• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Mes Pemkot Bontang di Jakarta Disiapkan untuk ASN dan Warga, Target jadi Sumber PAD

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Maret 2026 | 13:35
Reading Time: 2 mins read
0
Mes Pemkot Bontang di Jakarta Disiapkan untuk ASN dan Warga, Target jadi Sumber PAD Wawali Agus Haris Minta Laporan Kinerja OPD Bontang Disusun setiap Tiga Bulan

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berencana memiliki asrama atau mes di Jakarta sebagai fasilitas bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat yang memiliki kepentingan di ibu kota. Selain untuk menekan biaya pengeluaran daerah, fasilitas tersebut juga ditargetkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan keberadaan asrama tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh ASN yang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. Dengan demikian, biaya penginapan dapat ditekan dan dana yang dibayarkan akan kembali menjadi pemasukan daerah.

PILIHAN REDAKSI

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Daftar Lengkap 15 Pejabat Pemkot Bontang yang Dilantik Hari Ini

Daftar Lengkap 15 Pejabat Pemkot Bontang yang Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 16:51

“Misalnya ASN Bontang dinas ke Jakarta. Daripada menginap di hotel, lebih baik tinggal di asrama milik pemerintah kota. Selain biayanya lebih murah, uangnya juga kembali menjadi PAD Bontang,” ujar Agus Haris, Senin (9/3/2026).

Agus Haris menuturkan, apabila fasilitas tersebut sudah tersedia, ASN yang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta akan diarahkan untuk menggunakan asrama tersebut sebagai tempat menginap.

Tidak hanya bagi ASN, fasilitas itu juga dapat digunakan oleh kepala daerah maupun pejabat pemerintah kota saat melakukan kegiatan di Jakarta. Menurutnya, keberadaan satu tempat tinggal yang sama akan memudahkan koordinasi antarpejabat pemerintah daerah ketika berada di ibu kota.

“Kalau semua berada di satu tempat, koordinasi menjadi lebih mudah, terutama ketika ada agenda pemerintah daerah di Jakarta,” katanya.

Selain menambah PAD, rencana pembangunan atau pembelian asrama ini juga diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran daerah.

Selama ini, Pemerintah Kota Bontang masih menyewa mess di Jakarta dengan biaya yang cukup besar. Agus Haris menyebut, dalam satu tahun pemerintah daerah mengeluarkan sekira Rp500 juta untuk biaya sewa.

Jika dihitung selama lebih dari dua dekade, total pengeluaran tersebut telah mencapai sekira Rp13 miliar. “Selama 26 tahun ini salah satu beban pengeluaran daerah adalah sewa asrama di Jakarta. Dalam satu tahun sekitar Rp500 juta,” jelasnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah kota menyiapkan rencana anggaran sekitar Rp8 miliar guna membeli asrama di Jakarta. Namun hingga saat ini, penganggaran masih menunggu ketersediaan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah daerah masih memprioritaskan sejumlah program lain yang dinilai lebih mendesak, seperti penanganan banjir.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah ada anggarannya, atau paling lambat 2028. Saat ini anggaran masih diprioritaskan untuk program yang lebih mendesak,” ujar Agus Haris.

Agus Haris menegaskan, asrama tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi ASN. Masyarakat Kota Bontang yang memiliki keperluan di Jakarta juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, khususnya bagi warga dengan keterbatasan biaya.

Dengan demikian, keberadaan asrama itu diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjadi aset produktif bagi pemerintah daerah.

“Tidak hanya untuk pegawai, masyarakat Bontang yang datang ke Jakarta dengan keterbatasan biaya juga bisa menginap di sana,” katanya.

Untuk pengelolaannya, pemerintah kota akan berkoordinasi dengan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bontang. Tenaga kerja yang mengelola asrama direncanakan berasal dari Bontang, baik dari kalangan aparatur sipil negara maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Namun demikian, pemerintah juga membuka kemungkinan melibatkan tenaga kerja lokal di Jakarta untuk pekerjaan tertentu, seperti perawatan lingkungan di sekitar bangunan.

“Untuk pekerjaan di luar bangunan bisa melibatkan tenaga lokal. Sementara untuk pengelolaan di dalam asrama tentu harus orang yang dipercaya,” jelas Wawali Bontang, Agus Haris. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: ASN BONTANGPendapatan Asli Daerah
Previous Post

Awal 2026 Lesu, Hunian Hotel Berbintang di Kaltim Turun jadi 51,87 Persen

Next Post

Stok BBM di Bontang Dipastikan Aman Jelang Lebaran

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Stok BBM di Bontang Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Stok BBM di Bontang Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved