mins read
0
Bontang Menuju Industri Rendah Karbon

Penandatanganan perjanjian kerja sama penyediaan suplai karbon dioksida (CO2) antara PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), melalui anak usahanya PT Kaltim Industrial Estate (KIE), dan PT Kaltim Methanol Industri (KMI) di Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG — PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus melangkah menuju industri ramah lingkungan. Lewat anak usahanya, PT Kaltim Industrial Estate (KIE), PKT menjalin kerja sama dengan PT Kaltim Methanol Industri (KMI) untuk mengembangkan industri rendah karbon di Bontang, Kalimantan Timur.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan nyata dalam mendukung transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon. Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto, menyebut kerja sama ini bagian dari strategi dekarbonisasi yang sejalan dengan visi keberlanjutan perusahaan.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01

“Kerja sama ini tidak hanya operasional, tapi juga transformasional. Kami ingin ubah emisi jadi energi,” ujarnya, Rabu (26/6).

Dalam kerja sama ini, Pupuk Kaltim menyuplai karbon dioksida (CO₂) dari proses produksi amonia dan urea. CO₂ tersebut lalu dialirkan oleh KIE melalui infrastruktur khusus, dan dimanfaatkan KMI sebagai bahan baku tambahan untuk meningkatkan produksi metanol.

Selama ini, CO₂ dari industri pupuk dianggap sebagai limbah atau emisi proses. Tapi kini, emisi itu justru diolah kembali untuk jadi bahan bakar sintetis berbasis karbon.

“Ini bukti nyata bahwa industri bisa ikut menyelamatkan iklim,” tegas Purwanto.

Selain mengurangi emisi ke atmosfer, pemanfaatan ulang CO₂ ini juga membantu menciptakan energi baru yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Direktur Utama KIE, Muhammad Erriza, menyebut kerja sama ini sebagai bentuk sinergi konkret dalam mendukung agenda nasional dan global.

“Bukan cuma memperkuat kerja sama antarperusahaan, tapi juga mempercepat transisi energi dan pengurangan emisi,” ucapnya.

Senada, Direktur Utama KMI, Futhosi Urai, mengatakan suplai CO₂ akan berdampak signifikan terhadap efisiensi dan kapasitas produksi metanol.

“Ini strategi jangka panjang kami untuk menjadikan industri metanol lebih efisien, berkelanjutan, dan kompetitif secara global,” jelasnya.

Lewat kolaborasi ini, ketiga perusahaan berharap Bontang bisa menjadi pionir kawasan industri rendah karbon di Indonesia.

Langkah ini juga mendukung target nasional pengurangan emisi sesuai komitmen Paris Agreement dan Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

“CO₂ yang dulu dianggap masalah, sekarang jadi solusi,” tutup Purwanto. [RIL]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangPupuk Kaltim
Previous Post

Kutim Ngebut Perbaiki Jalan Bontang–Sangatta Jelang MTQ Kaltim 2025

Next Post

Berau Siap jadi Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, Ini Strateginya

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Berau Siap jadi Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, Ini Strateginya

Berau Siap jadi Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, Ini Strateginya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved