• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Raga

Langkah Shafa Pandya dari Kutim Mengejar Panggung Asia lewat Bola Voli

Suriadi Said by Suriadi Said
30 April 2026 | 08:53
Reading Time: 2 mins read
0
Langkah Shafa Pandya dari Kutim Mengejar Panggung Asia lewat Bola Voli

Foto: Rusliansyah/Pro Kutim

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

USIA 17 tahun, Muhammad Shafa Pandya sudah berdiri di ambang panggung Asia. Remaja asal Sangatta, Kutai Timur (Kutim, Kalimantan Timur (Kaltim) itu diproyeksikan memperkuat Indonesia dalam ajang Asian Volleyball Championship (AVC) di Pontianak—sebuah lompatan jauh dari lapangan-lapangan latihan yang selama ini ia jalani.

Perjalanan Shafa menuju titik ini tidak datang tiba-tiba. Ia tumbuh dalam keluarga atlet. Ayah dan ibunya, Roni Agung Riyadi dan Deasy Saptarina Dewi, adalah mantan pemain voli yang pertama kali mengenalkannya pada olahraga tersebut sejak kecil.

PILIHAN REDAKSI

Ribuan Warga Bontang Padati Final Dandim Cup 2026, Erista dan Pupuk Kaltim Rebut Gelar Juara

Ribuan Warga Bontang Padati Final Dandim Cup 2026, Erista dan Pupuk Kaltim Rebut Gelar Juara

18 Mei 2026 | 08:22
Dandim Cup 2026 Bontang jadi Ajang 64 Klub Asah Prestasi

Dandim Cup 2026 Bontang jadi Ajang 64 Klub Asah Prestasi

5 Mei 2026 | 23:35

Namun, bakat saja tidak cukup. Shafa baru benar-benar menekuni voli secara serius saat duduk di bangku akhir sekolah menengah pertama (SMP). Dari sana, jalurnya mulai terbentuk—bermain di level daerah bersama Kutai Timur dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), hingga akhirnya menembus kompetisi profesional Proliga 2026.

Bersama Garuda Jaya, Shafa mencuri perhatian di musim debutnya. Timnya finis di peringkat keempat, capaian yang memberi pengalaman kompetitif di level tertinggi nasional. Dari situ, pintu menuju tim nasional junior mulai terbuka.

Rutinitasnya pun berubah drastis. Hampir tak ada hari tanpa latihan. Tiga hari dalam sepekan dihabiskan di pusat kebugaran untuk membangun kekuatan fisik, sementara hari lainnya diisi latihan teknik dan pertandingan. Di titik ini, tantangan bukan lagi sekadar lawan di lapangan.

“Tantangan terbesar itu rasa bosan karena latihan setiap hari,” kata Shafa, Selasa (29/4/2026). Ia mengaku mengatasinya dengan cara sederhana—berjalan-jalan atau mencari suasana baru di sela jadwal padat.

Pilihan untuk serius di voli juga membawa konsekuensi pada pendidikan. Saat bergabung dengan klub Umika Bekasi, Shafa harus menjalani sekolah secara daring. Situasi ini menuntut disiplin ganda: menjaga performa di lapangan sekaligus tidak tertinggal pelajaran.

Di rumah, kontrol tetap ketat. Ibunya memastikan pola makan, waktu istirahat, hingga penggunaan gawai tetap terjaga. Bagi keluarga, menjaga ritme latihan sama pentingnya dengan menjaga fokus mental.

Kini, langkah Shafa mengarah ke AVC di Pontianak. Bagi banyak atlet muda, turnamen ini adalah gerbang awal menuju level yang lebih tinggi. Shafa menyadari betul bahwa panggung Asia bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang menguji sejauh mana ia bisa bertahan dan berkembang.

“Harapannya bisa tampil maksimal dan dapat pengalaman yang bagus,” ujar dia menukil laman resmi Pemkab Kutim. [RE/DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Bola VoliProliga
Previous Post

Digital Talent Academy 2026, Bontang Targetkan ASN dan UMKM Melek Digital

Next Post

354 Jemaah Haji Paser Masuk Embarkasi Balikpapan, Terbang ke Madinah 30 April

BACA JUGA

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026

15 Juli 2026 | 07:47
Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

14 Juli 2026 | 19:16
Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di Piala AFF 2026, Berikut Jadwal Lengkapnya Indonesia Hajar Saint Kitts and Nevis 4-0, Garuda Melaju ke Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di Piala AFF 2026, Berikut Jadwal Lengkapnya

14 Juli 2026 | 12:33
Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

12 Juli 2026 | 22:36
Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

11 Juli 2026 | 23:24
Tiket Piala Dunia 2026 Diskon hingga 50 Persen, Berapa Harganya Sekarang?

Tiket Piala Dunia 2026 Diskon hingga 50 Persen, Berapa Harganya Sekarang?

10 Juli 2026 | 01:36
Next Post
354 Jemaah Haji Paser Masuk Embarkasi Balikpapan, Terbang ke Madinah 30 April

354 Jemaah Haji Paser Masuk Embarkasi Balikpapan, Terbang ke Madinah 30 April

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved