• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Daftar Tumbuhan Khas Kalimantan yang Mulai Langka

Suriadi Said by Suriadi Said
19 April 2021 | 05:35
Reading Time: 2 mins read
0
Daftar Tumbuhan Khas Kalimantan yang Mulai Langka

Buang keledang yang masih berkerabat dengan nangka ini sudah terbilang hampir langka.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA – Indonesia merupakan daerah tropis. Ini membuat banyak berbagai jenis tumbuhan hidup secara bebas. Namun, sayangnya, ada jenis tumbuhan semula melimpah berubah status menjadi tumbuhan langka dan sulit ditemukan.

Dari jutaan jenis tumbuhan yang hidup di Kalimantan, kini beberapa di antaranya dikategorikan sebagai tumbuhan yang terancam punah. Nah, Redaksi akan mengurai 5 jenis tumbuhan di Kalimantan yang terbilang hampir punah. Yuk, ikuti ulasannya!

PILIHAN REDAKSI

Warga Kenal sebagai Obat Kanker, 'Terong Dayak' Ternyata Spesies Baru Temuan BRIN

Warga Kenal sebagai Obat Kanker, ‘Terong Dayak’ Ternyata Spesies Baru Temuan BRIN

31 Mei 2026 | 23:53
Kucing Merah Kalimantan Muncul Lagi setelah 21 Tahun, Terekam Kamera di TN Kayan Mentarang

Kucing Merah Kalimantan Muncul Lagi setelah 21 Tahun, Terekam Kamera di TN Kayan Mentarang

3 Juni 2025 | 22:49
1. Anggrek hitam

Faktanya, anggrek hitam Kalimantan begitu mendunia. Meski begitu, anggrek hitam Kalimantan termasuk salah satu tumbuhan langka yang hidup di hutan tropis.

Bunga yang eksotis ini terancam punah di habitat aslinya. Penyebabnya karena banyak diburu oleh kolektor dan akibat kebakaran hutan yang terjadi setiap tahunnya.

Apalagi, habitat anggrek hitam di Kalimantan juga ada yang beralih fungsi menjadi perkebunan dan permukiman.

2. Buah ihau
Buah ihau atau kelengkeng Kalimantan
Buah ihau atau kelengkeng Kalimantan memiliki kulit yang terfapat benjolan-benjolan kecil, rasa cukup manis saat dimakan.

Selain anggrek hitam, pohon buah ihau juga merupakan tumbuhan langka di Kalimantan. Buah ihau atau kelengkeng Kalimantan memiliki kulit yang terfapat benjolan-benjolan kecil, rasa cukup manis saat dimakan.

Tapi sayangnya, buah ihau masuk ke dalam daftar buah yang langka karena tidak mudah dijumpai di tempat selain Kalimantan.

Meski tergolong langka, ihau dijual dengan harga yang cukup terjangkau ketika musimnya tiba. Umumnya buah ihau dijual hanya Rp 15.000,- hingga Rp 20.000,- per kilogram.

3. Buah keledang

Kalimantan yang dikenal sebagai tempat keanekaragaman hayati, juga menyimpan buah-buah eksotis yang sudah tidak lagi mudah dijumpai.

buang keledang
Buang keledang yang masih berkerabat dengan nangka ini sudah terbilang hampir langka.

Salah satunya adalah buang keledang. Buah yang masih berkerabat dengan nangka ini sudah terbilang hampir langka.

Penebangan hutan untuk perkebunan karet dan kelapa sawit yang terus meluas di bumi Kalimantan, membuat sistem pertanian ladang dan perkebunan buah-buah endemik Kalimantan terancam musnah.

Padahal keledang yang termasuk suku Moraceae memiliki rasa yang manis. Saat dimakan, akan merasakan sensasi buah nangka dan manggis secara bersamaan.

4. Mangga kasturi

Apakah kamu pernah makan buah kasturi? Sayangnya, tumbuhan dari jenis mangga kasturi juga sudah terbilang punah di alam liar Kalimantan.

Sedangkan di negara-negara lain pun, tak ada jenis mangga kasturi. Maka bisa dipastikan, bahwa mangga kasturi Kalimantan merupakan jenis mangga asli Indonesia.

Di Kalimantan Selatan sendiri, saat ini hanya ditemui mangga kasturi hasil budidaya masyarakat. Itu artinya, bukan di hutan liar seperti aslinya.

buah mangga kasturi khas kalimantan
Di Kalimantan Selatan sendiri, saat ini hanya ditemui mangga kasturi hasil budidaya masyarakat
5. Ulin

Kayu ulin juga merupakan tanaman khas Kalimantan terbilang langka. Jenis kayu yang sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan ini bersifat keras dan tidak mudah dimakan rayap.

Tak heran kayu ulin diburu oleh banyak orang, sehingga kini keberadaan pohon ulin pun sudah semakin langka.

Pohon yang tingginya bisa mencapai 50-35 meter dan berhabitat asli di hutan tropis basah, memang salah satu vegetasi asli yang dikenal sebagai kayu besi Kalimantan.

Mengingat ulin termasuk tumbuhan yang cukup langka, maka penebangan pohon ulin pun mulai dibatasi. Bahkan, pohon ulin masuk dalam daftar flora yang dibudidayakan melalui konservasi.

Itu dia kelima jenis tumbuhan Kalimantan yang sudah langka keberadaannya. Kamu pernah melihat yang mana? **

Tags: Khas KalimantanSatwa Khas Kalimantan
Previous Post

Perbatasan di Kalimantan Pakai Ringgit Malaysia Ketimbang Rupiah

Next Post

Basri Fokus Eksternal, Najirah Urus Internal Pemerintahan

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Basri: Jangan Ribut Dulu, Masih Dikaji Dampaknya

Basri Fokus Eksternal, Najirah Urus Internal Pemerintahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved