• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Ibu di Balikpapan Kurung 3 Putrinya dalam Kamar Digembok selama Setahun

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Juni 2022 | 00:24
Reading Time: 3 mins read
2
Ibu di Balikpapan Kurung 3 Putrinya dalam Kamar Digembok selama Setahun

Petugas dan warga melakukan pembukaan pintu untuk menyelamatkan ketiga anak yang dikurung di dalam rumah.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BALIKPAPAN, pranala.co – Peristiwa pengurungan anak dalam rumah menggemparkan warga Perumahan Sosial, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Seorang ibu diduga mengurung ketiga anaknya dalam kamar dengan pintu digembok selama kurang lebih setahun terakhir.

Informasi diperoleh ketiganya merupakan anak perempuan berusia 6, 10 dan 14 tahun. Saat ditemukan warga bersama petugas, kondisi mereka tampak memprihatinkan. Bahkan mereka sampai histeris saat petugas datang.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

BACA JUGA: Tiap Daerah di Kaltim Pamerkan Teknologi Tepat Guna Unggulan

Kasus ini terungkap setelah Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Balikpapan didampingi TNI-Polri, bersama aparatur pemerintah setempat dan disaksikan warga mendatangi lokasi rumah yang menjadi tempat korban dikurung.

Mereka membuka pintu kamar yang digembok dari luar. Kondisi kamar tempat ketiga anak ditempatkan pun tidak layak. Mulai dari ukuran ruangan yang sempit hingga minimnya sirkulasi udara.

Ketua RT setempat Alpirawan mengatakan, perilaku ibu kandung mulanya terungkap melalui laporan sejumlah tetangga korban yang curiga. Sebab mereka tidak pernah melihat ketiga anak beraktivitas di luar rumah.

“Dari setahun lalu anak pertamanya gak pernah turun sekolah. Di situ awalnya saya curiga. Pihak sekolah juga pernah datangke saya menanyakan hal itu,” ujarnya, Jumat (24/6/2022).

Namun ketika dia menanyakan langsung kepada orang tuanya, dikatakan ketiga putrinya telah dipindahkan sekolah ke Jawa. Dia pun belum puas, sebab aktivitas orangtua korban semakin hari kian tertutup di lingkungan tempat tinggalnya.

“Rupanya selain saya, sudah ada juga warga lain yang melaporkan begitu,” ucapnya.

Menurut penuturannya, ketiga korban saat ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan badan gemetar di atas tempat tidur. Wajah ketiga anak perempuan itu pucat.

“Wajahnya pucat semua, mungkin karena gak pernah kena sinar matahari,” katanya.

Sementara Kepala UPTD PPA Balikpapan Esti Santi Pratiwi mengungkapkan, kedua orang tua korban sedang menghadapi masalah rumah tangga hingga pisah ranjang beberapa waktu ini. Sang ayah sehari-harinya bekerja di toko bangunan.

Sementara ibunya bekerja di laundry. Ketiga anak itu terkurung dalam kamar yang terkunci dengan beberapa gembok di bagian luar. Esti mengaku sebelumnya telah mendapat beberapa laporan warga mengenai hal tersebut. Namun dia memilih waktu yang tepat untuk mengungkap perilaku orang tua korban.

“Soalnya jendela selalu ditutup kain gelap, di belakang (rumah) juga tertutup, jadi tidak ada space untuk mengetahui kondisi si anak. Sementara orang tuanya sulit ditemui. Nah, kebetulan pas kemarin, Pak RT menghubungi pemilik rumah karena mereka menyewa di situ, jadi kita bisa masuk,” ujar Esti.

Saat petugas gabungan beserta sejumlah warga berhasil masuk ke dalam, ketiga anak tersebut langsung menangis histeris. UPTD PPA segera membawa ketiganya ke rumah aman untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologis.

“Hak tumbuh kembang, hak bermain, hak beraktivitas dan hak sekolah ketiga anak ini tidak terpenuhi. Makanya mereka kami bawa dan disaksikan bapak kandungnya,” ucapnya.

Sehari berselang, sang ibu baru mendatangi UPTD PPA dengan maksud menjemput kembali anaknya. Namun, Esti menolak permintaan tersebut. Si ibu sempat membantah kondisi ketiga anaknya pucat dengan berdalih kulit mereka memang putih.

“Nah putih itu beda dengan pucat karena tidak kena sinar matahari. Kalau anak pertama dan kedua lebih banyak diam, kalau yang kecil itu nangis. Jadi kita lakukan pendampingan dulu,” katanya.

BACA JUGA: Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK

Sampai dengan saat ini, Esti belum dapat memastikan kapan para korban diserahkan kembali kepada orang tuanya. Dia pun masih khawatir kejadian serupa akan terulang kembali.

“Pasti akan kami kembalikan, cuma tidak ke ibunya. Kami akan cari keluarganya yang mau bertanggung jawab. Nanti kami panggil, bikin surat pernyataan dan jangan sampai hal ini terulang lagi,” ujar Esti. (das/re)

Tags: BalikpapanDikurungHeadlineIbu KandungKalimantan TimurKaltim
Previous Post

Wali Kota Bontang Dorong Sistem SIAK Terpusat

Next Post

Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK

Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK

Comments 2

  1. Ping-balik: Tiga Orang Ditikam, Terkapar di Simpang Lampu Merah Berbas - pranala.co
  2. Ping-balik: Dua Pelajar SD di Balikpapan Tewas Terlindas Truk Barang - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved