• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dibantu Pacar, Istri di Berau Tega Bunuh Suami-Tenggelamkan Jasad ke Sungai

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Mei 2020 | 16:49
Reading Time: 3 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Dibantu Pacar, Istri di Berau Tega Bunuh Suami-Tenggelamkan Jasad ke Sungai

ANSELMUS Anselron dan Marselena Mona, belum terikat dalam ikatan suami istri. Namun, keduanya telah tinggal serumah selama 7 tahun di Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

PILIHAN REDAKSI

3 Pembunuh Polisi Katingan Ditangkap di Samarinda, Bandar Narkoba Ikut Dibekuk

3 Pembunuh Polisi Katingan Ditangkap di Samarinda, Bandar Narkoba Ikut Dibekuk

10 Juli 2026 | 09:12
Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

6 Juli 2026 | 17:34

Hubungan keduanya diwarnai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Mona kerap jadi objek kekerasan Anselmus. Dia sering lari dari kehidupan Anselmus. Namun, Anselmus selalu datang dan membujuknya untuk pulang. Alasannya, dia sudah berubah. Suatu hari, Anselmus kembali memukuli Mona. Wanita itu sudah tak tahan. Apalagi, dia punya pria idaman lain.

Suatu malam di rumah kebun, Mona menunggui Anselmus tidur. Mona lalu mengambil kayu ulin, lalu menggasak kepala Anselmus berkali-kali. Darah membanjiri. Anselmus tewas seketika.

Mona lalu menghubungi pria yang sekarang jadi pacarnya. Dia meminta bantuan agar membuang mayat korban. Dimasukkanlah mayat itu ke dalam sarung, diikat batu lalu dibuang ke sungai.

Pacar pelaku juga seorang pelaku pencurian sarang-burung. Dia meminta pacarnya membantu membawa jenazah korban setelah melakukan pembunuhan pada 12 Maret 2020. Korban dipukul menggunakan potongan kayu ulin saat tidur

“Telepon pacarnya suruh bantuin untuk hilangkan mayat ini. Habis itu ke pondok, pacarnya sama dia boncengan bawa korban di tengah, dibawa ke sungai 3 kilo dari pondok itu. Pacarnya punya ide, ikat aja pakai tali rapia sama batu mayatnya ceburin sungai jadi nggak akan ngambang,” urai Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo, Selasa (5/5).

Cukup rapi mereka menyembunyikan barang bukti. Darah di lap dengan baju bekas. Lalu kayu ulin dibakar. Juga melaporkan ke polisi jika suaminya hilang dan tak pernah pulang. Namun tak ada kejahatan yang sempurna.

Pengungkapan kasus tersebut bermula saat warga menemukan tulang belulang yang diduga tulang manusia di sungai, lalu melaporkannya ke polisi. Sebuah tulang yang terikat batu pemberat, menggiring kecurigaan polisi kalau itu pembunuhan.

“Pengungkapan berawal saat tim ke TKP dan menemukan kejanggalan salah satunya tulang yang terikat dengan batu dari situ kita simpulkan bahwa ini adalah kasus pembunuhan,” kata Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo saat menggelar pres rilis.

Kasus ini kemudian terungkap pada 2 Mei 2020. Berawal dari warga menemukan kerangka mayat yang terikat batu di Sungai Loading, Kecamatan Tabalar, Berau, Kaltim.

Marlina dan Tahir ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Mapolres Berau. Dalam kasus ini, keduanya dijerat Pasal 340 dan Pasal 338 jo Pasal 55, atas pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup.

“Sedangkan barang bukti berupa tulang belulang dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik Surabaya. Kepolisian juga telah melakukan prarekonstruksi pada 2 Mei 2020 yang menghasilkan 16 adegan pembunuhan,” ujarnya.

Kapolres mengatakan saat tim melakukan penggeledahan juga menemukan tumpukan sisa pembakaran kayu yang pelaku gunakan untuk menghabisi nyawa suaminya. Kedua pelaku sudah diamankan. (*)

Via: Suriadi Said
Tags: BerauHeadlineKalimantan TimurPembunuhan
Previous Post

Data Pasien Bakal Dibuka jika Transmisi Lokal Terjadi di Samarinda

Next Post

Hasil Swab Negatif, 32 Nakes Bontang Boleh Pulang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Hasil Swab Negatif, 32 Nakes Bontang Boleh Pulang Ratusan Tenaga Medis di Kaltim Diisolasi, Pasien Diminta Jujur

Hasil Swab Negatif, 32 Nakes Bontang Boleh Pulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved