• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Harga BBM Naik, Bontang Harus Siapkan Rp4 Miliar untuk Urus Sampah

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Juni 2026 | 11:59
Reading Time: 2 mins read
0
Harga BBM Naik, Bontang Harus Siapkan Rp4 Miliar untuk Urus Sampah

Ilustrasi. Aktivitas mobil pengangkut sampah di Bontang.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai terasa dampaknya di berbagai sektor. Di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) lonjakan harga Pertamax dan Dexlite kini ikut menekan anggaran daerah, terutama untuk urusan yang paling dekat dengan kehidupan warga: pengelolaan sampah.

Pemerintah Kota Bontang bahkan harus menyiapkan anggaran hingga Rp4 miliar per tahun hanya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar operasional sektor persampahan. Angka itu diperkirakan masih bisa bertambah seiring kenaikan harga BBM.

PILIHAN REDAKSI

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13
B50 Resmi Jalan, 741 Ribu Ton Sawit Rakyat Kaltim Siap Diserap Pasar

B50 Resmi Jalan, 741 Ribu Ton Sawit Rakyat Kaltim Siap Diserap Pasar

3 Juli 2026 | 13:44

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengakui perubahan harga BBM memberikan tekanan langsung terhadap keuangan daerah. Karena itu, pemerintah terpaksa melakukan efisiensi di berbagai sektor agar layanan penting tetap berjalan.

“Jelas berpengaruh. Makanya efisiensi dilakukan,” kata Neni, Senin (15/6/2026).

Di tengah keterbatasan fiskal, Pemkot Bontang memilih memusatkan perhatian pada layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satu yang menjadi prioritas utama adalah pengangkutan dan pengelolaan sampah.

Menurut Neni, kebutuhan lain harus ditekan karena ruang anggaran yang tersedia semakin sempit.

“Yang kita konsentrasikan adalah layanan publik, yaitu pengangkutan sampah. Kalau yang lain-lain, memang sudah tidak ada anggarannya,” ujarnya.

Tingginya kebutuhan anggaran BBM tidak lepas dari aktivitas harian di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Setiap hari, alat berat harus bekerja melakukan penimbunan sampah agar volume sampah yang terus masuk tetap terkendali.

Belum lagi armada pengangkut yang harus bolak-balik dari lokasi pemilahan menuju TPA. Seluruh proses tersebut sangat bergantung pada pasokan bahan bakar.

“Di TPA itu setiap hari harus ditimbun dan lain sebagainya, itu memerlukan bahan bakar yang tidak sedikit. Belum lagi pengangkutan dari tempat pemilahan sampah ke TPA,” jelas Neni.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan BBM di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang terus meningkat. Saat ini, kebutuhan anggarannya diperkirakan berada di kisaran Rp3 miliar hingga Rp4 miliar setiap tahun.

Tekanan anggaran sebenarnya sudah dirasakan sebelum terjadi kenaikan harga BBM terbaru. Pemkot Bontang sebelumnya mencatat kekurangan anggaran sekira Rp2 miliar untuk kebutuhan operasional persampahan.

Tambahan anggaran tersebut telah diajukan melalui mekanisme perubahan anggaran daerah.

“Kalau sekarang naik, ya pasti naik. Kemarin kekurangannya Rp2 miliar, minta di perubahan tambahannya,” ungkap Neni.

Kenaikan harga BBM diperkirakan masih akan memengaruhi struktur belanja daerah dalam beberapa waktu ke depan. Bagi pemerintah daerah, tantangannya bukan sekadar menjaga angka-angka di dalam anggaran tetap seimbang, tetapi memastikan layanan dasar tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat. [FR]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: BBM NonsubsidiPengelolaan Sampah
Previous Post

Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

Next Post

Krisis Air Bersih Pesisir Kutim Berakhir? Proyek Desalinasi Digarap

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Krisis Air Bersih Pesisir Kutim Berakhir? Proyek Desalinasi Digarap

Krisis Air Bersih Pesisir Kutim Berakhir? Proyek Desalinasi Digarap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved