Pranala.co, BONTANG – Kabar gembira datang untuk warga Kota Bontang. Setelah perjuangan panjang, jaringan gas rumah tangga (jargas) akhirnya dipastikan segera terpasang di kota pesisir Kalimantan Timur ini.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengumumkan kepastian itu usai melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Melalui percakapan langsung dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ditjen Migas, terungkap bahwa pengerjaan jargas akan dimulai pada September 2025.
“Alhamdulillah, Bunda sudah komunikasi dengan PPK Dirjen Migas ESDM. Insha Allah jargas Bontang dapat sambungan untuk 10.540 rumah tangga,” tulis Neni dalam unggahan resminya di media sosial, Jumat (29/8/2025).
Keberhasilan ini bukan datang tiba-tiba. Menurut Neni, pemasangan jargas merupakan buah dari lobi panjang Pemkot Bontang ke pemerintah pusat selama beberapa tahun terakhir. Program ini memang dibiayai APBN sehingga proses persetujuan harus melalui tahapan yang cukup rumit.
“Ini bentuk perjuangan sekaligus doa bersama. Semoga bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Bontang,” ungkap Neni.
Program jargas diproyeksikan akan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Selain membantu efisiensi pengeluaran rumah tangga, jargas juga bisa menjadi solusi mengurangi ketergantungan pada gas elpiji tabung.
Dengan 10.540 sambungan rumah tangga, Bontang termasuk daerah yang mendapat perhatian khusus pemerintah pusat dalam pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Bagi Pemkot Bontang, jargas bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bagian dari upaya menghadirkan energi bersih bagi masyarakat. Kehadiran jaringan gas juga diharapkan dapat mengurangi risiko kelangkaan gas elpiji yang kerap menjadi masalah di berbagai daerah.
“Langkah ini penting untuk masa depan Bontang. Semoga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” tutup Neni penuh optimisme. (pra)















