• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Gejala Antraks pada Sapi dan Cara Penularannya kepada Manusia

Suriadi Said by Suriadi Said
12 Juli 2023 | 08:26
Reading Time: 2 mins read
0
Gejala Antraks pada Sapi dan Cara Penularannya kepada Manusia

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PENYAKIT antraks adalah penyakit bakterial bersifat menular akut yang bisa terjadi pada manusia dan hewan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bernama Bacillus anthracis, dan paling sering menyerang makhluk herbivora liar, maupun yang sudah dijinakkan.

Penyakit antraks bersifat zoonosis, yang artinya dapat ditularkan dari hewan ke manusia, atau sebaliknya. Namun, penyakit antraks ini tidak bisa ditularkan pada sesama manusia.

Gejala Penyakit Antraks pada Sapi Beberapa gejala penyakit antraks pada sapi sebagaimana dilansir dari Balai Besar Veteriner Wates adalah:

PILIHAN REDAKSI

Kurban 22 Sapi di Kampung Jawa Bontang, Solidaritas Warga Urunan dan Menabung Tak Pernah Surut

Kurban 22 Sapi di Kampung Jawa Bontang, Solidaritas Warga Urunan dan Menabung Tak Pernah Surut

27 Mei 2026 | 11:37
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Termasuk ke Kaltim, Anggarannya Rp100 Miliar dari APBN Dipelihara sejak Kecil, Cerita di Balik Sapi 732 Kg Bantuan Prabowo untuk Warga Bontang

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Termasuk ke Kaltim, Anggarannya Rp100 Miliar dari APBN

27 Mei 2026 | 08:19
  • Pada awal infeksi antraks, sapi akan mengalami demam tinggi.
  • Sapi kemudian akan terlihat gelisah dan tampak tidak tenang.
  • Sapi juga akan kesulitan bernapas.
  • Sapi mengalami kejang-kejang.
  • Sapi tiba-tiba saja rebah atau terjatuh ke tanah.
  • Setelah berbagai gejala itu, sapi akan mati. Namun ada juga sapi yang mati mendadak, tanpa menunjukkan gejala apapun.
  • Adanya ekskreta, berupa darah yang keluar dari lubang-lubang kumlah seperti hidung, mulut, telinga, dan anus.
  • Pembengkakan pada daerah tertentu seperti daerah leher, dada, abdomen, dan sekitar kelamin.
  • Perut sapi tampak mengembung, kemudian nafas sapi terengah-engah, lalu mengalami kejang-kejang, hingga akhirnya mati.

Penularan Antraks Kepada Manusia

Manusia dapat tertular penyakit antraks dari hewan yang terinfeksi bakteri antraks. Manusia dapat tertular antraks apabila terpapar melalui luka terbuka di kulit, menelan atau menghirup spora antraks.

Menurut Balai Besar Veteriner Wates, lebih dari 90% kasus antraks pada manusia merupakan jenis antraks kulit. Infeksi antraks ini terjadi lewat luka terbuka pada kulit. Infeksi lewat luka terbuka ini merupakan transmisi yang paling umum terjadi pada manusia.

  • Muncul ruam
  • Muncul benjolan pada kulit
  • Muncul warna kemerahan pada kulit yang disertai perih dan gatal
  • Kemudian pada bagian tengah kulit yang terinfeksi kan berwarna kehitaman
  • Di sekitar kulit yang terinfeksi biasanya akan pembengkakan kelenjar getah bening
  • Seringkali akan disertai dengan demam, tubuh menjadi lemah, mual dan muntah

Gejala infeksi antraks pada manusia yang terjadi melalui saluran pencernaan di antaranya adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare yang kadang disertai darah

Gejala infeksi antraks pada manusia yang terjadi melalui saluran pernapasan di antaranya adalah:

  • Rasa sakit atau radang pada tenggorokan
  • Sesak pada bagian dada
  • Kesulitan bernapas. (*)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Via: Redaksi
Tags: Antrakssapi kurban
Previous Post

Penyakit Antraks Belum Ditemukan di Bontang, Peternak Tetap Diminta Waspada

Next Post

Curi Iphone Milik Rekan Kerja Sendiri, Warga Lok Tuan Ditangkap di Rumahnya

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Curi Iphone Milik Rekan Kerja Sendiri, Warga Lok Tuan Ditangkap di Rumahnya

Curi Iphone Milik Rekan Kerja Sendiri, Warga Lok Tuan Ditangkap di Rumahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved