• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Laut Mulai Sepi Ikan Bikin Warga Pulau Miang Kutim Bergerak Bentuk Forum Pesisir

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Mei 2026 | 14:29
Reading Time: 2 mins read
0
Laut Mulai Sepi Ikan Bikin Warga Pulau Miang Kutim Bergerak Bentuk Forum Pesisir

Sapina, warga Pulau Miang sekaligus memprakarsai pembentukan forum.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

LAUT bagi warga Pulau Miang, Kutai Timur (Kutim) bukan sekadar pemandangan. Dari laut itulah sebagian masyarakat hidup, mencari ikan, hingga menggantungkan potensi wisata. Namun belakangan, warga mulai merasakan perubahan: ikan semakin sulit didapat.

Kondisi itu mendorong lahirnya Forum Pemerhati Masyarakat Pesisir Sangsaka di Kecamatan Sangkulirang. Forum tersebut dibentuk warga sebagai ruang bersama untuk menyuarakan persoalan lingkungan laut yang mereka nilai mulai berubah akibat aktivitas industri di sekitar wilayah pesisir.

PILIHAN REDAKSI

Ketika Tim Verifikasi Nasional Menguak Misteri Manusia Purba di Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Ketika Tim Verifikasi Nasional Menguak Misteri Manusia Purba di Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

7 Juli 2026 | 15:19
Dikepung Tambang, Warga Tepian Langsat Jaga Jantung Geopark Sangkulirang Kutim

Dikepung Tambang, Warga Tepian Langsat Jaga Jantung Geopark Sangkulirang Kutim

7 Juli 2026 | 15:06

Penggagas forum, Sapina, mengatakan keresahan paling banyak datang dari nelayan tradisional. Mereka mengaku area tangkap ikan tidak lagi seperti dulu, seiring meningkatnya lalu lintas tongkang batu bara dan kapal pengangkut crude palm oil (CPO) di sekitar perairan pesisir.

“Dulu laut sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Sekarang nelayan mulai kesulitan mendapatkan ikan,” kata Sapina saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Bagi warga pulau kecil seperti Miang, perubahan laut langsung terasa dalam kehidupan sehari-hari. Ketika hasil tangkapan berkurang, bukan hanya pendapatan nelayan yang terdampak. Aktivitas wisata yang selama ini mengandalkan daya tarik laut dan memancing juga ikut terancam.

“Kalau ikan berkurang, wisata juga ikut terdampak karena banyak pengunjung datang untuk memancing dan menikmati laut,” ujarnya.

Forum Pemerhati Masyarakat Pesisir Sangsaka, kata Sapina, akan difokuskan pada pengawasan lingkungan laut, perlindungan kawasan pesisir, pemberdayaan nelayan, hingga edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pulau kecil.

Sapina bilang selama ini masyarakat pesisir kerap hanya menjadi pihak yang menerima dampak perubahan lingkungan tanpa memiliki ruang cukup untuk menyampaikan keresahan mereka.

Survei Kepuasan Masyarakat Samsat Bontang Capai 94,33 Periode Triwulan I 2026
Survei Kepuasan Masyarakat Samsat Bontang Capai 94,33 Periode Triwulan I 2026

“Selama ini masyarakat sering hanya jadi penonton, padahal warga pesisir yang paling merasakan dampaknya,” katanya.

Pembentukan forum tersebut mulai mendapat respons dari masyarakat Pulau Miang, termasuk kalangan anak muda. Di tengah keterbatasan fasilitas dan infrastruktur di wilayah kepulauan, keterlibatan generasi muda dalam isu lingkungan dinilai menjadi harapan baru untuk menjaga masa depan pesisir.

Bagi warga Pulau Miang, menjaga laut bukan semata soal ekologi. Laut adalah sumber penghidupan sekaligus identitas pulau. Karena itu, kekhawatiran kehilangan laut yang sehat kini mulai berubah menjadi gerakan bersama warga pesisir.

“Kalau laut rusak, orang pulau kehilangan banyak hal, bukan cuma ikan tetapi juga kehidupan,” ujar Sapina. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: NelayanSangkulirang
Previous Post

Berawal Kagum Nonton Paskibraka di Televisi, Kini Gus Luthfy Wakili Bontang Ikuti Seleksi Nasional 2026

Next Post

Unmul Juara Campus League Samarinda, Wakili Kalimantan ke Tingkat Nasional

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
VIDEO: Unmul Samarinda Juara Campus League 2026 Unmul Juara Campus League Samarinda, Wakili Kalimantan ke Tingkat Nasional

Unmul Juara Campus League Samarinda, Wakili Kalimantan ke Tingkat Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved