• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Demi Warung Tradisional, Bontang Batasi Kuota Ritel Modern per Kecamatan

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Juni 2026 | 22:41
Reading Time: 2 mins read
0
Demi Warung Tradisional, Bontang Batasi Kuota Ritel Modern per Kecamatan Bontang Masih Bergantung Investor Lokal, Modal Asing Baru 0,3 Persen Strategi Agresif Bontang Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Investasi Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia jadi Magnet Investasi di Bontang

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KETIKA lampu-lampu neon dari gerai ritel modern kian menjamur dan menguasai sudut-sudut kota di Indonesia, Pemerintah Kota Bontang justru memilih berdiri di tikungan yang berbeda. Langkah berani diambil demi menyelamatkan nafas para pelaku usaha kecil.

Pemkot Bontang secara resmi memperketat ruang gerak ekspansi waralaba di Bontang. Jaringan ritel raksasa nasional seperti Indomaret, Alfamidi, hingga Alfamart kini tidak bisa lagi melenggang bebas membuka cabang baru di kota ini.

PILIHAN REDAKSI

Investasi Bontang Tembus Rp3 Triliun, tapi ke Arah Utara Malahing Dinilai Lebih Siap Dikembangkan, Ini Strategi Baru Wisata Bontang

Investasi Bontang Tembus Rp3 Triliun, tapi ke Arah Utara

7 Mei 2026 | 06:02
Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh Modus Baru Penipuan OSS di Bontang Kaltim: Korban Tertipu Rp3,2 Juta Gegara Pesan "Resmi" Palsu Indomaret Gandeng UMKM Bontang, DPMPTSP: Peluang Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Urus Izin Kini Cukup lewat WhatsApp, DPMPTSP Bontang Luncurkan Layanan “TERA” Realisasi Investasi Bontang Tembus Rp589 Miliar, 712 Lapangan Kerja Baru Tercipta Bontang Cari Investor untuk Bangun Hotel Bintang 3

Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh

6 Mei 2026 | 23:01

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa keberadaan ritel modern ini tidak lagi dibiarkan tumbuh liar. Perizinannya kini dikunci rapat melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

“Semua sudah ada kuotanya. Jadi tidak bisa bebas buka cabang seperti di daerah lain,” ujar Aspiannur saat memberikan keterangan resminya.

Selama ini, mayoritas kota besar di Indonesia hanya menerapkan aturan zonasi atau jarak antar-gerai sebagai tameng pengendali. Selama jaraknya aman, korporasi besar bebas mendirikan bangunan baru.

Namun, Bontang tidak mau memakai rumus lama itu. Pendekatan yang diambil jauh lebih radikal dan terukur. Pemerintah daerah menghitung langsung rasio kepadatan penduduk di tiap wilayah sebelum memberi lampu hijau investasi.

“Kalau di daerah lain itu bebas, hanya diatur jaraknya. Tapi di Bontang kami batasi per kecamatan, disesuaikan jumlah penduduknya,” kata Aspiannur menjelaskan.

Langkah ini diambil berdasarkan rekomendasi teknis dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang. Tujuannya jelas: memberikan ruang hidup yang adil bagi warung-warung kelontong tradisional.

Berdasarkan aturan terbaru, ruang gerak ritel modern di Bontang kini dipatok dalam angka yang sangat terbatas. Berikut adalah rincian resmi kuota maksimal gerai waralaba di tiga kecamatan Kota Bontang:

  • Kecamatan Bontang Barat: Maksimal 4 gerai.
  • Kecamatan Bontang Selatan: Maksimal 7 gerai.
  • Kecamatan Bontang Utara: Maksimal 9 gerai.

Aspiannur membeberkan bahwa wilayah Bontang Utara dan Bontang Selatan saat ini posisinya sudah hampir menyentuh batas maksimal. Praktis, pintu perizinan baru untuk dua wilayah padat tersebut akan segera tertutup rapat.

Sementara itu, wilayah Bontang Barat memang masih menyisakan sedikit ruang untuk pengembangan. Kendati demikian, Aspiannur memastikan proses penyaringan perizinannya akan jauh lebih ketat dan selektif dari sebelumnya.

Kebijakan berbasis kuota ini tidak hanya berfungsi sebagai rem ekspansi, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi. Pemkot Bontang ingin memastikan roda investasi modern tidak menggilas ekonomi kerakyatan yang menjadi tumpuan hidup banyak keluarga.

Melalui pembatasan ini, warung tradisional dan UMKM lokal diharapkan punya daya saing yang sehat untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka.

Pemkot Bontang juga ingin memastikan pusat-pusat ekonomi baru tersebar merata, tidak menumpuk di satu titik yang padat saja. Investasi besar tetap dihargai, namun perlindungan terhadap warga lokal adalah harga mati.

“Tujuan kami untuk menyeimbangkan investasi modern dengan keberlanjutan ekonomi lokal tanpa harus menutup pintu bagi keduanya,” tukas Aspiannur. [FR]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: DPMPTSP BontangWaralaba
Previous Post

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Next Post

Demi Balikpapan Terang, Rahmad Mas’ud Rela Korbankan Anggaran Lain

BACA JUGA

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

12 Juli 2026 | 22:29
Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

12 Juli 2026 | 16:19
Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK Dari Bank DKI ke Bankaltimtara, Ini Rekam Jejak Romy Wijayanto yang Dipilih Jadi Dirut Kinerja Turun dan Terseret Kasus, Alasan Dirut Bankaltimtara Diganti

Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK

11 Juli 2026 | 20:46
Magnet IKN Kuat, Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 2,3 Juta Penumpang Tiket Pesawat ke Balikpapan Tembus Rp7 Juta Jelang Lebaran, 59 Extra Flight Ludes Terjual

Magnet IKN Kuat, Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 2,3 Juta Penumpang

11 Juli 2026 | 09:49
Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

10 Juli 2026 | 18:39
Next Post
Demi Balikpapan Terang, Rahmad Mas'ud Rela Korbankan Anggaran Lain El Nino Mengancam, Waduk Manggar Balikpapan Dikeruk untuk Selamatkan Pasokan Air

Demi Balikpapan Terang, Rahmad Mas'ud Rela Korbankan Anggaran Lain

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved