• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kekerasan Perempuan dan Anak di Balikpapan Naik, Layanan Aduan 24 Jam Dibuka

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Juli 2025 | 22:00
Reading Time: 2 mins read
0
Kekerasan Perempuan dan Anak di Balikpapan Naik, Layanan Aduan 24 Jam Dibuka

Kepala DP3AKB Balikpapan, Heria Prisini. (Syahrul)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) tetap optimistis mempertahankan predikat “Utama” dalam ajang Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2025.

Meski angka laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi, Kepala DP3AKB, Heria Prisini, menilai hal itu bukan semata kabar buruk. Menurutnya, justru menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran dan keberanian masyarakat untuk melapor.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

“Kalau target paripurna, kami tentu optimistis. Tapi tetap realistis. Sebab syaratnya harus nol kasus kekerasan, sementara pengaduan ke kami masih masuk setiap hari,” kata Heria saat ditemui, Jumat (25/7/2025).

Data DP3AKB mencatat, sepanjang 2024 terdapat lebih dari 150 laporan kekerasan yang masuk melalui unit mereka. Jumlah ini bahkan belum termasuk laporan yang ditangani kepolisian, khususnya di tingkat Polda Kaltim.

“Dulu banyak korban memilih diam. Sekarang, makin banyak yang berani bicara. Itu bukti masyarakat mulai paham hak-haknya,” ujar Heria.

Untuk memfasilitasi pengaduan, DP3AKB memperkuat kanal aduan, salah satunya melalui aplikasi Sitopan. Aplikasi ini memungkinkan warga untuk melapor dengan cepat dan anonim.

“Identitas pelapor kami lindungi. Bahkan laporan bisa masuk 24 jam,” jelasnya.

Tak hanya reaktif, DP3AKB juga mengedepankan pendekatan preventif. Sosialisasi digelar rutin ke masyarakat, termasuk melalui Forum Anak, yang diberdayakan untuk mengedukasi teman sebaya.

“Anak-anak lebih nyaman bicara ke temannya. Karena itu Forum Anak kami dorong aktif menyuarakan isu perlindungan,” jelas Heria.

Di sisi lain, pemberdayaan ekonomi perempuan juga jadi strategi kunci. Melalui pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha kecil, perempuan diharapkan bisa lebih mandiri secara finansial.

“Banyak konflik rumah tangga dipicu masalah ekonomi. Kalau ibu punya penghasilan sendiri, risiko kekerasan bisa ditekan,” tambahnya.

Untuk kasus-kasus berat, seperti kekerasan seksual atau eksploitasi anak, DP3AKB menggandeng berbagai pihak. Termasuk unit Renakta Polda Kaltim untuk penanganan berbasis hukum.

“Seperti kasus dugaan sodomi di pesantren Kampung Timur, itu masih penyelidikan. Kami belum bisa intervensi langsung, tapi tetap kami pantau,” tegasnya.

DP3AKB juga melibatkan RT, kelurahan, dan tokoh masyarakat untuk memastikan perlindungan anak bukan hanya tugas satu instansi.

Pemkot Balikpapan kini tengah menanti hasil evaluasi KLA dari Kementerian PPPA. Namun Heria menekankan, capaian administratif bukanlah tujuan utama.

“Predikat penting, tapi yang lebih penting adalah kerja nyata. Komitmen kami adalah menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi seluruh anak di Balikpapan,” tutupnya. (sr)

Tags: BalikpapanKekerasan anak
Previous Post

Polresta Balikpapan Tangkap Admin Grup LGBT Asusila di Telegram, Raup Rp5 Juta per Bulan

Next Post

Dua Balita di Samarinda Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Dua Balita di Samarinda Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung

Dua Balita di Samarinda Tewas Diduga Dicekik Ayah Kandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved