• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Juni 2026 | 16:57
Reading Time: 2 mins read
0
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Kepala Kantor ATR/BPN Bontang, Hamim Muddayana

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memelototi penyelamatan aset negara di berbagai daerah. Di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), lembaga antirasuah ini turun tangan mendampingi pemerintah setempat untuk mempercepat sertifikasi aset Pemkot Bontang.

Hasilnya, sebanyak 19 aset lahan milik Pemkot Bontang dipastikan siap mengantongi sertifikat resmi pada akhir Juli 2026. Belasan lahan ini telah dinyatakan bersih dari konflik alias clear and clean.

PILIHAN REDAKSI

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

14 Juli 2026 | 17:11
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28

Kepala Kantor ATR/BPN Bontang, Hamim Muddayana, mengungkapkan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mengamankan kekayaan daerah.

“Dari total sekira 96 aset lahan yang harus diselesaikan, tahun ini yang sudah siap didaftarkan sebanyak 19 aset,” ujar Hamim kepada Pranala.co, Jumat (19/6/2026).

Sebenarnya, KPK mendorong agar seluruh aset lahan milik pemkot yang berjumlah 96 titik bisa disahkan sekaligus. Namun, di lapangan, urusan tanah tidak pernah sederhana.

Hasil identifikasi internal Pemkot Bontang menunjukkan mayoritas lahan masih tersangkut masalah administrasi. Urusan aspek yuridis dan kelengkapan berkas masa lalu kerap menjadi batu sandungan.

Meski begitu, BPN Bontang tidak ingin kehilangan momentum. Untuk tahap awal ini, mereka fokus menyelesaikan target yang sudah di depan mata.

“Kami optimistis 19 aset ini bisa selesai pada akhir Juli,” kata Hamim menegaskan.

Hamim mengingatkan, menerbitkan selembar sertifikat tanah negara bukan perkara membalik telapak tangan. Proses panjang harus dilewati demi menghindari gugatan warga di kemudian hari.

Tahapan krusial dimulai dari pengukuran fisik di lapangan. Petugas BPN tidak berjalan sendiri, melainkan wajib melibatkan pemilik batas tanah, pihak kelurahan, hingga ketua RT setempat.

“Pengukuran ini sekaligus menjadi bentuk pengumuman di lapangan. Jika ada pihak yang keberatan, dapat disampaikan untuk diklarifikasi,” jelasnya.

Setelah dipastikan tidak ada sengketa batas, BPN baru menerbitkan peta bidang tanah. Dokumen ini menjadi dasar bagi Panitia A untuk membedah riwayat tanah secara mendalam.

Langkah berlapis ini sengaja diterapkan agar tidak ada hak-hak masyarakat yang terabaikan, sekaligus mengunci aset tersebut dari incaran mafia tanah.

Mayoritas dari 19 lahan yang akan disertifikasikan ini merupakan tanah kosong yang belum memiliki peruntukan spesifik. Justru, lahan-lahan “menganggur” seperti inilah yang paling rawan diserobot atau menjadi objek sengketa.

Legalitas hukum yang kuat menjadi benteng utama bagi pemerintah daerah. Jika sertifikat sudah di tangan, Pemkot Bontang bisa lebih leluasa merencanakan pembangunan fasilitas publik di masa depan.

Hamim pun berharap, kesuksesan di bulan Juli nanti bisa menular pada sisa puluhan aset lainnya yang masih menggantung.

“Harapan kami Pemkot Bontang dapat terus mempercepat penyelesaian sisa aset lainnya. Sehingga seluruhnya memiliki legalitas yang jelas,” harap Hamim. [ADS/FR]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: BPN BontangKantor Pertanahan Bontang
Previous Post

Bikin Resah Warga, Antrean BBM di Balikpapan Akhirnya Diawasi Satgas

Next Post

Demi Warung Tradisional, Bontang Batasi Kuota Ritel Modern per Kecamatan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Demi Warung Tradisional, Bontang Batasi Kuota Ritel Modern per Kecamatan Bontang Masih Bergantung Investor Lokal, Modal Asing Baru 0,3 Persen Strategi Agresif Bontang Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Investasi Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia jadi Magnet Investasi di Bontang

Demi Warung Tradisional, Bontang Batasi Kuota Ritel Modern per Kecamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved