• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dukung Ekonomi Sirkular, CSR PHSS Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu di Muara Jawa

Suriadi Said by Suriadi Said
30 September 2025 | 17:34
Reading Time: 3 mins read
0
Dukung Ekonomi Sirkular, CSR PHSS Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu di Muara Jawa

Salah satu ruang pengelolaan sampah organik yang diurai melalui metode budidaya maggot. (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN – Pengelolaan sampah terpadu berbasis biokonversi di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, kini memberi manfaat nyata bagi warga. Program ini terlaksana berkat dukungan Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang difokuskan pada pengembangan masyarakat berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut dijalankan bersama Gerakan Muara Jawa Bersih (GMJB), sebuah organisasi nonpemerintah yang konsisten mengelola sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyebut GMJB berperan penting dalam mengelola sampah di wilayahnya. Meski fasilitas dan peralatan berasal dari pemerintah, namun pengelolaan sepenuhnya dilakukan GMJB.

“Output dari kerja mereka sudah luar biasa. Sampah plastik yang dulunya sulit terurai, kini bisa diolah menjadi BBM seperti solar, minyak tanah, dan premium (bensin),” ungkap Ramli, Senin (29/9).

Selain itu, limbah plastik yang tidak memiliki nilai jual juga diolah menjadi paving block. “Hasil ini membuat nilai jual lebih tinggi dan meningkatkan pendapatan para pemilah sampah, yang merupakan mitra GMJB,” tambahnya.

Saat ini GMJB sudah mempekerjakan 41 warga lokal. Mereka tidak menerima gaji tetap, melainkan memperoleh penghasilan harian dari hasil pemilahan. Selama 20 tahun berjalan, GMJB rata-rata mengangkut sekitar 35 ton sampah per hari.

Meski menghadapi tantangan, seperti penumpukan sampah saat armada libur, pengelolaan tetap berjalan berkat kolaborasi bersama pemerintah dan dukungan CSR perusahaan, termasuk PHSS. “Salah satunya fasilitas yang kita gunakan sekarang ini merupakan bantuan CSR PHSS,” jelas Ramli.

Ketua GMJB, Ahmad Taufik, menambahkan bahwa dukungan PHSS juga sangat terasa dalam pengelolaan sampah organik. Sampah organik dapur (SOD) diolah menjadi pakan ternak melalui budidaya maggot. Dari maggot ini lahir berbagai produk turunan, mulai dari pakan ayam, ikan, unggas, hingga pupuk organik.

“Awalnya siklus sempat terputus. Tapi sejak ada PHSS yang langsung turun melakukan pengembangan dan pendampingan, produksinya meningkat,” ujarnya.

Menurut Taufik, PHSS membantu menyediakan bibit maggot serta pemenuhan kebutuhan pakan berupa SOD. Bahkan, sisa makanan dari dapur di area PHSS juga dikelola bersama GMJB. “Semuanya dimanfaatkan,” tegasnya.

Selain budidaya maggot, sampah organik juga diolah melalui komposting, fermentasi, hingga dimanfaatkan menjadi biomassa sebagai energi alternatif yang lebih murah. Hasil pengolahan ini digunakan untuk mendukung perikanan, budidaya unggas, hortikultura, serta memberi manfaat ekonomi melalui penjualan ke masyarakat.

Keberadaan GMJB dengan dukungan CSR PHSS terbukti tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi sirkular.

Melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle, pengelolaan sampah mampu menghasilkan nilai tambah, menekan emisi karbon, sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

“Mudah-mudahan ke depan GMJB bisa terus bertahan dan selalu mendapatkan support dari pihak pemerintah maupun perusahaan,” harap Taufik.

Sementara itu, Head of Comrel & CID Zona 9, Elis Fauziyah, menegaskan bahwa keberadaan perusahaan di sekitar pemukiman masyarakat bukan semata untuk kepentingan internal.

“Keberadaan kita itu bukan hanya untuk keuntungan perusahaan saja, tapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” terangnya.

Menurut Elis, hal itu diwujudkan dengan melakukan kolaborasi bersama GMJB yang juga menjadi bagian dari program Pemerintah Kecamatan Muara Jawa melalui pengelolaan sampah secara terpadu.

Program ini telah memberikan dampak berkelanjutan, mulai dari penyerapan limbah organik sebanyak 36 ton per tahun yang berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 400,87 Karbon Dioksida Ekuivalen, hingga peningkatan pendapatan anggota GMJB yang mencapai Rp468 juta per tahun.

Tambahnya, keberadaan program ini juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi 13 anggota GMJB yang tergolong kelompok rentan, sekaligus memperkuat jaringan kemitraan antara GMJB dan PHSS dalam pengelolaan sampah organik domestik perusahaan.

“Kita berharap kehadiran perusahaan dapat mendukung penuh program tersebut sekaligus memberi kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, khususnya yang berada di ring satu PHSS,” jelas Elis. (SR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BalikpapanSampah
Previous Post

Tim Itwasda Polda Sulsel Sambangi Polres Pangkep, Bahas Evaluasi Kinerja 2025

Next Post

Tata Ruang jadi Kunci Masuknya Investasi ke Kaltim

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Balikpapan, Kutai Timur, dan Kukar jadi Magnet Investor Kaltim sepanjang 2025

Tata Ruang jadi Kunci Masuknya Investasi ke Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved