• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Mulai Petakan Wilayah Rentan Pangan

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Agustus 2021 | 10:38
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang mulai menerapkan  program pemetaan Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau disebut Food Security and Vulnerability Atlas  (FSVA).

Tujuannya, untuk menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat serta mengantisipasi potensi dampak kerawanan pangan yang menyababkan gizi buruk.

PILIHAN REDAKSI

Cuaca Tak Menentu Mulai Ganggu Pangan di Kaltim, Warga Diminta Tak Bergantung Beras

Cuaca Tak Menentu Mulai Ganggu Pangan di Kaltim, Warga Diminta Tak Bergantung Beras

8 Mei 2026 | 08:10
Gudang Bulog di Bontang Segera Dibangun, Sertifikat Lahan Masuk Tahap Akhir Legalitas Lahan Tuntas, Gudang Bulog Bontang Siap Dibangun Bertahap Pembangunan Gudang Bulog di Bontang Tunggu Penyerahan Hibah Aset dari Pemkot

Gudang Bulog di Bontang Segera Dibangun, Sertifikat Lahan Masuk Tahap Akhir

16 April 2026 | 16:41

FSVA sendiri, merupakan program pemerintah pusat yang berbentuk peta tematik dengan menggambarkan visualisasi geografis suatu wilayah yang dilengkapi data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani menjelaskan, untuk mewujudkan program tersebut, saat ini pihaknya sedang proses pengumpulan data di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).  Data tersebut nantinya akan menjadi acuan dasar untuk menentukan kebijakan pemerintah daerah terkait penurunan angka kemiskinan, balita stunting dan angka rawan pangan.

“Sebenarnya program ini sudah lama tapi baru bisa dilaksanakan tahun ini,” ucap Debora saat dikunjungi di ruangan kerja, Rabu (18/8).

Kata dia, mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya bertujuan untuk mencapai status tahan pangan saja, tetapi juga untuk memperkecil risiko terjadinya kerawanan pangan, menyediakan informasi dan data yang tepat, serta memudahkan dalam menetapkan prioritas intervensi program.

Adanya peta tersebut dapat memberikan informasi terkini tentang ketahanan dan kerentanan pangan. Yang mana sangat diperlukan sebagai alat evaluasi terhadap program yang  dilaksanakan tiap daerah.

“Jadi kita mudah mengenali daerah mana saja yang sedang rentan pangan. Skemanya seperti peta infografis penambahan covid itu,” sambungnya. 

Meski program tersebut baru dimulai menurut pandangannya Bontang minim terhadap kerentanan pangan. Hal tersebut ia ungkapkan sebab melihat banyaknya masyarakat Bontang yang mulai gemar bertanam.

“Minim bukan berarti tidak ada loh ya. Kerentanan pangan lebih dominan pada penduduk yang kurang sejahtera  yang sulit dijangkau pendistribusian pangan,” jelasnya.

Sebagai informasi, program FSVA ini menghabiskan dana sebesar Rp 28 juta yang berasal dari bantuan pemerintah pusat, dan untuk tim penyusun peta turut melibatkan 12 OPD.

“Kemarin kita ada pelatihan dari pemerintah pusat dan mereka tau kalau Bontang itu belum ada program FSVA. Makanya langsung di bantu dengan dana tersebut,” tutupnya. (*)

Tags: Ketahanan PanganKrisis Pangan
Previous Post

Ini Harapan Kepala Disnaker Bontang di Kemerdekaan RI ke-76 Tahun

Next Post

Persiapan PTM, Giliran Pelajar Bontang Divaksin Covid-19

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post

Persiapan PTM, Giliran Pelajar Bontang Divaksin Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved