• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Juni 2026 | 23:40
Reading Time: 2 mins read
0
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KALIMANTAN Timur (Kaltim) selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung sumber daya alam terbesar di Indonesia. Batu bara, minyak dan gas, hingga perkebunan sawit menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Namun, besarnya kekayaan alam itu belum sepenuhnya tercermin dalam pendapatan daerah.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengakui realisasi pendapatan daerah sepanjang 2025 masih berada di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah.

PILIHAN REDAKSI

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

13 Juli 2026 | 20:39
Kaltim Perketat Anggaran OPD, Belanja di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

Kaltim Perketat Anggaran OPD, Belanja di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

9 Juli 2026 | 22:13

Menurut Seno, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor yang datang bersamaan. Perlambatan ekonomi global menekan aktivitas usaha dan daya beli masyarakat. Dampaknya ikut terasa pada berbagai sektor penerimaan daerah, terutama pajak.

“Kondisi ekonomi global yang melambat turut memengaruhi aktivitas usaha dan daya beli masyarakat, sehingga berdampak pada penerimaan daerah,” ujarnya, dikutip, Jumat (26/6/2026).

Data pemerintah menunjukkan realisasi pajak daerah sepanjang 2025 baru mencapai 86,78 persen dari target.

Penurunan penjualan kendaraan bermotor menjadi salah satu penyebab berkurangnya penerimaan pajak. Selain itu, perubahan skema hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah juga memengaruhi struktur pendapatan yang selama ini menjadi andalan Kalimantan Timur.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemprov Kaltim memilih memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daripada hanya menunggu kondisi ekonomi membaik.

Langkah yang dilakukan mencakup pembaruan data objek pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, hingga memperluas layanan pembayaran secara digital.

Pemerintah juga memperbanyak kanal pembayaran elektronik, memperkuat sistem penagihan aktif, serta membuka layanan Samsat di berbagai lokasi strategis agar masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban pajaknya.

Ribuan Kendaraan dan Alat Berat Masih Berpotensi Menambah PAD

Upaya lain dilakukan melalui Tim Terpadu Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.394/2025.

Hasil pendataan tim tersebut membuka peluang besar bagi peningkatan pendapatan daerah.

Dari 726 perusahaan sektor sumber daya alam yang didata, pemerintah menemukan potensi sebanyak 14.444 unit kendaraan bermotor, 2.562 unit alat berat, serta potensi pemanfaatan air permukaan mencapai sekitar 3,1 juta meter kubik yang dapat dioptimalkan sebagai sumber penerimaan daerah.

Di tengah upaya meningkatkan PAD, Pemprov Kaltim juga masih memperjuangkan hak daerah yang belum diterima dari pemerintah pusat.

Nilainya tidak sedikit. Kurang salur Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2023 dan 2024 tercatat mencapai sekitar Rp1,91 triliun. Menurut Seno, komunikasi dan advokasi terus dilakukan agar dana tersebut segera direalisasikan.

“Kami memperjuangkan agar porsi dana bagi hasil lebih mencerminkan kontribusi Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil,” katanya.

Pemprov Kaltim tidak ingin bergantung selamanya pada sektor ekstraktif. Pemerintah mulai membuka sumber pendapatan baru melalui ekonomi karbon yang diperkirakan memiliki potensi mencapai Rp300 miliar.

Di sektor perkebunan, penerimaan daerah dari sawit pada 2025 tercatat sebesar Rp16,58 miliar. Angka itu masih berpeluang meningkat mengingat luas kebun sawit di Kalimantan Timur mencapai sekitar 1,6 juta hektare.

Dalam jangka panjang, pemerintah menilai transformasi ekonomi menjadi pekerjaan yang tidak bisa ditunda.

Penguatan hilirisasi industri menjadi arah pembangunan berikutnya. Sejumlah proyek strategis seperti industri nikel, pengolahan sawit, petrokimia, pengembangan kawasan industri Kariangau dan Maloy Batuta Trans Kalimantan, hingga proyek energi RDMP Balikpapan dan gasifikasi batu bara diharapkan mampu menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat pendapatan daerah di masa mendatang. [DIAS]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: APBD KaltimKaltimSumber Daya Alam
Previous Post

TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim

Next Post

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved