• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Menguak Misteri 28 Wanita Borneo Penjajah Benua ke-8

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Agustus 2022 | 00:41
Reading Time: 4 mins read
0
Misteri 28 Wanita Borneo Penjajah Benua ke-8

Perempuan asli Republik Madagaskar © Nok Lek/Shutterstock

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Dari gen Asia yang mengisi gen orang Madagaskar tersebut diketahui berasal dari campuran gen dari populasi suku di Kalimantan, yakni Banjar, Ngaju, Dayak Kalimatan Selatan, Lebbo, Murut, Dusun, dan Bidayuh.

Lebih rinci Pai dkk menemukan bahwa dari gen Asia tersebut, sebanyak 37 persennya memuat gen orang Banjar. Ia menyimpulkan sekelumit pencampuran gen tersebut sudah terjadi sejak tahun 1275 Masehi dan butuh waktu tujuh abad sehingga membentuk gen—yang seolah asli—masyarakat Madagaskar.

PILIHAN REDAKSI

Warga Kenal sebagai Obat Kanker, 'Terong Dayak' Ternyata Spesies Baru Temuan BRIN

Warga Kenal sebagai Obat Kanker, ‘Terong Dayak’ Ternyata Spesies Baru Temuan BRIN

31 Mei 2026 | 23:53
Kucing Merah Kalimantan Muncul Lagi setelah 21 Tahun, Terekam Kamera di TN Kayan Mentarang

Kucing Merah Kalimantan Muncul Lagi setelah 21 Tahun, Terekam Kamera di TN Kayan Mentarang

3 Juni 2025 | 22:49

Perjalanan Mereka Sampai ke Madagaskar

Meski para wanita ini berhasil dilacak dan menjadi pewaris gen orang Madagaskar, namun hingga kini riset genetik tersebut belum mampu mengungkap bagaimana rute perjalanan para wanita Banjar itu hingga bisa sampai ke Madagaskar.

Teori kolonisasi Madagaskar menyebutkan bahwa kolonisasi yang dilakukan para wanita Banjar ini diterka sangat terencana. Mengingat bahwa secara letak geografis, pulau Madagaskar sangat cocok untuk pelabuhan dalam perdagangan jalur Afrika ke Eurasia.

Beberapa hipotesis muncul kala menerka perjalanan para wanita Banjar ini. Pertama, yang paling mungkin terjadi adalah mereka datang menumpang kapal dagang.

Menguak Misteri 28 Wanita Borneo Penjajah Benua ke-8
Jalur perdagangan dan pelayaran Kerajaan Sriwijaya © HamzahZein/DevianArt

Kedua, Madagaskar kemungkinan dijadikan koloni dagang resmi atau sebagai pusat pengungsian sementara bagi korban-korban yang kehilangan harta dan tempat tinggalnya akibat ekspansi militer Sriwijaya.

Pai mengungkap kalau secara historis, paling mungkin dilakukan napak tilas adalah menyusuri perjalanan dan pelajaran Kerajaan Sriwijaya.

‘’Yang memiliki kemampuan navigasi dan time frame yang memungkinkan adalah Sriwijaya,’’ katanya kepada Tirto.

Berdasarkan Hikayat Banjar, masih dikutip oleh Tirto, Sriwijaya pernah mendirikan pos dagang di Kalimantan bagian selatan. Di sana, mereka akhirnya memiliki keturunan yang berlanjut dengan masyarakat lokal, termasuk Ma’anyan.

Pai membuktikan hal tersebut dari komposisi gen orang Banjar. Hasilnya terdapat 77 persen gen Melayu dan 23 persen Ma’anyan. Diperkirakan pencampuran itu terjadi pada 1525 dan pada tahun itu pula merupakan waktu yang sangat sesuai dengan masa kemunduran Kerajaan Sriwijaya.

Kembali pada hipotesis, yang ketiga, yaitu para wanita Banjar itu tidak sengaja sampai ke Madagaskar dengan menumpang sebuah kapal. Hipotesis ini sebenarnya didukung oleh simulasi yang Cox dkk lakukan dengan melibatkan arus laut dan pola cuaca di sekitar kawasan itu.

Semisal, Cox contohkan, pada masa Perang Dunia II bangkai kapal yang dibom dekat Sumatera dan Jawa ternyata terbawa arus hingga ke Madagaskar. Hal tersebut, dinilai Cox, sangat mungkin pernah terjadi pada pelaut di masa lalu.

Tentu yang ia bicarakan adalah perjalanan para wanita Banjar itu. Hingga kini belum ada hasil penelitian terakurat lainnya untuk mengungkap perjalanan wanita Banjar sampai di Madagaskar. Tetapi satu hal yang diyakini oleh masyarakat Madagaskar adalah, ‘’Nenek moyangku orang Indonesia’’. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Page 2 of 2
Prev12
Via: Redaksi | Berbagai Sumber
Tags: Khas KalimantanKhas Kaltim
Previous Post

Perputaran Uang di Kaltim Expo 2022 Tembus Rp 3,5 Miliar

Next Post

Banjir di Penajam Paser Utara Mulai Surut, BPBD Tetap Pantau Berkala

BACA JUGA

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

Sinema Pusdabon Bontang Diserbu Anak saat Libur Sekolah, 138 Pengunjung di Hari Terakhir

12 Juli 2026 | 21:22
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Next Post
Banjir di Penajam Paser Utara Mulai Surut, BPBD Tetap Pantau Berkala

Banjir di Penajam Paser Utara Mulai Surut, BPBD Tetap Pantau Berkala

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved