• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dampak Harga BBM Naik di Bontang, Layanan Sedot Tinja Cuma Kuat Sebulan

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Juni 2026 | 21:00
Reading Time: 2 mins read
0
Dampak Harga BBM Naik di Bontang, Layanan Sedot Tinja Cuma Kuat Sebulan Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Pemkot Bontang Alokasikan Rp 4,3 Miliar untuk Outtake Banyak Proyek Molor Rampung Tahun Lalu, Dinas PU-PR Bontang Bakal Percepat Tender Pengecoran Jalan Cipto Mangunkusumo, Bontang Dimulai, Pengalihan Arus Lalu Lintas akan Dilakukan Bontang Hujan 6 Jam, Warga: Masih Aman dari Banjir

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bontang, Much Cholis Edy Prabowo

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

EFEK berantai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi kini mulai memukul langsung pelayanan dasar masyarakat di Bontang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang terang-terangan mengaku terpaksa memangkas sejumlah operasional yang menyentuh kebutuhan vital warga sehari-hari.

Kondisi mendesak ini diakui langsung Kepala Dinas PUPR Bontang, Moh Cholis Edy Prabowo. Menurutnya, layanan publik yang berada di ujung tanduk saat ini adalah penyedotan tinja yang dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) Air Limbah Domestik.

PILIHAN REDAKSI

Jalan Bergelombang dan Bollard Rusak di Bontang Mulai Diperbaiki

Jalan Bergelombang dan Bollard Rusak di Bontang Mulai Diperbaiki

9 Juli 2026 | 18:28
Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13

Padahal, jasa penyedotan ini merupakan tumpuan utama masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan padat penduduk.

“Kalau kondisi seperti ini berlanjut, kami perkirakan hanya mampu bertahan sekira satu bulan lagi. Setelah itu, ketika ada permohonan dari masyarakat, kemungkinan besar kami sudah tidak bisa melayani,” ujar Edy.

Pemicu utama dari ancaman lumpuhnya layanan ini adalah jenis bahan bakar yang digunakan. Armada truk pengangkut limbah domestik tersebut sangat bergantung pada BBM nonsubsidi jenis Dexlite dan Pertamax.

Ketika harga di SPBU melambung tinggi, biaya operasional otomatis membengkak drastis. Masalahnya, pagu anggaran operasional yang dimiliki dinas sudah terkunci dan tidak mengalami penyesuaian.

Edy menyebut, setiap UPT sebenarnya sudah memiliki pos alokasi bahan bakar masing-masing. Namun, kalkulasi anggaran lama jelas tidak lagi sebanding dengan realitas harga pasar saat ini. Ketika ditanya mengenai angka pasti anggaran tersebut, ia mengaku tidak menghafal rincian nominalnya.

Imbas harga energi yang mencekik ini ternyata tidak berhenti di urusan toilet warga. Dinas PUPR Bontang juga terpaksa mengambil langkah pahit dengan mengerem aktivitas normalisasi sungai dan parit.

Penggunaan alat-alat berat yang terkenal rakus bahan bakar kini harus dibatasi secara ketat. Langkah ini diambil di tengah tingginya kepungan proposal permohonan pengerukan sedimentasi dari pihak kelurahan.

Dalam situasi normal, Dinas PUPR biasanya menerima tiga hingga lima permohonan pengerukan sungai dari kelurahan setiap bulannya. Kini, semua laporan yang masuk harus melewati proses seleksi yang sangat ketat.

Kebijakan ini jelas membawa risiko besar bagi tata kota Bontang. Penundaan pengerukan lumpur sungai berpotensi mempercepat pendangkalan, yang pada gilirannya bisa memicu banjir luapan saat curah hujan tinggi mengguyur kota.

Harapan Dinas PUPR untuk mendapat suntikan dana segar lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan pun dipastikan tertutup. Edy membeberkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami tekanan hebat, sehingga pemerintah kota harus memperketat skala prioritas.

“Artinya kami hanya bisa mengoptimalkan anggaran yang ada sekarang. Ini jadi tantangan bagi kami agar tetap bisa melayani masyarakat dengan keterbatasan,” kata Edy menyudahi penjelasannya. [FR]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: BBM BersubsidiBBM NonsubsidiDinas PUPR Bontang
Previous Post

BBM Subsidi di Balikpapan Bakal Diawasi Satgas Khusus

Next Post

Lepas dari Batu Bara, Begini Siasat Baru Ekonomi Kutim

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Lepas dari Batu Bara, Begini Siasat Baru Ekonomi Kutim BPS: Ekonomi Kaltim Kuartal I/2024 Sentuh 7,26 Persen Ekonomi Kalimantan Timur Tumbuh 6,84 Persen Kurun Kuartal II-2023 Proyeksi Ekonomi Kaltim 2023 Lebih Tinggi, Berikut Penyebabnya Masyarakat Optimistis Ekonomi Kaltim Kian Membaik Ekonomi Kaltim Tumbuh Nyaris 7 Persen Kuartal I/2023 Kas Negara di Kaltim Surplus Rp4,98 Triliun Kurun Semester I/2022

Lepas dari Batu Bara, Begini Siasat Baru Ekonomi Kutim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved